Skip to main content

Kajian Ramadhan Bersama Rektor UNSOED

[unsoed.ac.id, Sab, 28/7/12] Bertempat di Aula FISIP UNSOED, Kamis (27/7) berlangsung Kajian Ramadhan bersama Rektor, Prof. Edy Yuwono, Ph.D.  Dalam acara tersebut,  Prof. Edy yang juga menjadi pengurus MUI Kabupaten Banyumas mengungkapkan, bahwa ramadhan sebagai bulan tarbiyah, merupakan upaya untuk mendidik, menggembleng orang-orang beriman. Sedangkan output ataupun hasil dari tarbiyah ini adalah la’allakum tattaqun, insan yang bertaqwa ‘muttaqin’. Tidak sembarang orang mampu meraihnya, walaupun semua orang punya potensi mendapatkannya. Banyak orang beriman yang hanya mendapatkan lapar dan dahaga saja, namun tidak sedikit pula, orang beriman yang mendapatkan keberkahan ramadhan ‘lailatul qadar’ suatu malam dimana kebaikan/ibadah dinilai lebih baik dari seribu bulan.

Selanjutnya Rektor memaparkan, bahwa tidak hanya manusia bahkan hewan pun melakukan aktivitas puasa. Metamorfose ulat menjadi kupu-kupu melalui fase puasa. Bahkan ‘pinguin’ di kutub yang berhawa dingin, selama 3 bulan tidak makan-minum saat mengerami telur hingga menetas. Anehnya yang berpuasa ternyata penguin jantan. Sedangkan induk betinanya mencari makanan sebagai asupan bagi anak yang segera menetas, ungkap Guru Besar pada Fakultas Biologi UNSOED.

Dalam sesi tanya jawab, Prof. Edy dengan lugas memberikan pandangan serta jawaban yang bernas. Seperti halnya ketika salah satu peserta menanyakan tentang kondisi penyakit ‘mag’ yang diderita. Ketika puasa ramadhan justru tidak kambuh. Profesor pengajar fisiologi ini memberikan pandangannya tentang puasa dan kesehatan tubuh. Bagaimana pengaruhnya terhadap system metabolisme tubuh, zat/enzyme apa yang keluar dari organ-organ tubuh di jelaskan dengan runtut. Pada akhir acara Prof. Edy menyampaikan, semoga silaturahim dan kajian ramadhan ini bermanfaat serta mampu mengoptimalkan keberkahan bulan suci ramadhan(wit)