Skip to main content

Tim KKN Mitigasi Bencana : Hijaukan Lahan Longsor di Wonsobo

Minggu pagi, 12 Februari 2010 sekitar pukul 7.00 WIB Tim KKN Mitigasi Bencana desa Tieng dan Serang mulai berkumpul di Balaidesa Tieng.  Kepala Desa dan perangkatnya, Bapak-Bapak dari Muspika, yakni Bapak Camat Kejajar, Koramil dan Kapolsek juga ikut berkumpul. Mereka kemudian secara bersma-sama melakukan penanaman bibit pohon di lahan yang beberapa bulan lalu terkena musibah longsor dan bajir bandang. Demikian pula dari masyarakat yang terdiri dari para remaja, pemuda, dan orang tua ikut berduyun-duyun, bergabung bersama Tim KKN mengikuti program penghijauan. Tidak ketinggalan pula di belakang mereka  Ketua Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, Prof.Ir. Totok Agung D.H., Ph.D, Universitas Jenderal Soedirman yang didampingi  Drs. Abdul Rohman, M.Ag yang merupakan Dosen Pembimbing Lapangan KKN ikut berpartisipasi dalam menanam pohon yang telah disediakan Dishutbun, Perhutani dan warga masyarakat.

Setelah mereka kumpul di depan Balaidesa Tieng, kemudian mereka bersama-sama  berjalan  naik ke atas menuju bukit pegunungan Dieng dengan kemiringan di atas 45°. Mereka telah menanam pohon kurang lebih  2.000 pohon, yang terdiri dari pohon suren, cemara gunung dan kalba. Menurut  pengakuan kepala desa Tieng, Bapak Nasrudin, bahwa di lereng-lereng pegunungan Dieng dan sekitarnya sebenarnya telah ditanam  puluhan ribu bibit pohon sebagai upaya untuk konservasi tanah dan  upaya pencegah tanah longsor. Namun dari sekian  ribu yang telah ditanam, mungkin hanya sekitar 40 % yang kemudian hidup. Oleh karena itu  upaya penghijauan  harus terus menerus dilakukan oleh seluruh pihak, terutama warga sekitar.