News

DEKLARASI GERAKAN ANTI SEPARATISME, PELANTIKAN KABINET SINERGIS BEM UNSOED, DAN STADIUM GENERAL

PelantikanPengurus BEM UnsoedKabinet “Sinergis”

Setelah lebih dari dua pekan melakukan proses screening (seleksi) calon pengurus BEM Unsoed KabinetSinergisPeriode 2011/2012 yang dilaksanakanlangsungolehPresidendanWakilPresidenterpilih, MuharamNurdiyandan Anton Maulana, akhirnyaterpilih 53 mahasiswa yang terdiridari 1 SekretarisKabinet, 3 MenteriKordinator (Menko), 6 Menteri, dan 43 orang staff. Sebagaipuncakdarirangkaian agenda screening ,Kamis, 5 Mei 2011 dilaksanakanpelantikandenganmembacakanikrarpengurus BEM Unsoed yang dipimpinlangsungolehPresiden BEM Unsoed, MuharamNurdiyan. “Ikrarinisebagaikomitmenpengurusuntukmenjalankanamanahnyaselamasatuperiodekepengurusandenganpenuh tanggungjawab ”, tegasnya.

DeklarasiGerakan anti Separatisme

SelainPelantikanPengurus, kesempataninijugadimanfaatkansebagaisaranauntukmenyikapiisumunculnyaGerakanSeparatismedarisalahsatuorganisasi yang mengatasnamakan Negara Islam Indonesia (NII) yang telahmeresahkanmasyarakatkhususnya orang tuamahasiswa. Sehubungandenganbanyaknyamahasiswa di berbagaiperguruantinggi di Indonesia yang menjadikorbancuciotak(brain wash) NII, tidakterkecuali di kampusUniversitasJenderalSoedirman, Purwokerto.“Kami mengetahuibahwabeberapatemanmahasiswaUnsoedada yang terekrutjaringan NII, halinitelahmembuatresahmasyarakatkhususnya orang tuamahasiswadantelahmemunculkan stigma negativeterhadapkampusdanorganisasi-organisasikemahasiswaan.Olehkarenaitu, untukmenyikapipermasalahanini, kami inginmempertegasdanmembersihkannamabaikkampusdanorganisasi kami sebagailembaga yang bersihdanterbebasdari NII, melaluiDeklarasiGerakan anti Separatisme”, paparMuharamNurdiyan

 

Turutberpartisipasi pulaBadanEksekutifMahasiswa (BEM) berbagaikampus, di antaranya BEM SekolahTinggi Agama Islam Negeri (STAIN), dan BEM UniversitasMuhammadiyahPurwokerto (UMP).Selainitujugaadadariorganisasiekstrakampus di antaranyaadalah KAMMI, HMI DIPO, HMI MPO,danIMM. Kami sepakatuntukmenolaksecarategasadanyabentuktindakanseparatismsalahsatunyaadalahgerakan NII yang akanmengancamkeutuhan NKRI, “tegasMuharamNurdiyan, Presiden BEM Unsoed.

Selaindaripihakmahasiswa, piagamdeklarasi disaksikanolehKomandanResorMiliter (Danrem) 071 WijayakusumaKolonelInf. NonoSuharsono, KapolresAjunKomisarisBesarPolisi (AKBP) UntungWidyatmoko,  PembantuRektor  II Unsoed, Dr. EkoHaryanto, M.Si.Akt., dandariPemkabBanyumas diwakiliolehKepalaKesatuanBangsaPolitikdanPerlindunganMasyarakat (Kesbangpolinmas) Ir. DidiRudiwantoyang bersama-samamenandatanganipiagamdeklarasiGerakan anti Separatisme di kampusUniversitasJenderalSoedirman.

“Ada tiga hal yang kami deklarasikan, yakniseluruhmahasiswamenyatakankesetiaandancintaterhadap NKRI, menolakdengantegassegalabentuktindakanseparatisme yang secaranyatatelahmerusaktatanandanmengancamkeutuhan NKRIsertabekerjasamadanmendukungsegalabentukpencegahan, pemberantasandanpenindaktegasanterhadapbentukseparatisme. Saatsekarangtengahmarakadanyagerakanseparatisme yang mengatasnamakangerakan NII”,tegasMuharamNurdiyan.

Stadium General

Usaipenandatanganandeklarasi, paramahasiswamengikuti Stadium General yang disampaikanolehDanrem 071 Wijayakusuma, KapolresBanyumas, danPemkabBanyumas, stadium General inimengambiltema, “PertahanandanKeamanandalamDinamika Pembangunan Daerah”.

Bahasa Indonesia