- 1 of 164
- ››
Program Studi D3 Bahasa Mandarin Perkuat Kompetensi Jurusan Ilmu Budaya FISIP UNSOED dalam Layanan Perkuliahan Bahasa Asing di UNSOED
Oleh sahli.humas (Jum, 02/03/2012 - 01:32)
Bahasa Mandarin selain dituturkan oleh tidak kurang 1 milyar jiwa penduduk di muka bumi, juga diakui sebagai bahasa resmi dalam tata pergaulan internasional. Oleh karenanya, penguasaan akan bahasa tersebut merupakan salah satu modalitas yang perlu dimiliki dalam relasi diplomasi antarbangsa. Hal ini diungkapkan oleh Dyah Tjaturrini, S.S., M.Si., Ketua Program Studi D3 Bahasa Mandarin dalam sela-sela kesibukannya di Kampus Jurusan Ilmu Budaya FISIP UNSOED, Karangwangkal – Purwokerto. Rini, begitu biasa diakrabi menambahkan, terkait dengan hal tersebut, program studinya diminta oleh Program Studi S1 Ilmu Hubungan Internasional FISIP UNSOED untuk mengampu matakuliah Bahasa Mandarin di program studi termuda di kampus berjuluk monument hidup kejuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman. Dalam matakuliah tersebut, rencananya akan diajarkan tentang dasar-dasar bahasa mandarin, seperti konversasi sehari-hari dan yang terkait khususnya dengan kesantuan berdiplomasi dalam tuturan bahasa Mandarin. “ Kami melihat ini bukan karena sebatas administratif belaka, melainkan sebuah kepercayaan sekaligus tantangan buat Program Studi D3 Bahasa Mandarin itu sendiri. Tentunya berbeda bila mengajarkan matakuliah tersebut bagi mahasiswa di Jurusan Ilmu Budaya, karena kompetensi keilmuannya memang di bidang bahasa. Justru, ini merupakan kesempatan sekaligus amanah untuk mengasah kemampuan kami dalam mengimplementasikan praktek bahasa Mandarin sesuai dengan kebutuhan berdiplomasi bagi mahasiswa hubungan internasional “ tutur Rini.
Rini menambahkan, program studi yang diasuhnya merupakan 1 dari 12 program studi diploma bahasa mandarin yang ada di Indonesia. “ Ada 4 di Jakarta, 2 di Solo dan di Bandung, dan masing-masing hanya 1 di Yogyakarta, Surabaya, Semarang dan Purwokerto sendiri “, jelas Rini yang baru saja menjabat sebagai Ketua Program Studi D3 Bahasa Mandarin sejak Desember 2011 kemarin. “ Artinya ini merupakan kesempatan bagi kami untuk merebut kepercayaan publik agar melanjutkan studinya di D3 Bahasa Mandarin UNSOED mengingat penyedia layanan pendidikan bahasa mandarin di Indonesia, masih sangat sedikit meski peluang-peluang kerja lulusan bahasa mandarin banyak dicari “ tambah Rini. Oleh karenanya, Rini mengungkapkan, matakuliah di program studinya didesain untuk apliaktif, seperti Mandarin Tingkat Dasar, Pemahaman Tulis, Pemahaman Lisan, Percakapan, Mandarin Tingkat Menengah, Mandarin Tingkat Lanjut, Terjemahan Mandarin Indonesia, Terjemahan Indonesia Mandarin, Informatika Mandarin, Korespondensi Bahasa Mandarin, Bahasa Mandarin Pers, Bahasa Mandarin Bisnis dan Budaya China. Desain kuirikulum dan proses belajar yang lebih terapan diharapkan lulusannya kelak dengan cepat terserap oleh lapangan kerja, seperti sebagai penerjemah, pemandu wisata, industri perdagangan, diplomatik dan wirausaha.
Proficiat Mandarin FISIP UNSOED ! Maju Terus Pantang Menyerah (Wis)
- Silakan login dulu untuk mengirim komentar
- 4284 kali dibaca






.png)

