Skip to main content

Penampilan Sastra Jepang UNSOED di Benron Taikai se-Jawa Tengah

Meski baru kuliah di semester dua, tidak membuat Dinda Anggraeni, mahasiswa Sastra Jepang UNSOED menjadi gentar dalam menghadapi pesaingnya di ajang benron taikai atau lomba pidato bahasa Jepang se-Jawa Tengah. Bahkan penampilan delegasi UNSOED berhasil memikat dan mengundang decak kagum para pengunjung yang hadir dalam acara yang berlangsung di Dekanat Fakultas Bahasa & Senin Universitas Negeri Semarang ini. Pasalnya, Sastra Jepang UNSOED yang diwakili oleh Dinda Anggraeni tampil dengan lepas dan tanpa ragu bersaing dengan peserta dari perguruan tinggi lain yang telah jauh lebih lama memiliki jurusan sastra atau pendidikan bahasa Jepang. “Ini pengalaman yang luar biasa,  meski belum meraih juara, tapi banyak pelajaran yang bisa didapat. Ke depan  persiapannya akan  lebih baik lagi  dan terus harus sering belajar, khususnya belajar berbicara di depan banyak orang, “ungkap Dinda, ditemui usai lomba.

Dalam kontes yang diikuti oleh duapuluh peserta terseleksi se-Jawa Tengah, Dinda didampingi oleh Sekretaris Jurusan Ilmu Budaya FISIP UNSOED, Yusida Lusiana, S.S., M.Si., M.Pd,  native speaker UNSOED-JICA, Ms. Katsuki Chie dan dosen Program Studi S1 Sastra Jepang, Hartati, S.S., M.Hum.

Sebagai informasi, Program Studi S1 Sastra Jepang UNSOED merupakan program studi termuda di kampus berjuluk monumen hidup kejuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman. Secara administratif, program studi ini berada di bawah Jurusan Ilmu Budaya FISIP UNSOED. Berdiri sejak tahun 2010 dan menerima mahasiswa baru pada tahun 2011, program studi ini telah menunjukkan sejumlah prestasi seperti menggelar seminar internasional bekerjasama dengan Japan Foundation serta mendapatkan penutur asli melalui fasilitasi Japan International Cooperation Agency.

Proficiat Sastra Jepang UNSOED ! Maju Terus Pantang Menyerah (Wis)