News

Wisnu Widjanarko Menambah Jumlah Doktor di UNSOED

Wisnu Widjanarko Ketua Laboratorium Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto dinyatakan lulus dalam Sidang Promosi Doktor Universitas Pajajaran Bandung pada hari Kamis 5 Mei 2011 pukul 15.30 WIB oleh Ketua Pimpinan Sidang  yaitu Prof. Dr. H. Mahfud Arifin Ir, MS dengan nilai Cumlaude.  Dari data Kepegawaian Unsoed sampai akhir Pebruari 2011 bahwa jumlah Staf Edukatif 1.011 orang yang bergelar Sarjana Strata satu masih 143 orang, Strata Dua (S2) 738 orang dan Strata Tiga 131 orang.

Wisnu-yang lahir di Jakarta 33 tahun lalu- merupakan dosen yang meraih gelar Doktor ke 3 di Jurusan Komunikasi Fisisp Unsoed.  Wisnu menyampaikan disertasinya dengan judul “ Pola Komunikasi Pasangan Suami Istri Dalam Perkawinan Beda Agama “  di dalam sidang promosinya.  Wisnu melakukan studi fenomenologi sosial tentang motif dan adaptasi pola komunikasi pada pasangan suami istri etnis jawa dalam perkawinan beda agama Islam-Katolik.

Wisnu mengungkapkan bahwa poa komunikasi pasangan suami istri jawa yang terikat dalam perkawinan beda agama meliputi aspek-aspek motif atau account dan adaptasi komunikasi.  Terdapat dua tipe motif komunikasi yaitumotif permakluman dan motif pembenaran.  Motif permakluman adalah motif yang merujuk kepada pernyataan atas pilihannya untuk terikat dalam perkawinan beda agama dengan kesadaran bahwa banyak orang dalam kehidupan mereka yang kesulitan memahami dan menerimanya.  Sedangkan motif pembenaran adalah motif yang merujuk pada pernyataan atas pilihannya terikat perkawinan beda agama sebagai suatu yang diyakini menjadi jalan kehidupan mereka dan menganggap tidak ada sesuatu yang salah dari hal tersebut.  Motif permakluman dibangun oleh landasan kecintaan kepada pasangan, afiliasi religius yang tidak terlalu taat menjalankan ibadah disertai resistensi orang tua sebagai significant other.  Motif pembenaran dibangun oleh landasan kecintaan pasangan, afiliasi religius yang tidak terlalu taat dalam menjalankan ibadah tanpa diserta resistensi orangtua sebagai significant other.(hp)

Bahasa Indonesia