Skip to main content

Hubungan Internasional FISIP UNSOED dalam National Debate Competition on International Humanitarian Law

Meski belia usianya, tidak menghalangi Program Studi Hubungan Internasional FISIP UNSOED untuk berkiprah di kancah nasional. Akhir bulan kemarin, bertempat di FISIP UGM, delegasi HI UNSOED yang terdiri dari Yulia Fadillah, Eva Fauzyah Rahmah, Seika Marlina dan didampingi Renny Miryanti M.Si, mengikuti National Debate Competition on International Humanitarian Law yang diadakan oleh International Committee of Red Cross (ICRS) Geneva. Dalam kegiatan tersebut, isu yang diangkat adalah International Humanitarian Law, Humanitarian Action danHealth Care in Danger dengan menggunakan Australasian Parliamentary Debate System

Meski belum menjadi yang terbaik, namun hal ini merupakan prestasi tersendiri bagi HI UNSOED karena masuk 20 besar nasional dalam kontes ini, terlebih yang tampil adalah baru mahasiswa semester dua. Hal yang paling utama sesungguhnya adalah mengasah kemampuan mahasiswa dalam berbahasa Inggris, memperluas wawasan. Logis dan berfikir kritis dan konstruktif. Namun demikian HI UNSOED melalui staf pengajarnya, Renny Miryanti, M.Si.,  dalam kontes tersebut membuat decak kagum dengan meraih yang terbaik sebagai sebagai written test adjudicator terbaik dan nomor dua dalam oral test adjudicator.

Sebagai informasi, Program Studi S1 Hubungan Internasional  (HI) secara administratif berada di bawah pengelolaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jenderal Soedirman  dan berdiri pada tahun 2010. Program studi ini memiliki kekhasan dalam pengembangan Ilmu Hubungan Internasional yang berbasis Kerjasama Pembangunan Internasional dengan menitikberatkan pada kepentingan dan kebutuhan masyarakat melalui  penguasaan Ekonomi Politik dan Pembangunan Internasional (EPPI), Studi Keamanan Internasional serta  Studi Globalisasi.

Proficiat HI UNSOED ! Maju Terus Pantang Menyerah (Wis/Rny)