News

Siap Majukan Potensi Kepariwisataan Lokal, Pusat Penelitian Budaya Daerah & Pariwisata LPPM UNSOED Gelar FGD dengan Stakeholder se-Eks Karesidenan Banyumas & Pekalongan

Guna mengidentifikasi sekaligus mencari solusi untuk peningkatan kepariwisataan di Jawa Tengah, khususnya di wilayah barat dan selatan, Pusat Penelitian Budaya Daerah & Pariwisata LPPM UNSOED bekerjasama dengan BI Purwokerto, Selasa (1/11) menyelenggarakan Focus Group Discussion, bertajuk  Potensi dan Tantangan Daerah  dalam Menyambut Visit Jateng 2013.

Hadir dalam acara yang digelar di Gedung Bank Indonesia – Purwokerto ini, dihadiri oleh para pemangku kepentingan, yakni para kepala dinas pariwisata dan kebudayaan se-Eks Karesidenan Banyumas dan Pekalongan, pimpinan BI, pejabat dari Badan Koordinasi Wilayah III Jawa Tengah. Tidak hanya dari kalangan eksekutif daerah, hadir pula Manager Operasional Angkutan Penumpang PT. KAI DAOP V, Komandan Landasan Udara  Wirasaba – Purbalingga, Sekretaris Persatuan Hotel dan Restoran (PHRI) Banyumas, Manager Operasional Bandara Tunggul Wulung Cilacap, Perwakilan Asita Banyumas Rudiant Tour, Pelaku Pariwisata dan Budaya  Manager Cowong Sewu Banyumas, Manger Purbamas Purbalingga, anggota DPRD, Depari Banyumas,  Pelaku/Pengelola Wisata serta dari kalangan wartawan.

Menurut Ketua Puslitbudpar LPPM UNSOED, Dr. Rawuh Edy Priyono, dalam FGD terungkap bahwa masih ada potensi-potensi yang harus dikembangkan lebih lanjut dan masih terdapat beberapa kendala dalam upaya pengembangan pariwisata.  Keadaan ini berusaha diidentifikasi sedini mungkin sehingga masih cukup waktu untuk menyambut “Visit Jateng 2013”. Ditambahkan Dr. Rawuh, kendala yang cukup menonjol adalah mengenai sarana dan prasarana, minimnya koordinasi lintas sektoral dan lintas wilayah, dan kurangnya promosi karena terbatasnya anggaran di mana sesungguhnya promosi bersama menjadi penting dan harus dikelola dengan baik. (REP/Wis) 

Bahasa Indonesia

Kategori: