[unsoed.ac.id, Rab, 11/02/26] — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) melaksanakan Aksi Tanggap Bencana Alam berupa penyaluran bantuan dan kerja bakti bersama Tim Relawan Tanggap Bencana, Kamis (5/2/2026). Kegiatan dilaksanakan di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, yang terdampak cukup parah akibat longsor dan banjir bandang sejak 23 Januari 2026.
Aksi kemanusiaan ini melibatkan 26 mahasiswa yang tergabung dalam Tim Relawan Tanggap Bencana KKN Unsoed dari berbagai desa penempatan di wilayah Kecamatan Rembang. Kehadiran para relawan merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas mahasiswa terhadap masyarakat terdampak bencana.
Ketua Tim Tanggap Bencana KKN Unsoed, Muhammad Syafiq Aqila, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam membantu proses pemulihan pascabencana.
“Kehadiran seluruh relawan ini menjadi wujud nyata solidaritas mahasiswa dalam membantu mempercepat pemulihan masyarakat,” ujar Syafiq.
Dalam pelaksanaannya, tim relawan berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Serang, unsur TNI dan Polri, BPBD Purbalingga, tim medis, tim dapur umum, serta masyarakat setempat. Sinergi lintas unsur tersebut mendukung kelancaran kegiatan di lapangan.
Adapun rangkaian kegiatan yang dilakukan meliputi pembersihan lingkungan di area terdampak banjir dan longsor, termasuk jalan desa, permukiman warga, dan fasilitas umum yang tertimbun lumpur. Selain itu, relawan juga mendistribusikan bantuan logistik berupa bahan makanan pokok, air mineral, perlengkapan pendidikan anak, serta material bangunan bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan.
Mahasiswa turut membantu operasional dapur umum dengan menyiapkan konsumsi bagi warga terdampak dan petugas lapangan. Kegiatan pendataan warga juga dilakukan untuk memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran.
Sebagai bagian dari upaya pemulihan psikososial, relawan mengadakan kegiatan edukasi dan trauma healing bagi anak-anak. Program ini bertujuan memulihkan rasa aman, menumbuhkan kembali semangat belajar, serta menghadirkan aktivitas positif pascabencana.
Seluruh kegiatan berjalan tertib dan lancar dengan partisipasi aktif masyarakat. Warga menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa yang dinilai membawa semangat dan energi baru dalam proses pemulihan desa.
Kegiatan ini menjadi bentuk implementasi pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, sekaligus memperkuat nilai kepedulian sosial dan semangat gotong royong dalam menghadapi situasi bencana.
#unsoed1963#merdekamajumenduniaberdampak#sdgs3#sdgs4
