- 1 of 171
- ››
Keperawatan UNSOED Sukses Gelar Ajang Nursing Skill se-Jawa Tengah & DIY
Oleh sahli.humas (Sen, 21/05/2012 - 08:52)
Untuk menjadi profesional, seseorang setidaknya dituntut untuk memiliki tiga aspek, yakni etika profesi, komunitas profesi dan kompetensi profesionalitasnya. Hal ini diungkapkan oleh Prof. Dr. Imam Santoso, Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan UNSOED saat membuka Nersvaganza, Sabtu (19/5) di Kampus Keperawatan UNSOED, Komplek Karangwangkal-Purwokerto. Dalam sambutannya, Prof Imam mengungkapkan apresiasinya atas kegiatan yang diselenggarakan oleh BEM Keperawatan UNSOED. “Momentum ini sangat positif, karena dengan mengintegrasikan konsep serta teori, kita akan mereduksi gap problem apa yang dibutuhkan masyarakat melalui sumberdaya manusia yang unggul, ungkapnya. Ditambahkan Guru Besar Sosiologi UNSOED ini, melalui kegiatan Nersvaganza, mahasiswa keperawatan UNSOED akan semakin terpacu untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas keprofesiannya sehingga dapat memberikan yang terbaik dan berkontribusi bagi kualitas kesehatan masyarakat.
Dalam ajang nursing skill bertajuk Nersvaganza kali ini, diikuti oleh duapuluh perguruan tinggi keperawatan se-Jawa Tengah & DIY di mana STIKES Harapan Bangsa-Purwokerto meraih yang terbaik untuk kontes jenjang sarjana dan Poltekkes Kemenkes Purwokerto di jalur vokasi. “Ada delapan skill yang harus dikuasai oleh para kontestan, yakni sistem respirasi, kardiovaskuler, digestif, urinary, reproduksi, muskulo, integument dan neurologi, “tutur Ridwan Kamaludin, M.Kep., Ners yang menjadi juri dalam ajang unjuk kebolehan mahasiswa keperawatan ini. Dalam lomba tersebut, para peserta dihadapkan dengan studi analisis kasus, penyusunan rencana tindakan dan reka tindak layanan keperawatan yang diselenggarakan di Laboratorium Keperawatan UNSOED. Ridwan menambahkan, pada juri sendiri selain terdiri dari para akademisi keperawatan, juga melibatkan organisasi profesi, seperti PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia) dan praktisi kesehatan dari RSUP Prof. Dr. Margono Soekardjo dan RSUD Banyumas. “Diharapkan, melalui ajang ini, mahasiswa keperawatan akan lebih terampil dalam profesinya, baik dalam menganalisis kasus, merencanakan tindakan termasuk dalam berinteraksi dengan pasien ataupun dengan praktisi layanan kesehatan lainnya.
Proficiat Keperawatan UNSOED ! Maju Terus Pantang Menyerah (Wis)
- Silakan login dulu untuk mengirim komentar
- 2869 kali dibaca






.png)

