Goals and Objectives

Tujuan :

  1. lulusan yang bermoral, memiliki kompetensi akademik dan profesional yang memadai, keunggulan kompetitif, kemampuan kepemimpinan dan entrepreneurship/technopreneurship, memecahkan masalah, dan berinovasi khususnya dalam pengembangan perdesaan dan kearifan lokal,
  2. karya ilmu pengetahuan, teknologi, dan atau seni (IPTEKS) yang berbasis penelitian untuk pengembangan perdesaan dan kearifan lokal, serta menjadi pusat unggulan pemberdayaan perdesaan yang bertaraf nasional dan internasional,
  3. universitas yang mandiri dengan tata kelola yang transparan dan akuntabel, serta menerapkan prinsip meritokrasi, untuk meningkatkan efektifitas pelayanan terhadap pengguna,
  4. kerjasama yang selaras dan saling menguntungkan dalam pengembangan dan penerapan ilmu pengetahuan, teknologi dan atau seni pada tingkat lokal, nasional dan internasional dalam rangka pemberdayaan masyarakat.

Sasaran :

  1. Meningkatnya kontribusi universitas dalam memenuhi kebutuhan sumberdaya manusia berkualitas untuk pengembangan dan penerapan IPTEKS dengan kompetensi khusus dalam pengembangan perdesaan dan penggalian serta pemanfaatan kearifan lokal.
  2. Meningkatnya kapasitas universitas dalam penguasaan, invensi dan inovasiIPTEKS untuk memecahkan permasalahan kehidupan manusia.
  3. Meningkatnya kualitas pelayanan publik berbasis IPTEKS yang transparan, akuntabel dan aksesibel.
  4. Meningkatnya kapasitas kerjasama untuk mensinergikan potensi sumberdaya yang dimiliki universitas dengan potensi masyarakat serta meningkatkan pengakuan (recognition) masyarakat pada tingkat lokal, nasional, dan internasional

Strategi Pengembangan :

  1.  Meningkatkan relevansi dan kapasitas program studi terhadap pemenuhan kebutuhandan tuntutan pemangku kepentingan (stokeholders), serta perkembangan IPTEKS berbasis pola ilmiah pokok.
  2. Meningkatkan kemampuan tenaga pendidik, mahasiswa, dan tenaga kependidikan dalam pergaulan internasional.
  3. Mengefektifkan integrasi pola ilmiah pokok pada design dan implementasi kurikulum.
  4. Meningkatkan kompetensitenaga pendidik yang gayut dengan pola ilmiah pokok.
  5. Meningkatkan efisiensi, efektivitas, produktivitas proses pembelajaran dan pengelolaan pendidikan berbasis penjaminan mutu, serta pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi.
  6. Meningkatkan fasilitas dan infrastruktur pendidikan, penelitian, serta penerapan IPTEKS.
  7. Meningkatkan pemerataan pendidikan melalui peningkatan keterjangkauan, kesetaraan, dan keterjaminan akses untuk memperoleh pendidikan tinggi, terutamabagi masyarakat yang kurang mampu secara ekonomis dan masyarakat di daerah tertinggal.
  8. Mengembangkan kampus yang nyaman dan hijau.
  9. Meningkatkan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
  10. Meningkatkan kegiatan penelitian yang terintegrasi untuk mewujudkan invensi dan inovasi yang dapat memecahkan berbagai persoalan perdesaan, serta pengembangan budaya lokal yang selanjutnya dapat dikembangkan untuk memecahkan permasalahan pada tingkat daerah, nasional, dan internasional.
  11. Meningkatkan perolehan Hak atas Kekayaan lntelektual (HAKI)yang berorientasi pada peningkatan pemberdayaan masyarakat dan daya saing bangsa.
  12. Meningkatkan diseminasi karya IPTEKS melalui publikasi kepada masyarakat akademik serta pengguna baik pada tingkat lokal, nasional, dan internasional.
  13. Meningkatkan implementasi karya IPTEKS dengan melibatkan masyarakat akademik, pengguna, dan industri.
  14. Meningkatkan efektivitas dan efisiensi tata kelola universitas melalui pemanfaatan sistem informasi dan teknologi komunikasi.
  15. Meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas pokok dan fungsi.
  16. Meningkatkan kapasitas kepemimpinan yang visione; kuat, dan keteguhan prinsip (strong and determined leadership).
  17. Meningkatkan kompetensi, komitmen, kemandirian, managerial, serta adaptabilitas sumberdaya manusia dalam melaksanakan tugas dan fungsi manajemen,
  18. Meningkatkan kualitas pengukuran dan evaluasi kinerja manajemen internal guna mewujudkan manajemen pendidikan tinggi yang profesional.
  19. Mengembangkan dan menerapkan sistem karier berbasis meritokrasi.
  20. Meningkatkan kesejahteraan staf secara bertahap, berkeadilan, dan beradab.
  21. Mengembangkan dan menerapkan sistem penjaminan mutu pengelolaan perguruan tinggi.
  22. Mengembangkan perencanaan berbasis kinerja.
  23. Meningkatkan kualitas tugas, fungsi, serta peran badan normatif universitas dan fakultas.
  24. Meningkatkan akses masyarakat melalui pengenalan publik terhadap potensi dan sumberdaya yang dimiliki universitas
  25. Meningkatkan kerjasama dengan berbagai institusi dalam dan luar negeri untukpenggalangan sumberdaya guna mendukung kegiatan pendidikan, penelitian, alih teknologi, dan pemberdayaan masyarakat.
  26. Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam penjaminan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi.
  27. Meningkatkan revenue generating activities(RGA) dan revenue generating unit(RGU)melalui pengembangan kerjasama bidang pendidikan, penelitian danpengabdian masyarakat, serta pemanfaatan HAKI dan potensi sumberdaya yang dimiliki universitas.