Berita UNSOED

Sambut SNMPTN, UNSOED Gelar Sosialisasi di Banyumas

[unsoed.ac.id, Rab, 10/2/16] Universitas Jenderal Soedirman kembali menyelenggarakan Sosialisasi Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2016, Rabu (10/2). Bertempat di Gedung Yustisia Lantai 2 Fakultas Hukum, sosialisasi ini diikuti oleh Para Kepala Sekolah se-Kabupaten Banyumas. Hadir sebagai pembicara, Dr. Wisnu Widjanarko, yang memaparkan informasi dan pemahaman secara rinci terkait mekanisme penerimaan mahasiswa baru melalui jalur SNMPTN 2016. “Pola penerimaan mahasiswa baru program sarjana pada Perguruan Tinggi Negeri tahun 2016 terdiri dari 3 (tiga) jalur, diantaranya SNMPTN yang berdasarkan hasil penelusuran prestasi siswa dengan minimal kuota 40% setiap program studi di Perguruan Tinggi Negeri, SBMPTN yang berdasarkan hasil ujian tertulis atau kombinasi hasil ujian tertulis dengan ujian keterampilan dengan minimal kuota 30% setiap program studi di Perguruan Tinggi Negeri, dan Seleksi Mandiri Perguruan Tinggi Negeri yang dilaksanakan sendiri oleh Perguruan Tinggi Negeri dengan maksimal kuota 30 % setiap program studi di Perguruan Tinggi Negeri,” jelasnya.
Lebih lanjut Dr. Wisnu  menjelaskan tahapan SNMPTN 2016 terbagi dalam tiga langkah, pengisian PDSS oleh Kepala Sekolah melalui laman http://pdss.snmptn.ac.id, pemeringkatan, dan pendaftaran program studi Perguruan Tinggi Negeri oleh siswa yang masuk pemeringkatan dan terdaftar di PDSS. “Pemeringkatan berdasarkan akreditasi sekolah dan nilai rapot siswa. Untuk sekolah akreditasi A, 75%, untuk sekolah akreditasi B, 50%, untuk sekolah akreditasi C, 20%, dan untuk sekolah akreditasi lainnya, 10%,” ungkap Bapak Wisnu. Pendaftaran SNMPTN 2016 dapat dilakukan pada laman http://snmptn.ac.id bagi siswa yang direkomendasikan.

Jadwal SNMPTN tahun 2016 dimulai dari Pengisian dan Verifikasi PDSS pada tanggal 18 Januari – 20 Februari 2016, Pendaftaran SNMPTN pada tanggal 29 Februari – 12 Maret 2016, Pencetakan kartu tanda peserta SNMPTN pada tanggal 22 Maret – 21 April 2016, Proses seleksi pada tanggal 24 Maret – 8 Mei 2016, Pengumuman hasil seleksi pada tanggal 10 Mei 2016, dan untuk Registrasi dilaksanakan pada tanggal 31 Mei 2016.
Pada sesi tanya jawab, para Kepala Sekolah mengemukakan beberapa pertanyaan antara lain terkait pemeringkatan dan akreditasi sekolah, teknis memasukkan data nilai di PDSS, dan jalur masuk mandiri di UNSOED.  Disampaikan pula, bagi sekolah yang mengalami kesulitan dalam pengisian PDSS, memiliki pertanyaan dan pengaduan dapat mengubungi call center SNMPTN di 0804-1-450-450.
Melalui kegiatan sosialisasi SNMPTN tahun 2016 ini, diharapkan dapat untuk memberikan Informasi dan pemahaman bagi masyarakat khususnya Kepala Sekolah dan calon mahasiswa dalam pelaksanaan SNMPTN 2016 agar dapat dilakukan dengan baik sesuai dengan aturan yang berlaku, mengingat pentingnya bagi calon mahasiswa yang akan mengikuti SNMPTN Tahun 2016 nantinya.

Maju Terus Pantang Menyerah!(Ab)

 

Tags: 

Akademisi FISIP UNSOED Menjadi Pembicara Seminar Internasional di Manila

[unsoed.ac.id, Rab, 10/2/16] Akademisi FISIP Unsoed, Ahmad Sabiq, SIP. MA menjadi pembicara pada Konferensi Internasional  ‘Bridging Diverse Cultures Towards an Inclusive Asia and Pacific Community’ yang diadakan pada 15-17 Januari 2016 di Manila. Konferensi ini adalah acara dua tahunan dari East West Center dan East West Center Association, yang berpusat di  Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat.  Pada periode ini acara diselenggarakan di Manila Hotel, sebuah hotel yang bernilai historis di pusat kota Manila. Konferensi dihadiri oleh sekitar 300 cendekiawan dari 26 negara. 

Presiden Filipina, Benigno S Aquino III berkenan menyampaikan pidato kunci pada sesi pembukaan acara di hari pertama.  Presiden  dalam pidatonya menekankan perlunya kerjasama antara negara-negara di kawasan Asia-Pasifik untuk pertumbuhan ekonomi dan budaya. Ia  juga menekankan bahaya terorisme dan intoleransi yang tidak hanya akan merusak perdamaian di wilayah tersebut, tetapi juga menghancurkan bangsa. Presiden berharap agar East West Centre dan seluruh partisipan konferensi dapat mempromosikan wawasan yang lebih positif tentang satu sama lain, dan memfasilitasi apresiasi yang lebih baik bagi persamaan dan keragaman, karena kekuatan kawasan Asia-Pasifik terletak pada keragamannya yang telah berlangsung selama berabad-abad.

Ahmad Sabiq yang juga Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni  FISIP Unsoed ini menjadi pembicara dalam sesi panel “ Building Disaster Resilience and Response”.  Ia mempresentasikan makalah yang berjudul “Community Empowerment Issues in Mount Merapi Disaster Site”.  Dalam makalah yang dikerjakannya bersama Masrukin, Toto Sugito, Bambang Suswanto dan Adhi Iman Sulaiman ini, ia memaparkan tentang kondisi  masyarakat di lokasi bencana Gunung Merapi yang membutuhkan serangkaian program pemberdayaan secara menyeluruh meliputi kegiatan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan. Sebenarnya, setelah letusan Gunung Merapi, masyarakat memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi ekonomi mereka baik dalam bidang pertanian maupun peternakan, karena permintaan pasar untuk produk pertanian dan peternakan masih besar. Sejumlah lembaga ekonomi masyarakat seperti kelompok tani, kelompok ternak, koperasi dan kelompok usaha kecil juga bermunculan. 

Selain itu, banyak program pemberdayaan yang disediakan oleh pemerintah, LSM dan perguruan tinggi. Namun demikian, kondisi ekonomi masyarakat yang terkena dampak bencana belum sepenuhnya berkembang dengan baik. Di antara hal yang membuat program-program pemberdayaan ini kurang berdampak signifikan adalah karena tidak adanya kegiatan mentoring, terutama dalam hal produksi dan pemasaran. Selain itu, sinergi, koordinasi dan kerjasama antara pelaku pembangunan untuk melakukan program pemberdayaan masyarakat di lokasi bencana masih lemah.

Maju Terus Pantang Menyerah!
 

Visi Misi Jadi Kunci Pengembangan Program Studi

[unsoed.ac.id, Rab, 10/2/16] Bertempat di Gedung Rektorat Lantai I Unsoed, Rabu (10/2) berlangsung workshop peninjauan visi misi dan penyusunan rencana pengembangan Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik (FT) Unsoed. Ketua Jurusan Teknik Sipil FT Unsoed Arwan Apriyono ST, M.Eng dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah pertama dan utama untuk mewujudkan cita-cita Jurusan Teknik Sipil FT Unsoed menjadi jurusan yang berstandar internasional. Disampaikan juga bahwa tujuan kegiatan workshop adalah untuk melakukan sinkronisasi visi misi universitas dan fakultas dengan visi misi jurusan, serta penyusunan rencana kegiatan pengembangan jurusan untuk dapat mencapai visi misi yang akan ditetapkan.
Workshop diikuti oleh para tenaga pendidik jurusan Teknik Sipil FT Unsoed. Sebagai narasumber Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr.Ir.V Prihananto, M.Si, Dekan FT Nastain ST,MT, dan Koordinator staf ahli rektor Sugiyono, S.Si., Ph.D. 
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni / WR III Dr.Ir. V. Prihananto, M.Si dalam uraiannya menyampaikan bahwa pencapaian visi universitas, fakultas dan jurusan/program studi akan tercapai jika didukung oleh semua elemen sehingga fakultas harus selaras visinya dengan universitas, dan jurusan tidak boleh berbeda visinya dengan fakultas. WR III mengajak semua yang ada di fakultas/jurusan untuk bersama-sama untuk bisa melangkah setahap demi setahap mencapai tujuan yang akan dicapai dimasa datang melalui rencana strategis. Lebih lanjut Koordinator staf ahli rektor Sugiyono, S.Si.,Ph.D menambahkan bahwa visi misi Unsoed dibangun atas masukan 3 domain: Mandat yang harus diperhatikan pengembangan sumber daya perdesaan dan kearifan lokal, perkembangan terkini ilmu pengetahuan dan teknologi, dan stakeholder. “Unsoed akan mengembangkan Perguruan Tinggi berkelas dunia berbasis reputasi, dan visi Unsoed 2034 yaitu diakui dunia sebagai pusat pengembangan sumberdaya perdesaan  dan kearifan lokal”, ungkap beliau. 

Pada kesempatan tersebut Dekan FT Nastain ST.,MT menyampaikan tentang sejarah FT Unsoed, sumberdaya manusia, sarana dan prasarana,  produktivitas penelitian, dan akreditasi program studi/jurusan. Selaras dengan visi Unsoed 2034, FT Unsoed 2034 mempunyai visi menjadi fakultas yang unggul ditingkat internasional dalam pengembangan keteknikan dan teknologi berbasis sumberdayadan kearifan lokal. “unggul ditingkat internasional merupakan harapan/cita-cita fakultas yang selaras dengan visi universitas”, ungkap Dekan FT.
Kegiatan workshop diakhiri dengan sesi diskusi. Maju Terus Pantang Menyerah!(Fy)

LPM Agrica Unsoed Raih Bronze Winner dalam Ajang ISPRIMA 2016

[unsoed.ac.id, Rab,10/02/16] Agrica berhasil meraih penghargaan Bronze Winner di ajang tahunan Indonesia Student Print Media Award (ISPRIMA) 2016. Penghargaan langsung diberikan Ketua SPS (Serikat Perusahaan Pers) Pusat, Dahlan Iskan, kepada perwakilan Agrica, Adhitya Abdul Aziez sebagai Pemimpin Redaksi, pada malam penganugerahaan yang digelar di Hotel Golden Palace, Mataram, NTB, Selasa (9/2). Penyelenggaraan di Mataram ini karena SPS Pusat masuk dalam agenda Hari Pers Nasional 2016 yang menjadi rangkaian acara sejak 4 hingga 10 februari.

Agrica sukses meraih trofi atas majalah terbitan terbaru, yakni edisi 27/tahun 29/2015, yang berjudul "Derap Lambat Pertanian Era MEA". Cover majalah menampilkan sosok pedagang di pasar yang sedang menggenggam rempah-rempah dalam volume kecil dan siap dijual. Desain cover menjadi tambah elegan dengan penambahan grid (garis tepi) berwarna kuning khas almamater Unsoed. "Kami terinspirasi untuk menampilkan sosok pedagang sebagai salah satu pelaku pemasaran barang pertanian," ungkap Arif Romdoni, Kepala Divisi Fotografi dan Desain Grafis Agrica.

Agrica menjadi satu-satunya entri dari Unsoed yang mendapatkan penghargaan. Kampus lain yang mendapat penghargaan bergengsi ini antara lain Universitas Airlangga, Universitas Katolik Parahyangan Universitas Gajah Mada, Universitas Lampung, dan Universitas Hasanuddin. Bahkan, Universitas Multimedia Nusantara sukses menyabet penghargaan emas.

 

Pesan penghargaan ini langsung menjadi viral di sosial media, terutama grup percakapan alumni. Berbagai pihak langsung merespon keberhasilan Agrica dengan ucapan selamat. "Selamat buat Agrica. Saya bangga dengan prestasimu," ujar dekan Fakultas Pertanian, Anisur Rosyad via Whatssapp. Sementara itu salah satu Anggota Luar Biasa (ALB) Agrica, Azka Subhan, turut berbagi kebanggaannya terhadap Agrica. "Selamat buat LPM Agrica. Semoga makin berprestasi. Kami bangga pada kalian," ungkapnya. Tak hanya itu Haiban Hadjid selaku Ketua Umum Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Jenderal Soedirman (PP KAUNSOED) juga mengucapkan apresiasi kepada tim Agrica.

Indonesia Student Print Media Awards (ISPRIMA) sendiri adalah ajang pemberian apresiasi bagi sampul muka (cover) pers mahasiswa terbaik se-Indonesia yang digelar sejak 2011. ISPRIMA hadir untuk memberikan stimulus agar pers mahasiswa mampu bangkit, memulihkan eksistensi dan menangkap pembaca-pembaca baru di kalangan akademisi.

Tahun ini panitia ISPRIMA menerima 58 entri majalah. Jumlah ini terus meningkat setiap tahunnya, seperti ISPRIMA 2015 sebanyak 51 entri dan ISPRIMA 2014 50 entri. Selain apresiasi untuk pers mahasiswa, SPS Pusat juga memberi penghargaan bagi media cetak indonesia (IPMA), media cetak internal (InMA), dan desain rubrik anak muda pada surat kabar (IYRA).

Keberhasilan Teknologi Tepat Guna Pertanian Terpadu

[unsoed.ac.id, Jum, 05/02/16] Mewujudkan Desa Mandiri menjadi salah satu mimpi LPPM Unsoed.  Untuk mewujudkannya perlu keberhasilan menyelesaikan masalah masyarakat utamanya di bidang pertanian dan peternakan yang menjadi sumber kehidupan masyarakat desa.  Adalah Ir. Suparoto, M.Agr.Sc beserta tim (Ir. Purwandaru Widyasunu, M.Sc.Agr., Ir. Roesdiyanto, MP, Drs. Dalhar Shodiq, M.Si, Nur Wahid, S.H.,M.H, dan Dr. Ir. Agus Suyanto, SU) berhasil mewujudkan teknologi tepat guna Pertanian Terpadu Itik-Azolla-Ikan dan POC.  Supartoto dan tim melakukan penelitian dan pembinaan di Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas.  Teknologi tepat guna yang dirakitnya berhasil meningkatkan efisiensi modal produksi dan memberikan hasil yang menggembirakan bagi petani.  Hal ini terungkap saat kunjungan Ketua LPPM Unsoed ke Lokasi Lahan Percontohan, Jum’at 5 Februari 2016.

Teknologi tepat guna ini merupakan hasil penelitian Riset Institusional (RISIN) sejak tahun 2012 hingga 2014.  Mengawali penelitian untuk mengeksplorasi bahan lokal, kini Suparoto bersama tim berhasil mewujudkan harapan masyarakat memiliki pertanian dan peternakan yang menguntungkan.  Lahan percontohan terdiri dari kolam yang diisi ikan patin, kemudian azolla yang diberi jaring, kandang bebek, bebek.  “Azolla bisa mengganti 30% pakan bebek dan juga mengurangi kebutuhan palet untuk ikan,” jelasnya.  Bebek dan ikan dengan aplikasi azolla ini juga tumbuh lebih besar daripada diberi pakan biasanya.  “Keuntungannya dua kali yaitu mengurangi biaya produksi sekaligus meningkatkan produksi,” ungkapnya.  Sementara itu Inokulasi Azolla berhasil meningkatkan bobot gabah kering perumpun hingga 17,19%.  Hasil ini menggembirakan para petani.  Narpun, salah satu petani yang lahannya digunakan untuk percontohan mengungkapkan kepuasannya atas hasil ini.  “Dulu rasanya mustahil mendapat untung dari ternak ikan dan bebek karena harga pakan yang mahal, kini dengan cara seperti ini menjadi sangat menguntungkan,” jelasnya.  Narpun merasakan langsung hasil teknologi tepat guna ini dan saat ini Rumahnya sering dikunjungi banyak pihak yang ingin melihat dan belajar pertanian terpadu.

 

Ketua LPPM Unsoed, Prof.Dr.Ir. Suwarto, MS mengapresiasi hasil teknologi ini.  Bahkan Prof. Warto berkenan untuk membawa Azolla untuk dicoba diaplikasikan di lahannya.  “Ini menjadi harapan baru bagi masyarakat desa yang rata-rata menggantungkan hidupnya dari pertanian dan peternakan,” jelasnya.  Salah satu keunggulan teknologi tepat guna ini adalah sesuai dengan kondisi masyarakat dan mudah diaplikasikan.  Ketua LPPM juga berharap hal ini menjadi salah satu harapan untuk mewujudkan Desa Mandiri sebagaimana yang dicita-citakan.

Sosialisasi SNMPTN 2016 Unsoed Bersama Dikpora Banjarnegara

[unsoed.ac.id, Kam,04/02/16] Kamis, 4 Februari 2016 Universitas Jenderal Soedirman mulai melakukan sosialisasi Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2016 ke beberapa daerah, salah satunya Banjarnegara. Kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta yang sebagian di antaranya adalah Kepala Sekolah, Guru BP, dan para operator SMA, MA, dan SMK di wilayah tersebut. Kegiatan yang diadakan di SMA Negeri 1 Bawang ini merupakan kerjasama Universitas Jenderal Soedirman dengan Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Banjarnegara.

Acara sosialiasi dibuka oleh Bapak Sunardi, S.Pd., MM, Kasie Kesiswaan Sekolah Menengah Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Banjarnegara yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya acara ini semoga masyarakat lebih memahami secara detail mengenai mekanisme penerimaan mahasiswa baru melalui jalur SNMPTN 2016. Selain itu, beliau juga berharap agar UNSOED dapat terus memiliki mahasiswa yang berasal dari Banjarnegara yang turut berkontribusi mengharumkan nama baik almamater. “Semoga mahasiswa di UNSOED banyak yang berasal dari Banjarnegara,” ungkapnya.

Sebagai narasumber Kepala Bagian Kerjasama dan Humas, Dra. Koestiah, MM  menjelaskan bahwa siswa yang berhak mengikuti SNMPTN 2016 adalah siswa SMA/MA, SMK kelas 12 pada tahun 2016. Secara umum SNMPTN 2016 memiliki alur yang sama dengan tahun lalu yaitu dengan sistem seleksi tanpa Tes berbasis pada prestasi akademik yang dicapai oleh siswa SMA, MA, SMK/MAK dari Semester 1–5. Selain itu, siswa juga harus memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan tercantum/terdaftar PDSS secara online. Sedangkan bagi sekolah yang siswanya akan mengikuti SNMPTN harus memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN).

Disampaikan pula oleh Kepala Bagian Akademik, Kusja, SIP tahapan pertama dimulai dengan pendaftaran sekolah di PDSS secara online melalui http://pdss.snmptn.ac.id pada tanggal 18 Januari – 20 Februari 2016. Setelah siswa terdaftar dalam PDSS dan memiliki NISN serta sekolah serta sekolah memiliki NPSN pendaftaran siswa dapat dilakukan secara online melalui http://snmptn.ac.id pada tanggal 29 Februari – 12 Maret 2016. Biaya SNMPTN ditanggung Pemerintah, sehingga siswa yang mendaftar tidak dikenai biaya pendaftaran dan seleksi. Selain itu, bagi pendaftar yang berasal dari keluarga yang kurang mampu, maka dapat dapat mengajukan bantuan biaya pendidikan yang pendaftarannya dilakukan melalui laman http://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id/

Acara dilanjutkan dengan sesi Tanya jawab yang berlangsung menarik dengan banyaknya pertanyaan dari peserta terkait proses mekanisme pendaftaran dan program studi favorit yang ada di UNSOED. (Ab)

Kunjungan SMA Korpri Bekasi ke UNSOED

[unsoed.ac.id, Kam, 04/2/16] Sebanyak 340 siswa/siswi beserta para guru pendamping SMA Korpri Bekasi melaksanakan kunjungan ke Universitas Jenderal Soedirman, Kamis (04/2). Rombongan diterima oleh Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan/Kabiro AAK Dra. Krisnhoe Maya Woelandari, M.M., Kasubbag Registrasi dan Statistik Didin Syamsudin, SE., dan Kasubbag Akademik dan Evaluasi Eko Sumanto, S.Pt beserta jajaran bidang Akademik di Auditorium Graha Widyatama Unsoed.
Wakil Kepala Bidang Kurikulum SMA Korpri Bekasi Drs. Bujang M.Pd dalam sambutannya mengatakan bahwa tujuan kunjungan ini adalah untuk bersilaturahmi dengan Unsoed dan dalam rangka pengenalan kampus. "Dengan kunjungan langsung ke Unsoed diharapkan siswa/siswi kami mendapatkan informasi-informasi berkaitan dengan persiapan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi ", ungkapnya.

Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan/Kabiro AAK Dra. Krisnhoe Maya Woelandari, M.M. dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada rombongan SMA Korpri Bekasi. Disampaikan bahwa  terkait dengan proses penerimaan calon mahasiswa baru 2016 Unsoed melaksanakan dengan 3 (tiga) pola penerimaan yaitu SNMPTN (40%), SBMPTN(40%), dan Seleksi Mandiri(20%). Lebih lanjut dijelaskan bahwa untuk SNMPTN, merupakan pola seleksi nasional berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik dengan menggunakan nilai rapor semester 1 (satu) sampai dengan semester 5 (lima) bagi SMA/MA dan SMK dengan masa belajar 3 (tiga) tahun atau semester 1 (satu) sampai dengan semester 7 (tujuh) bagi SMK dengan masa belajar 4 (empat) tahun, serta Portofolio Akademik. Selain itu  siswa juga harus mempunyai Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan tercantum/terdaftar PDSS secara online.  Sedangkan bagi sekolah yang siswa/siswinya akan mengikuti SNMPTN harus mempunyai Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN). Terkait dengan beasiswa bidikmisi, Bu Maya berharap kepada pihak sekolah untuk mendaftarkan dulu siswa/siswinya yang berhak mendapat beasiswa bidikmisi, kemudian baru didaftarkan ke SNMPTN. “Trik/cara memilih prodi dari prestasi akademik masing-masing, lihat prodi peminatnya berapa, daya tampungnya berapa, sehingga mengetahui persaingannya”, ungkap beliau.  

Pada kesempatan yang sama Kasubbag Akademik dan Evaluasi, Eko Sumanto, S.Pt juga menjelaskan dengan detail tentang profil Unsoed, gambaran tentang fakultas beserta program studinya, informasi tentang Penerimaan Mahasiswa Baru, program beasiswa, tingkat kepeminatan, prestasi yang telah diraih, Unit Kegiatan Mahasiswa dan fasilitas-fasilitas di lingkungan kampus. Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab.
Maju Terus Pantang Menyerah!(Fy)

Dr.dr Nendyah Roestijawati, M.K.K Berhasil Raih Gelar Doktor

[unsoed.ac.id, Rab,03/02/16] Jumlah Tenaga Pendidik berkualifikasi S3 atau Doktor di Fakultas Kedokteran kembali bertambah.  Hal ini setelah dr. Nendyah Roestijawati. M.K.K berhasil mempertahankan desertasinya dihadapan Dewan Penguji dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor di Ruang Kuliah Radioputro FK UGM, Rabu, 3 Februari 2016.  Dr. Nendyah berhasil dengan baik menjawab berbagai pertanyaan untuk desertasinya yang berjudul 'Hubungan Kadar Kadmium Darah Dengan Karsinogenesis Prostat'. 

Melakukan penelitian sejak 2008, Dr. Nendyah berusaha menemukan dan mengkaji kolerasi Cd dg PSA. IGF-1dan rasio PSA/IGF-1sertaunt mengkaji pengaruh polimorfisme gen PSA rs266883 dan kebiasaan merokok terhadap kadar Cd. PSA. IGF-1 dan rasio PSA/IGF-1.  Penelitian ini dilakukan berawal dari hipotesis bahwa paparan kadmium (cd) memiliki efek karsinogenesis pada prostat.  “Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan kadar cd dan PSA antara kelompok terpapar dan tidak terpapar cd serta terjadi perbedaan juga antara perokok dan bukan perokok,” jelasnya.  Hal ini menunjukkan bahwa Kadar Cd darah rasio PSA/IGF-1 selain dipengaruhi oleh genotif gen PSA rs266883 juga dipengaruhi oleh kebiasaan merokok.

Keberhasilan Dr.dr. Nendyah Roeatijawati. M.K.K meraih gelar Doktor menjadikannya sebagai Doktor ke 7 di Fakultas Kedokteran Unsoed.  Dr. Nendyah menjadi Tenaga Pendidik di Unsoed sejak 2008.  Sebelum berkarya di Unsoed Dr. Nendyah pernah mengabdi di UTD PMI Jakarta dan sempat juga menjadi Pengajar di Universitas YARSI Jakarta.  Setelah berhasil meraih gelar S3, saat ini Dr. Nendyah siap melanjutkan kembali pengabdiannya sebagai Tenaga Pendidik di Universitas Jenderal Soedirman

Tags: 

Fakultas Biologi Unsoed Jadi Destinasi Pembelajaran SD IT Annida Sokaraja

[unsoed.ac.id, Rab, 03/2/16] Fakultas Biologi Unsoed, Jum’at (29/1) mendapat kunjungan dari siswa-siswi SD IT Annida Sokaraja. Kehadiran para calon biolog kecil ini disambut oleh pimpinan fakultas dan beberapa kepala laboratorium terkait. Kegiatan yang diberi nama Outdor Study Sekolah Dasar Islam Terpadu Annida kali ini diikuti tidak kurang dari 30 siswa siswi. Kehadiran siswa-siswi ini dalam rangka melakukan Pengamatan Sistem Pencernaan  dan pernapasan hewan dengan metode pembedahan (Ikan dan Burung) sekaligus untuk memberikan motivasi dalam  belajar sekaligus mengenal lebih dalam megenai sistem pencernaan dan pernapasan khususnya pada ikan dan burung.
Rombongan diterima langsung oleh Wakil Dekan Bidang Kerjasama dan Alumni Fakultas Biologi Unsoed Dr. Agus Nuryanto, S.Si., M.Si. Dalam sambutannya beliau mengemukakan bahwa betapa pentingnya mengenalkan ilmu yang berkaitan dengan biologi terhadap anak-anak, dimana hal ini dapat memunculkan rasa ingin tahu yang lebih dalam sehingga akan meningkatkan minat serta motivasi anak untuk terus belajar dan mengenal tentang hewan dan tumbuhan serta hal lain yg berkaitan dengan biologi , karena hari ini akan membahas tentang sistem pencernaan dan pernapasan pada hewan maka jangan takut untuk memegannya ya.” Ungkap beliau ke para siswa dengan candaan yg membuat anak-anak ini semakin semangat.
Selama hampir lebih dari 2 jam, kegiatan dilaksanakan, antusias para calon biolog kecil ini sangat terlihat, tanpa malu malu dengan keluguannya, mereka bertanya tentang apa yang mereka tidak tahu. “Mas ini nanti ikannya hidup apa mati?”, “Ini nanti kalau sudah selesai bisa dimasak gak?”, polos namun serius mengikuti setiap kegiatan yang dilakukan. Tidak ada beban yang terlihat diwajah anak-anak ini, mereka begitu menikmatinya. Ditambah dengan kakak-kakak pendamping yang begitu lihai menjelaskan dan menarik perhatian adik-adik para siswa SD IT Annida ini.

Salah salah satu guru pendamping mengemukkan bahwa dalam setiap tahun  kami memang mengagendakan untuk mengenalkan para siswa-siswi ini dengan praktikum langsung, atau setidaknya memperlihatkan secara langsung bagaimana sebetulnya mengenai hal-hal yang telah mereka pelajari di ruangan kelas, dan ternyata anak-anak kita sangat menyukainya. Semoga kedepannya kita bisa mengirim lebih banyak lagi anak-anak dan mendapatkan lebih banyak ilmu lagi dari Fakultas Biologi.
Tidak dipungkiri, untuk melahirkan generasi emas memang sangat diperlukan kerjasama yang baik antar semua jenjang pendidikan. Oleh karena itulah Fakultas Biologi senantiasa membuka pintu lebar-lebar dengan berbagai Instansi pendidikan dari semua jenjang dalam rangka mengenalkan biologi kepada masyarakat. Hal ini dilakukan untuk menumbuhkan minat menjadi biolog sejak usia dini. Dimana minat tersebut yang akan mengantarkan anak-anak kita menjadi biolog-biolog handal ditahun-tahun mendatang yang dapat menciptakan dan menghasilkan karya-karya yg dapat berguna bagi kehidupan orang banyak. 
Maju Terus Pantang Menyerah ! (Bass)

FT UNSOED dengan BPBD Kabupaten Purbalingga Jalin Kerjasama

[unsoed.ac.id, Rab, 03/2/16] Bertempat di Ruang Rapat Dekanat FT Unsoed dilaksanakan penandatangan surat perjanjian kerjasama antara pemerintah Kabupaten Daerah Tingkat II Purbalingga (Badan Penanggulangan Bencana Daerah/BPBD) dengan Universitas Jenderal Soedirman (Fakultas Teknik), Kamis (17/12). Perjanjian kerjasama Nomor : 420/13 tahun 2015 dan Nomor : 5390/UN23/KS.00.00/2015 ditandatangani oleh Kepala Pelaksana BPBD Purbalingga dengan Dekan Fakultas Teknik Unsoed.  Ruang lingkup perjanjian kerjasama ini meliputi : 1). Penerapan ilmu teknik sipil pada usaha Mitigasi Bencana Alam, 2). Pemetaan, pemantauan, dan pelaporan kerawanan bencana di Kabupaten Purbalingga, 3). Mitigasi bencana geologi.   Acara pembukaan dipandu oleh Meike Kusmawanti, S.Si. selaku Kasubbag Akademik  dan Kemahasiswaan FT Unsoed.  Hadir pada acara penandatanganan kesepakatan ini adalah segenap pimpinan, dan para Kajur FT Unsoed.

Dekan FT Unsoed Nastain, S.T., M.T. dalam sambutannya menyampaikan bahwa Provinsi Jawa Tengah merupakan daerah rawan bencana yang kerawanannya tinggi, seperti gempa bumi, tanah longsor, gunung meletus, dan banjir bandang oleh karenanya Gubernur Jawa Tengah mencanangkan pada wilayahnya sebagai daerah tangguh bencana dengan maksud agar masyarakat daerah rawan bencana telah sigap jika sewaktu-waktu terkena bencana.  Adanya berbagai Prodi pada Fakultas Teknik Unsoed pemerintah daerah Purbalingga dapat menggandeng dalam bentuk kemitraan guna mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi, misalnya Prodi Teknik Elektro dapat melaksanakan pengabdian kepada masyarakat mengembangkan peralatan deteksi dini bencana alam (Early Warning Systems) agar dapat meminimalisir korban jiwa karena terjadinya bencana alam.  Untuk Prodi Teknik Sipil dan Geologi dapat membantu BPBD memetakan daerah rawan bencana, karena kondisi struktur tanah yang ditempati oleh masyarakat merupakan struktur lapisan tanahnya misalnya rawan bencana longsor, demikian ungkap beliau.   

Kepala Pelaksana BPBD Purbalingga Priyo Satmoko, S.H., M.H. menyampaikan bahwa kerjasama semacam ini telah lama terjalin secara interpersonal melalui beberapa Prodi FT Unsoed dalam bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat, maka guna menguatkan kerjasama ini dilaksanakan penandatangan perjanjian kerjasama.  Dijelaskan juga bahwa FT Unsoed dapat membantu pengelolaan penanggulangan bencana dalam tiga tahapan yaitu : pra bencana, saat bencana dan pasca bencana.  “Pada saat pra bencana BPBD berharap FT Unsoed dapat melanjutkan pengembangan alat deteksi bencana yang tepat guna dalam artian mudah dirakit, murah dan efektif sebagaimana alat pendeteksi tanah longsor yang sudah ada.  Pada saat bencana diharapkan membantu pemikiran sarana dan prasarana darurat untuk proses evakuasi, sedang pasca bencana dibutuhkan perencanaan yang matang agar sarpras yang ada dapat digunakan secara maksimal agar kehidupan masyarakat setempat menjadi lancar”, jelasnya.   
Maju Terus Pantang Menyerah!(HR)

Halaman

Buletin

Jangan mau ketinggalan berita yang menarik dan update! Pastikan untuk bergabung dengan kami.

Jl. HR Boenyamin 708 Purwokerto 53122.

EMAIL DAN SOSIAL MEDIA