Skip to main content

UNSOED Bersiap Gelar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2013

Usai pelaksanaan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), UNSOED kembali menggelar hajatan besar dalam prosesi penerimaan mahasiswa baru di tahun 2013 ini. Kali ini, bersama dengan 62 perguruan tinggi negeri se-Indonesia, UNSOED  menggelar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Hal ini dikemukakan oleh Pembantu Rektor I UNSOED, Prof. Dr. Ir. Mas Yedi Sumaryadi, M.S.  Diungkapkannya, SBMPTN merupakan seleksi masuk PTN yang diselenggarakan serentak dan dalam bentuk ujian tertulis.  “Rencananya, pendaftaran akan dimulai tanggal 13 Mei 2013 hingga 7 Juni 2013 secara online di http://sbmptn.or.id dan dapat diikuti oleh lulusan sekolah menengah, madrasah atau satuan pendidikan yang setara tahun 2011, 2012 dan 2013“, ungkap Prof. Yedi.  Ditambahkannya, panduan teknis dapat diunduh di http://download.sbmptn.or.id mulai 30 April 2013 mendatang

Ditambahkannya, untuk tahun ini terdapat perubahan istilah, yakni IPA, IPS dan IPC yang selama ini dikenal menjadi Sains dan Teknologi (Saintek), Sosial dan Humaniora (Soshum) dan Campuran.  Materi Ujian Saintek, materi ujiannya terdiri dari Tes Potensi Akademik (TPA), Tes Kemampuan Dasar Umum (TKDU) yang terdiri dari Matematika Dasar, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris serta Tes Kemampuan Dasar Saintek sendiri yang terdiri Matematika, Biologi, Kimia dan Fisika. Untuk Soshum, selain TPA, TKDU ada Tes Kemampuan Dasar Soshum sendiri, yaitu Sosiologi, Sejarah, Geografi dan Ekonomi.  Sedangkan Campuran, adalah TPA, TKDU, TKD Saintek dan TKD Soshum.  “Berbeda dengan tahun sebelumnya yang maksimal memilih dua program studi baik IPA dan IPS, maka untuk tahun ini Saintek, Soshum dan Campuran semuanya masing-masing dapat memilih tiga program studi“, ungkap ahli fisiologi gunalaksana ini. “Yang juga perlu dicermati adalah teknis pemilihan program studi. Bagi peserta yang hanya memilih satu program studi, mereka dapat memilih program studi di PTN manapun. Sedangkan bila memilih dua program studi atau lebih, maka salah satu pilihan program studi harus dari PTN yang berada dalam satu wilayah tempat peserta mengikuti ujian“, urainya.

Ditambahkan mantan Dekan Fakultas Peternakan UNSOED ini,  bahwa bila dalam SNMPTN siswa tidak dikenai biaya pendaftaran, maka pada SBMPTN, peserta dikenakan biaya seleksi sebesar 175 ribu rupiah untuk kelompok ujian Saintek dan Soshum dan 200 ribu rupiah untuk kelompok ujian campuran.  Terkait dengan bidikmisi, para peserta harus terlebih dahulu mendaftar ke http://bidikmisi.dikti.go.id untuk diverifikasi oleh Ditjen Dikti sebelum mendapatkan KAP dan PIN untuk mendaftar SBMPTN. “Untuk peserta bidik misi yang belum diterima pada SNMPTN kemarin, KAP dan PINnya masih dapat digunakan kembali sehingga tidak perlu membayar biaya seleksi”, ungkap Prof. Yedi.  Rencananya, ujian tertulis akan diselenggarakan pada 18-19 Juni 2013 dan pengumuman hasil ujian adalah pada 12 Juli 2013. UNSOED sendiri dalam pelaksanaan SBMPTN kali ini masuk di Wilayah II bersama UNDIP, UNS, UNNES, IAIN Walisongo (Jawa Tengah) dan  UGM, UNY serta UIN Sunan  Kalijaga (DI Yogyakarta).

Proficiat UNSOED ! Maju Terus Pantang Menyerah (Wis)