Test RSS

Tingkatkan Produktivitas Penelitian Dosen, Fakultas Biologi Gelar Pelatihan Manajemen Referensi

[unsoed.ac.id, Sen, 29/12/14] Plagiarisme merupakan suatu pelanggaran hak cipta dan wajib dihindari sebagai seorang peneliti. Bahkan untuk mencegah adanya plagiarisme, pemerintah telah mengeluarkan aturan atau edaran. Sebagai peneliti, untuk mencegah plagiarisme dapat dilakukan dengan referensi/kutipan sesuai dengan sumber acuan yang benar dan sesuai. Dengan perkembangan teknologi saat ini, memudahakan peneliti untuk melakukan referensi melalui berbagai macam program aplikasi. Oleh karena itu, Fakultas Biologi menggelar pelatihan “Manajemen Referensi”, dengan pembicara Juni Sumarmono, PhD. Acara tersebut dihadiri oleh pimpinan dan seluruh dosen Fakultas Biologi yang dibagi menjadi 4 kelompok pada Senin dan Rabu (22 dan 24 Desember 2014). Tujuan dari penyelanggaraan ini, agar dosen sebagai penulis mampu mengelola referensi secara baik dan benar sesuai kaidah  dengan menggunakan suatu program aplikasi.

Wakil Dekan Bidang Akademik, Drs. Agus Hery Susanto, MS mengatakan bahwa teknik referensi menjadi sangat penting bagi semua kalangan, apalagi kalangan akademisi seperti dosen. “Dosen sering membuat proposal/publikasi, sehingga perlu suatu teknik agar bisa membuat referensi yang baik dan sesuai, dan tentunya yang praktis dan efisien,”kata Pak Agus. “Semoga dengan pelatihan Manajemen Referensi ini, kita bisa mengelola daftar referensi menjadi lebih mudah dan tentunya bisa meningkatkan produktivitas dalam menghasilkan suatu publikasi,”harap Pak Agus.

Dalam awal pemaparan Juni Sumarmono, PhD menjelaskan beberapa kelemahan dalam membuat referensi secara manual. “Dengan cara manual terkadang adanya ketidaksesuaian antara kutipan dengan daftar referensi, selain itu waktu yang dibutuhkan juga lebih banyak,”papar Pak Juni. Pak Juni juga memperkenalkan program aplikasi EndNote yang digunakan untuk mengelola referensi. Dengan program EndNote ini bisa membuat dan mengelola referensi dan database dengan baik, rapi dan sesuai dengan kaidah penulisan publikasi.”Dengan EndNote  mempermudah dalam mencari dan memasukkan kutipan tanpa ketinggalan kata (meminimalisir kesalahan),”jelas Pak Juni. Fungsi-fungsi lain dari program EndNote juga dijelaskan Pk Juni, sekaligus Para Dosen juga mempraktekan langsung  dengan komputer masing-masing.

Manajemen referensi diperlukan bagi semua kalangan, tidak hanya dosen, mahasiswa pun memerlukan. Dengan adanya manajemen referensi yang baik, akan memudahkan pekerjaan dan tentunya menyingkat waktu yang dibutuhkan. Selain itu, referensi yang mengacu pada sumber yang jelas akan mempermudah pembaca untuk melakukan penelusuran terhadap sumber aslinya. 

Maju Terus Pantang Menyerah! (APR)

 

Studi Pengembangan Karier PNS antar Wahyuningrat Meraih Doktor

[unsoed.ac.id, Sen, 29/12/14] Bupati/Walikota sebagai pejabat politik sekaligus Pejabat Pembina Kepegawaian Daerah berpengaruh langsung terhadap pengembangan karier PNS. Setiap pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) terjadi tarik menarik pelibatan PNS untuk kepentingan politis. Akibatnya, seolah-olah sudah menjadi sebuah tradisi bahwa setiap suksesi selalu diikuti dengan perombakan jabatan melalui promosi, mutasi, dan demosi. Hal inilah yang melatarbelakangi disertasi Ibu Wahyuningrat. Beliau melakukan studi pada pemerintah daerah Kabupaten Cilacap dan Kota Surakarta.

Perempuan yang lahir di Pacitan 11 November 1966 ini, menambah sumber daya Doktoral pada Jurusan Ilmu Administrasi Negara FISIP UNSOED. Ibu Wahyuningrat menjadi Doktor Ilmu Administrasi dari Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya. Sebagai Promotor: Prof. Dr. Susilo Zauhar, MS; Ko-Promotor: Dr. M.R. Khairul Muluk, M.Si dan Dr. Hermawan, S.IP, M.Si. Sedangkan Penguji berjumlah enam orang terdiri dari beberapa guru besar dan para ahli dibidang administrasi publik. Diantaranya adalah Prof. Dr. Jacob Warella, MPA Guru Besar Ilmu Administrasi Publik UNDIP, Prof. Dr. P. Israwan Setyoko, MS Guru Besar Ilmu Administrasi Negara UNSOED, Prof. Dr. Bambang Supriyono, MS Guru Besar Ilmu Administrasi Publik UB serta Dr. Drs. Sulardi, MM., Deputi Bidang Pengawasan dan Pengendalian Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat.

Alumni FISIP UNSOED ini, melakukan penelitian grounded, hasilnya menunjukkan bahwa: sistem promosi jabatan struktural bersifat tertutup, tidak obyektif, afiliasi politik, nepotis, dan tidak adil (tidak berbasis merit system). Job mapping dan personnel mapping pada pelaksanaan promosi jabatan struktural masih lebih banyak bersifat normatif (kurang berbasis kompetensi dan kinerja). Hal ini disebabkan karena kompetensi dan kinerja dianggap tidak penting dalam pelaksanaan promosi jabatan struktural. Penyesuaian karakteristik jabatan dan individu dalam penempatan pada jabatan struktural masih sebatas karakteristik normatif, bukan karakteristik kompetensi dan kinerja. Peran dan proses kerja Baperjakat dalam proses promosi jabatan struktural tidak optimal karena adanya kooptasi politik dari Bupati/Walikota.

Pemerintah daerah harus memahami bahwa promosi jabatan struktural merupakan bagian penting bagi pengembangan karier pegawai. Penerapan fit and proper test dan e-Baperjakat akan memetakan karakteristik administratif yang berbasis kompetensi promosi jabatan struktural menjadi lebih obyektif dan terbuka. Hal yang lebih penting bagi pemerintah daerah adalah mindset atas pentingnya promosi jabatan struktural dalam kerangka pengembangan karier berbasis merit system pada khususnya dan reformasi birokrasi pada umumnya.

Maju Terus Pantang Menyerah !

 

UNSOED Terima Kunjungan MAN Balaraja Tangerang

[unsoed.ac.id, Sen, 29/12/14] Setelah pada Kamis (18/12) Universitas Jenderal Soedirman/UNSOED mendapat kunjungan dari SMA Yayasan Pupuk Kaltim Bontang (SMA YPK Bontang), UNSOED kembali mendapat kunjungan dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Balaraja Kabupaten Tangerang Provinsi Banten, Selasa (23/12). Rombongan yang terdiri dari 202 siswa kelas XI dan 30 Guru Pendamping, diterima oleh Kepala Bagian Akademik Kusja, S.IP dan Kepala Subbagian Registrasi dan Statistik Mukhid Harsono, S.Kom di Gedung Soemardjito UNSOED.

Kepala Sekolah MAN Balaraja H. Subandi, M.Pd dalam sambutannya mengatakan bahwa tujuan kunjungan ini adalah untuk mengenalkan kampus, dengan harapan semakin dini mengenal kampus akan meningkatkan motivasi belajar siswa.  

Kepala Bagian Akademik Kusja, S.IP mengucapkan selamat datang kepada MAN Balaraja. Pada kesempatan ini beliau menjelaskan tentang mengenai profil, gambaran tentang fakultas beserta program studinya, program beasiswa, tingkat kepeminatan sampai dengan proses seleksi penerimaan calon mahasiswa baru serta kerjasama Luar Negeri.

Dalam sesi tanya jawab, siswa-siswi MAN Balaraja beberapa pertanyan mengemuka antara lain ingin mengetahui lebih mendalam tentang beberapa jurusan yang ada di UNSOED, proses seleksi masuk UNSOED dan program beasiswa.

Maju Terus Pantang Menyerah!

Dosen Unsoed Pembicara Seminar Technopreurship di AMIKOM Mataram

[unsoed.ac.id, Rab, 24/12/14] Mahasiswa harus tahan banting dan berani berpikir out of the box, demikian pesan Nurul Hidayat, M.Kom, Dosen Teknik Informatika UNSOED saat menjadi Pembicara tentang Technopreneurship di AMIKOM Mataram dihadapan lebih dari 200 orang yang terdiri dari Mahasiswa, para pejabat struktural dan pelaku UMKM.  Acara yang digelar Tanggal 17 Desember 2014 ini mengangkat tema “Menumbuhkan entrepreneurship berbasis Teknologi Informasi dlm rangka menyongsong Masyarakat Ekonomi Asia (MEA) 2015”.

Mahasiswa sebagai agent of change dan calon pemimpin masa depan harus terus berjuang dan tidak bergantung pada lapangan kerja.  “Mahasiswa harus berusaha menciptakan lapangan kerja dan peluang kerja baru,” jelasnya.  Nurul juga mengungkapkan bahwa mahasiswa biasanya memiliki ide-ide yang bagus.  “Jadilah generasi tahan banting yang membuat terobosan-terobosan yang unggul dalam bidang kewirausahaan,” ungkapnya.

Nurul mengungkapkan bahwa salah satu bagian yang paling penting dalam hidup ini adalah proses.  “Perjuangan atau proses meraih sukses adalah ilmu kehidupan yang mengantarkan kita pada kebahagiaan,” jelasnya. Menurut Nurul Untuk sukses dalam technopreneurship ada 4 langkah sukses yaitu Define Outcome (Tentukan tujuan Anda dengan WEll FormED Outcome), Take Action, More Acuity (Kepekaan) and More Flexibility (Luwes).  Maju Terus Pantang Menyerah !

 

 

18 CPNS UNSOED Disumpah Menjadi PNS

[unsoed.ac.id, Rab, 24/12/14] Delapan belas orang CPNS UNSOED diambil sumpahnya menjadi PNS, Rabu 24 Desember 2014 di Gedung Rektorat Lantai 1.  Delapan belas orang yang diambil sumpahnya oleh Rektor ini terdiri dari tujuhbelas orang tenaga pendidik dan satu orang tenaga kependidikan.  Dengan ditetapkannya menjadi PNS maka para pendidik dan tenaga kependidikan ini telah seratus persen memikul kewajiban sekaligus hak sebagai PNS.  Menjadi saksi dalam Sumpah PNS ini adalah kepala Biro Umum dan Keuangan, Agus Nugorho, M.M. dan Kepala Kepegawaian, Eko Nugroho, SE.  Hadir pula dalam kegiatan ini para pejabat di lingkungan UNSOED terutama para atasan langsung PNS yang disumpah.

Kepada para PNS yang disumpah, Rektor mengingatkan agar para PNS memperlihatkan kompetensi dan kualitas terbaiknya dalam memberikan pelayanan secara prima kepada negara, bangsa, dan masyarakat.  “Saat ini keberadaan PNS sedang mendapat banyak perhatian, hakikatnya itu adalah harapan dan tuntutan dari semua pihak untuk menunjukkan kapasitas dan profesionalisme sebagai abdi negara dan abdi masyarakat,” jelasnya.  Kepada para tenaga pendidik, Rektor juga berpesan agar menginspirasi proses belajar bagi mahasiswa, melakukan riset yang inovatif, serta mengabdikan diri kepada masyarakat melalui ide, gagasa, serta temuan yang bermanfaat.  “Kepada saudara yang ditugaskan sebagai tenaga kependidikan saya minta saudara untuk memberikan pelayanan administrasi yang terbaik dalam menunjang fungsi tri dharma perguruan tinggi,” lanjutnya.

Setelah disumpah sesuai dengan agama masing-masing, para PNS mendapat ucapan selamat dari Rektor dan seluruh pejabat yang hadir dalam kegiatan ini.  Maju Terus Pantang menyerah !

Jurusan Kedokteran Gigi Galang Malam Amal

[unsoed.ac.id, Rab, 24/12/14] Kamis 18 Desember 2014 jam 19.00 WIB sampai selesai telah sukses gelar acara penggalangan malam amal oleh Fakultas Kedokteran Jurusan Kedokteran Gigi di Hotel Horison Purwokerto. Ketua Jurusan kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Unsoed Dr.drg. A. Haris Budi Widodo, M.Kes., AP., S.IP., menyambut gembira karena ini merupakan acara yang rutin dan tertib, dengan tema Destistry Perforation “Moving On”.

Wakil Dekan III Fakultas Kedokteran UNSOED dr. Diah Krisnansari, M.Si dalam sambutannya menyampaikan Destistry Perforation (DP) merupakan agenda rutin tiap tahun di Jurusan Kedokteran Gigi sebagai pentas apresiasi bakat dan seni dengan tema sekarang moving on. Pimpinan sangat bangga mensupport dan sangat apresiasi karena selain pementasan seni juga bersifat amal, yaitu diberikan kepada Penyandang Cacat Indonesia.

Turut mengundang Pengurus Penyandang Cacat Indonesia Kabupaten Banyumas Suwito dalam laporannya bahwa keanggotaannya  cacat tubuh 6000, jika tunanetra sekitar ± 3000, keseluruhan sekitar ±  10.000 data yang valid. Konser amal sebagian keuntungannya akan disumbangkan ke PPCI (Para Penyandang Cacat Indonesia), demikian Ahmad Forza Fauzan Mubaraq selaku panitia dalam acara tersebut juga menyampaikan mengenai mengapa untuk menghibur acara ini mengundang group band Shela on 7 karena Animo masyarakat di Purwokerto masih tinggi untuk mendengarkan dan menyaksikan group band era tahun 1990.

Maju Terus Pantang Menyerah !!!(L135)

 

Fakultas Biologi Terima Kunjungan SMA Negeri Pager Barang 1 Tegal

[unsoed.ac.id, Rab, 24/12/14] Pada bulan Nopember lalu Fakultas Biologi telah memberikan pendampingan penelitian kultur jaringan anggrek kepada beberapa siswa SMA N Pager Barang 1 Tegal. Berawal dari pertemuan tersebut, mendorong SMA N Pager Barang 1 kembali mengunjungi Fakultas Biologi untuk yang  kedua kalinya.  Senin, 22 Desember lalu sebanyak 88 siswa dan di dampingi 4 guru mengadakan kunjungan ke Fakultas Biologi. Rombongan tersebut diterima oleh Wakil Dekan Bidang Akademik Drs. Agus Hery Susanto, MS. Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan minat siswa dalam menggeluti bidang biologi dan ingin mengenal lebih dekat Fakultas Biologi Unsoed.

Heru, S.Pd selaku Guru Pendamping SMA N Pager Barang 1 mengungkapkan bahwa silaturahmi ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan yang sebelumnya, namun kali ini seluruh siswa kelas XII IPA turut serta. “Dengan kunjungan para siswa kelas XII IPA ini diharapkan bisa menggali informasi tentang Fakultas Biologi lebih details,”katanya. Selain itu dengan kegiatan ini, Pak Heru berharap akan memberikan motivasi para siswa untuk meningkatkan prestasi akademiknya agar kelak bisa diterima di Fakultas Biologi ini.

Laiknya gayung bersambut, Wakil Dekan Bidang Akademik juga merasa senang atas kunjungan ini dan berharap silaturahmi ini berkesinambungan.“Kita tidak berdiri sendiri, kita ada untuk kalian semua,”kata Pak Agus. Pak Agus berharap para siswa bisa mempersiapkan dengan baik agar bisa menjadi bagian keluarga Fakultas Biologi baik melalu jalur undangan, smbptn, nusantara maupun lokal. Selanjutnya ahli genetika ini memaparkan profil Fakultas Biologi, baik dosen pengajar,fasilitas dan sarana prasarana  dan menjelaskan tentang daya saing/ peminat  untuk bisa diterima di Fakultas Biologi ini.

Selanjutnya para siswa dibagi menjadi 3 kelompok dan secara bergantian diajak mengunjungi ke Laboratorium Fistum, Mikrobiologi dan Biologi Mokuler.  Di Laboratorium Fistum diperkenalkan tentang kultur jaringan anggrek mulai dari pembuatan media hingga proses aklimitisasi. Di Laboratorium Mikrobiologi dan Biologi Mokuler di perkenalkan beberapa peralatan canggih dan cara kerjanya masing-masing. Para siswa sangat antusias, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang mencerminkan rasa keingin tahuan yang tinggi.

Gaung Fakultas Biologi Unsoed  memang sudah terdengar dimana-mana dengan segudang prestasi baik dosen maupun mahasiswanya. Sehingga banyak orang tertarik untuk mengenal lebih dekat dan tentunya berharap bisa bergabung dengan Fakultas Biologi. Selain itu kegiatan ini juga bermanfaat  untuk mengembangkan jaringan kerjasama institusi dengan pendidikan SMA atau sederajat di sekitar Jawa Tengah.

Maju Terus Pantang Menyerah ! (APR)

 

Kaji Sinergi Kepala Daerah dan DPRD Pemkab Banjarnegara Undang Dosen Ilmu Politik FISIP

[unsoed.ac.id, Rab, 24/12/14] Salah satu persoalan mendasar dalam pembangunan demokrasi di daerah adalah mengelola relasi kekuasaan Kepala Daerah (KDH) dan DPRD. Relasi yang diharapkan tentunya adalah hubungan yang sinergis dalam mewujudkan tata pemerintahan yang baik. Keduanya bukanlah lawan ataupun pesaing sehingga mestinya bisa menjadi partner yang saling mendukung. Demikian inti pemaparan Ahmad Sabiq, SIP. MA, dosen Jurusan Ilmu politik FISIP UNSOED saat menjadi narasumber Forum Diskusi Politik yang diselenggarakan oleh Kantor Kesbangpolinmas Kabupaten Banjarnegara dengan tema “Membangun Sinergi Pemerintah dan Parlemen Yang Sehat” pada (17/12) lalu. Forum Diskusi politik ini juga diisi dengan presentasi  Ketua DPRD Banjarnegara, dan penyampaian makalah Sekda Banjarnegara.



Sayangnya lanjut Sabiq, relasi yang terjadi antara KDH dan DPRD seringkali bukan merupakan hubungan yang sehat. Tidak sedikit daerah yang mengalami konflik berkepanjangan, antara  dua lembaga tersebut. Di sisi lain, banyak pula daerah yang KDH dan DPRDnya erat berkolaborasi namun untuk tujuan korup, menggerogoti uang rakyat. Relasi yang tidak sehat ini tentu perlu diwaspadai oleh masyarakat. Pemerintahan yang dilanda konflik berkepanjangan akan menciptakan kemacetan-kemacetan politik yang menyebabkan berbagai kebijakan pembangunan sulit diwujudkan. Korupsi berjamaah yang dilakukan KDH dan DPRD akan berdampak buruk pada tak terpenuhinya hak-hak dasar warga negara dan pelayanan publik dengan semestinya.

Terkait hal ini masyarakat perlu pula bersinergi untuk mengontrol KDH dan DPRDnya. Seluruh kekuatan masyarakat sipil di daerah seperti LSM, organisasi pemuda, organisasi keagamaan, Perguruan Tinggi dan Pers harus bersatu padu untuk memastikan bahwa pemerintah dan parlemen di daerah betul-betul dapat menjadi mitra sekerja dalam menjalankan fungsinya masing-masing dengan sebaik-baiknya.

Maju Terus Pantang Menyerah! (Aq)   

Fakultas Biologi UNSOED Peduli Korban Longsor Banjarnegara

[unsoed.ac.id, Rab, 24/12/14] Musibah bencana longsor maut di Dusun Jemblung Desa Sampang, Banjarnegara, Jawa Tengah telah berlangsung lebih dari sepekan. Puluhan rumah, jalan raya, ratusan hektar sawah, pabrik-pabrik bahkan rumah ibadah tak luput dari bencana tersebut. Banyak pihak bersimpati dengan musibah ini termasuk Fakultas Biologi Unsoed. Kamis, 18 Desember lalu Fakultas Biologi khususnya mahasiswa angkatan 2014 dan beberapa staf pengajar menyambangi daerah bencana tersebut. Kegiatan ini merupakan bentuk empati dari civitas akademika Fakultas Biologi terhadap bencana yang menimpa lingkungan sekitar.

Berbagai kebutuhan rumah tangga seperti peralatan mandi, peralatan makan, uang, baju pantas pakai, dll di berikan kepada korban bencana alam melalui Posko Induk PMI yang berada sekitar 1 km dari lokasi kejadian. “Semoga dengan kepedulian kita ini,bisa sedikit mengurangi beban dari para korban,”ujar Abbiya perwakilan mahasiswa.”Kita sebagai mahasiswa Fakultas Biologi tidak hanya dituntut untuk meningkatkan prestasi akademik, namun juga rasa empati dan simpati terhadap sesama yang membutuhkan,”tambahnya.

Jalur menuju lokasi sangatlah terjal dan beberapa titik mengalami longsor yang parah. Cuaca disana juga sangat tidak menentu, seketika terang tetapi bisa langsung hujan deras. Namun hal tersebut tak menyurutkan semangat rombongan Fakultas Biologi  menuju ke lokasi bencana. Hidup kita akan lebih berarti, jika kita bisa membantu meringankan beban orang lain.

Maju Terus Pantang Menyerah! (APR/AUS-PFS)

HIMAKUA Juara Nasional Organisasi Kepemudaan Berprestasi

[unsoed.ac.id, Sel, 23/12/14] Himpunan Mahasiswa Akuakultur (HIMAKUA) Fakultas Perikanan dan Kelautan UNSOED sabet Juara 1 Tingkat Nasional Organisasi kepemudaan berprestasi.  Raihan membanggakan ini menjadi kado manis bagi UNSOED untuk terus berbicara di tingkat nasional sekaligus kado bagi Jurusan perikanan dan kelautan yang baru diresmikan menjadi Fakultas beberapa waktu lalu.  Adalah Saprudin ( Budidaya Perairan 2011), Wihandoko ( Budidaya Perairan 2011),  dan Adhityo Kusuma ( Budidaya Perairan 2011) mewakili HIMAKUA ke Ajang Perlombaan Organisasi Kepemudaan Berprestasi Tahun 2014 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga RI untuk mempresentasikan program Menginspirasi  Pemuda Indonesia, 18 Desember di Hotel Pitagiri, Jakarta Selatan.

Dari puluhan organisasi Se-Indonesia yang mengikuti lomba ini, hanya 9 Organisasi yang terpilih dari 3 kategori, yakni Kemasyarakatan, Kemahasiswaan, dan Komunitas. Walaupun HIMAKUA baru menginjak usia 4 tahun, tetapi mereka tetap optimis untuk bisa memberikan yang terbaik.

Dengan Penyampaian presentasi yang baik membuat juri terpukau dengan program budidaya ikan lele dengan teknologi bioflok yang diselenggarakan oleh Himakua Unsoed yang bekerjasama dengan UPK Kecamatan Kuwarasan Kabupaten Kebumen. Himakua Unsoed meraih juara 1 Organisasi Kepemudaan Berprestasi Berbasis Mahasiswa Tingkat Nasional Tahun 2014. Sedangakan Juara 2 dan 3 diraih oleh Marching Band Udayana Bali dan FKMB (Forum Komunikasi Mahasiswa Betawi ).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Himakua Unsoed dengan  Tema “Pelatihan Budidaya Ikan Lele Dengan Teknologi Bioflok”, berhasil dalam menarik minat masyarakat untuk melakukan budidaya ikan lele dengan teknologi bioflok. Latar belakang diselenggarakannya kegiatan ini yaitu merealisasikan Tri Darma Perguruan Tinggi, Peningkatan teknologi dalam bidang akuakultur, dan mengimplementasikan MDGs Program.  “Target dari kegiatan kami adalah Ibu rumah tangga dari keluarga menengah kebawah. Adapun kegiatan ini diselenggarakan di tiga Desa yaitu Desa Serut, Desa Bendungan, dan Desa Kuwaru kecamatan Kuwarasan Kabupaten Kebumen Jawa Tengah,” ungkap Saparudin salah satu anggota tim. Mereka berharap dengan diselenggarakannya kegiatan ini akan membantu pemerintah dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan pengetahuan maupun keterampilan.

Atas prestasinya ini HIMAKUA UNSOED berhak membawa Piala Sugondo Djojopusito Awards dan akan mewakili Indonesia di ajang TAYO (Ten Accomplish Youth Organization) ASEAN Tahun 2015.  Maju Terus Pantang Menyerah !

Halaman

Subscribe to Test RSS

Buletin

Jangan mau ketinggalan berita yang menarik dan update! Pastikan untuk bergabung dengan kami.

Jl. HR Boenyamin 708 Purwokerto 53122.

EMAIL DAN SOSIAL MEDIA