Skip to main content

Peran UNSOED dalam riset bidang absorpsi karbon

Mangrove bukan lagi sekedar sekelompok tumbuhan yang mampu hidup di daerah pasang surut di daerah tropis. Akan tetapi karena fungsinya yang sangat penting dan strategis menjadikan mangrove sebagai ekosistem kompleks yang menunjang banyak kehidupan di sekelilingnya. Secara ekologis, mangrove berperan sebagai  habitat untuk mencari makan (feeding ground), tempat pembesaran (nursery ground) dan tempat pemijahan (spawning ground) banyak biota laut atau biota perairan lainnya termasuk yang memiliki nilai ekonomi penting seperti ikan, udang dan kepiting. Ekosistem ini juga berperan besar dalam proses penyerapan dan penyimpanan karbon dari atmosfer karena jumlah biomassa dan produktivitasnya yang tinggi. Aktivitas manusia di sekitar mangrove menyebabkan ekosistem ini mengalami tekanan dan kerusakan yang semakin parah. FAO melaporkan bahwa pada tahun 2005, di Indonesia tinggal sekitar 2,9 juta hektar mangrove yang tersisa dengan laju penurunan sebesar 50.000 hektar per tahun.

Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED), sebagai lembaga pendidikan tinggi juga berkomitmen dalam berbagai program pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan hidup yang lestari termasuk ekosistem mangrove. UNSOED telah lama berkecimpung dalam berbagai riset tentang sumberdaya hayati di eksositem mangrove termasuk kajian ekologi dan konservasinya. Pemberdayaan masyarakat di sekitar ekosistem ini juga telah mendapat perhatian dan dukungan dari UNSOED dalam rangka tridarma perguruan tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat. Fasilitas dan laboratorium yang lengkap dan memadai telah tersedia di UNSOED untuk menunjang berbagai kegiatan riset dan alih teknologi pada ekosistem dan masyarakat pada zona sekitar mangrove. Ekosistem mangrove Segara Anakan Cilacap yang berjarak sekitar 60 km dari UNSOED menjadi pusat riset lapangan dengan aksesibilitas yang baik.  Didukung oleh tenaga peneliti yang handal dengan kepakaran yang baik serta kerjasama dengan berbagai institusi yang kredibel baik di dalam dan luar negeri.

Berbagai peran UNSOED telah terlihat nyata melalui beberapa kegiatan seperti :

Peduli Bahaya Pemanasan Global, Mahasiswa Kelautan FST UNSOED Gelar Operasi Konservasi Mangrove di Cilacap
... dari deforestasi dan degradasi hutan, khususnya hutan mangrove. Sebagai vegetasi khas pesisir, mangrove merupakan ekosistem antara yang membangun keseimbangan ekosistem. ...
 
UNSOED Kembangkan Sayap Kerjasama bidang Konservasi Mangrove bersama negara-negara ASEAN & Jepang
Mangrove merupakan komunitas tumbuhan yang hidup pada daerah pasang surut di ... pada ekosistem ini. Akan tetapi kerusakan ekosistem mangrove di Indonesia telah sampai pada tahap yang kritis yang terindikasi ... bagi UNSOED untuk terlibat di dalam program konservasi mangrove.  Setelah mengawal issue mangrove pada berita sebelumnya : ...
 
UNSOED, REDD Plus & Kementerian Koordinator Kesejateraan Rakyat RI : Siap Kawal Isu Perubahan Iklim Berbasis Pengelolaan Hutan Mangrove Harmonik
... manusia dalam pengelolaan sumberdaya alam, seperti mangrove deforestration sedikit banyak dan cepat atau lambat akan mempercepat peningkatan emisi karbon. Tidak hanya itu, kerusakan hutan mangrove dapat merusak kualitas biodiversitas sekaligus akan menurunkan ...
 
Implementasi REDD Plus, Persembahan UNSOED untuk Bumi Ramah Huni
... UNSOED diminta untuk secara spesifik terlibat dalam hutan mangrove, namun tidak berarti UNSOED abai dengan upaya pengurangan emisi dari ...

Kepakaran UNSOED di Bidang Sumberdaya Pedesaan Diapresiasi dalam Pertemuan Bilateral Indonesia & Amerika Serikat

... peningkatan kualitas lingkungan hidup berbasis hutan mangrove yang baru saja digagas inisiasinya. Dalam acara yang dihadiri ...