Skip to main content

Kiprah Teaching Farm Fakultas Peternakan UNSOED Mengedukasi : Dari Usia Dini hingga Pelaku Industri

Fakultas Peternakan UNSOED terus mengupayakan program aksi UNSOED menuju Civic University melalui optimalisasi sumberdaya yang dimilki.  Keberadaan teaching and research farm Fakultas Peternakan UNSOED memiliki peran yang sangat strategis, tidak hanya untuk pembelajaran dan penelitian civitas academika tetapi juga sebagai ajang pembelajaran anak usia dini dan masyarakat luas. Dekan Fakultas Peternakan UNSOED, Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc.agr. menyampaikan bahwa dalam periode satu tahun terakhir tercatat sedikitnya 1350 siswa-siswi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK) dan juga siswa Sekolah Dasar berasal dari wilayah Banyumas dan juga luar kota mengunjungi Sub Stasiun Experimental Farm Fakultas Peternakan.  Pada pertengahan bulan lalu (14/3) dikunjungan oleh 36 siswa-siswi  Sekolah Alam Indonesia Jakarta. Periode sebelumnya berasal dari  SD Al-Irsyad Purwokerto dan 49 siswa dari SD Al-Azhar Cilacap. Tujuan dari kunjungan ilmiah ini pada dasarnya adalah mengenalkan kepada siswa berbagai jenis ternak dan manfaatnya untuk manusia seperti telur, susu, daging, dan kotoran ternak sebagai pupuk (kompos dan biogas). Para pendamping siswa menyampaikan sangat berterimakasih kepada Fakultas Peternakan UNSOED telah diijinkan ikut belajar outbond, sehingga para siswa dapat mengenal secara langsung ternak dan berbagai produknya, sehingga pada usia dini mereka telah mengenal dan mencitai berbagai ternak ciptaan Tuhan untuk kepentingan manusia.

Ketua Sub Stasiun Experimental Farm Fakultas Peternakan UNSOED, drh. Sufirriyanto, MP menyampaikan berbagai jenis ternak dipelihara untuk tujuan teaching and research, dan pengembangan entrepreneurship mahasiswa. Ternak yang ada antara lain Sapi Potong, Sapi Perah, Domba, Kambing, Unggas Pedaging, Unggas Lokal dan kesenangan dan Kelinci. Juga dikembangkan berbagai jenis hijauan pakan ternak rumput (forage) dan ramban (browse), unit pengolahan pakan dan pengolahan produk ternak.  Dr. Akhmad Sodiq menambahkan, melalui penerapan teknologi yang proven,  keberadaan teaching and research farm Fakultas Peternakan UNSOED menjadi daya tarik bagi para peternak dan kelompok tani ternak, penyuluh lapangan,  para investor, mahasiswa, dan dosen perguruan tinggi lain. Secara periodik baik individu maupun berkelompok mereka telah belajar dan berdiskusi di Sub Stasiun Experimental Farm Fakultas Peternakan UNSOED. Dalam waktu dekat ini (17-23 April) 35 orang Petugas Penyuluh Lapangan, Petugas Dinas Peternakan Kecamatan, dan Peternak dari Kabupaten Pemalang akan belajar di Sub Stasiun Experimental Farm Fakultas Peternakan UNSOED mengenai pengembangan Sapi Potong dan Kambing khususnya teknologi pakan dan manajemen pegelolaan hijauan. Mereka juga akan belajar studi banding dengan Kelompok Tani Ternak binaan Fakultas Peternakan UNSOED yang menerapkan teknologi dan mampu akses pembiayaan  perbankan serta nyata memperoleh peningkatan pendapatan dari usaha peternakan. Harapan Dr. Sodiq, para peserta dapat mengadopsi dan mengcopy bagaimana menguatkan kelembagaan kelompok agar memudahkan alih teknologi dari perguruan tinggi sehingga berdampak pada peningkatan fisibilitas dan bankabilatas usaha.