News

Malam Resepsi Dies Natalis ke-48 UNSOED dan Penganugerahan UNSOED Award

[unsoed.ac.id, Senin,31/10/11] Malam resepsi Dies Natalis ke-48 UNSOED dan Penganugerahan UNSOED Award yang dilaksanakan pada hari Jum’at malam, 28 Oktober 2011 di Auditorium Graha Widyatama tidak sekedar berlangung sangat meriah.  Acara yang dikemas sangat apik, dekorasi dan lampu pertunjukan yang menarik, serta penampilan tari, lagu, sulap, keroncong dan kreasi luar biasa dari mahasisa-mahasiswi UNSOED tersebut penuh energi semangat, penuh makna.  Mungkin inilah malam resepsi paling meriah Dies Natalis UNSOED.  Hal ini menjadi sangat istimewa saat sebagian besar stakeholder menghadiri acara ini sebagai bentuk apresiasi. Belum lagi para mahasiswa yang menambah acara malam itu menjadi semakin semarak.

Rangkaian acara Dies Natalis UNSOED ke-48 sendiri telah berlangsung sejak bulan Juli. Berbagai kegiatan telah digelar, mulai dari pengobatan gratis, launching Bike to Work (B2W), pasar murah, penyuluhan di berbagai tempat, sunatan masal, pengobatan gratis, pagelaran wayang kulit di beberapa tempat, seminar nasional dan seminar internasional, napak tilas jejak pejuang kemerdekaan, pertandingan olah raga, donor darah, performa seni dan budaya Kakang-Mbekayu dan Bapa-Biyung, dan kegiatan lain berkaitan dengan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.  Demikian digambarkan oleh Dr. Hariyadi, M.Si dalam laporannya sembari tak lupa menyampaikan terimakasih kepada para pihak yang terlibat dan mendukung kegiatan dies natalis seperti Para Bupati Kepala Daerah dan masyarakatnya, Perbankan, Alumni, dan seluruh stakeholder yang banyak membantu kegiatan Dies Natalis ke-48 UNSOED sehingga berjalan lancar sampai malam resepsi dilaksanakan.

Dies Natalis sejatinya adalah sebuah momen perenungan dalam upayanya memaknai kembali hakikat eksistensi suatu institusi pendidikan tinggi.  Dies Natalis sesungguhnya merupakan waktu dimana setiap sivitas universitas meneguhkan kembali rasa kepemilikan dan kebanggaan terhadap almamater.  Melalui dies natalis pula, seluruh insan wiyata tinggi menghadirkan kembali motivasi dan inspirasi untuk memuliakan pencapaian tridharma perguruan tinggi.  Demikian Rektor UNSOED, Prof. Drs. Edy Yuwono, Ph.D menyampaikan dalam sambutannya.

“UNSOED dalam dies natalis ke-48 ini mengambil tema ‘UNSOED Mengapresiasi’, maknanya UNSOED sepenuhnya menyadari, bahwa pencapaian UNSOED sejatinya adalah pencapaian dari seluruh pihak bukan prestasi 1-2 orang belaka” demikian kata Rektor UNSOED. Maka dalam kesempatan kali ini UNSOED  memberikan apresiasi kepada mahasiswa, tenaga administrasi, dan alumni yang telah memuliakan kebesaran UNSOED. UNSOED juga mengapresiasi kepada para pimpinan daerah yang dengan UNSOED telah bersama-sama memberikan pelayanan yang terbaik kepada publik, melalui implementasi hasil-hasil riset dan pengabdian kepada masyarakat yang bermuara pada peningkatan taraf hidup masyarakat itu sendiri.

Para kepala daerah yang menerima UNSOED Award adalah Bupati Banyumas, Bupati Purbalingga, Bupati Brebes, Bupati Pemalang, Bupati Cilacap, Bupati Pekalongan, dan Bupati Wonosobo.  UNSOED Award diberikan langsung oleh Rektor UNSOED Prof. Edy Yuwono, Ph.D.  Sementara itu di bidang penelitian Dr. Suwarto (dosen Fakultas Pertanian) menjadi penerima UNSOED Award.  Di bidang pengabdian masyarakat penerima UNSOED Award adalah Dr. Ir. Ahmad Sodiq, dan di bidang pendidikan penerima UNSOED Award adalah Dr. Suliyanto, MM dari Fakultas Ekonomi.  Para mahasiswa berprestasi juga mendapat apresiasi UNSOED Award.  Akardiyansah Pandu (Fakultas Pertanian) menerima UNSOED Award atas prestasinya dalam PKM Kewirausahaan, Ginanjar Agung  (FISIP) mendapat UNSOED Award atas prestasinya menjadi Duta Wisata Nasional, dan Shanti Welyanti (FST) menerima UNSOED Award atas prestasinya sebagai pemanjat tebing tercepat se-ASEAN dan peringkat 8 dunia.  Dianugerahkan pula UNSOED Award bagi pengelolaan website kategori Website Subdomain Terbaik yang dimenangkan oleh subdomain bio.unsoed.ac.id (Fakultas Biologi) dan kategori Website Subdomain dengan Progress Terbaik yang dimenangkan oleh subdomain faperta.unsoed.ac.id (Fakultas Pertanian).

Dalam usianya yang hampir setengah abad, UNSOED juga berusaha meneguhkan branding, positioning, dan segmentation sebagai institusi yang cerdas dan dapat diandalkan di bidang pengembangan sumberdaya pedesaan dan kearifan lokal.  “Pada kerangka itulah, maka UNSOED khususnya di tahun ini mulai meningkatkan jejaringnya secara sistematis baik di dalam dan luar negeri sekaligus mendesain tatalaksana aksesibilitas informasi, promosi, dan kehumasan secara komprehensif. Melalui peningkatan tersebut, diharapkan rekognisi publik atas UNSOED dapat meningkat dalam kerangka yang konstruktif dan positif” demikian disampaikan oleh Rektor UNSOED. Dalam kerangka perkembangan UNSOED ke depan, Rektor mengatakan, “Insya Allah, UNSOED juga mencanangkan diri bersiap menuju World Class Civic University yakni berusaha menyelenggarakan proses pembelajaran, riset dan aplikasinya yang diakui dunia internasional dengan menekankan pada kemanfaatan produknya bagi kemaslahatan masyarakat”.  Acara malam resepsi semakin lengkap saat dipungkasi dengan pagelaran wayang kulit dari ISI Surakarta, tepat beberapa menit setelah penandatangan MoU dengan UNSOED.

Selamat Dies Natalis ke-48 UNSOED.  Maju terus pantang menyerah !(HP)

Rev : Mohon maaf diberita sebelumnya sempat terjadi kesalahan pemuatan nama penerima UNSOED Award bidang Pengabdian masyarakat dan bidang pendidikan

Bahasa Indonesia

Kategori: