Publish: 1 Oktober 2026 - 07.00 WIB - Views Count: 0 Tayangan
[unsoed.ac.id, Kam, 1/10/26] Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman (FK Unsoed) menggelar bakti sosial sebagai bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-25 FK Unsoed. Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Wakil Bupati Banyumas, Minggu (27/9/2026), tersebut menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan dan penyuntikan intraartikular secara gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi FK Unsoed bersama Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) dalam rangka World Heart Day (WHD) 2026. Pelaksanaannya turut melibatkan Yayasan Jantung Indonesia (YJI), Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Banyumas, Muslimat NU, serta Gabungan Organisasi Wanita (GOW).
Bakti sosial diawali dengan proses screening untuk mengetahui kondisi kesehatan peserta sekaligus memastikan kesesuaian tindakan medis yang akan diberikan. Pemeriksaan tanda-tanda vital dilakukan oleh dokter muda (co-assistant) yang sedang menjalani stase Kardiologi, Ilmu Penyakit Dalam, dan Neurologi.
Setelah melalui proses screening, peserta yang memenuhi kriteria mendapatkan tindakan penyuntikan intraartikular sesuai indikasi medis. Tindakan tersebut dilakukan oleh dokter spesialis neurologi, dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis anestesi, serta residen Neurologi FK Unsoed.
Dokter Spesialis Neurologi FK Unsoed, dr. Prasetyo Tri Kuncoro, Sp.N., menjelaskan bahwa penyuntikan intraartikular dapat menjadi salah satu pilihan terapi bagi pasien dengan keluhan persendian tertentu, terutama yang mengalami nyeri dan keterbatasan gerak.
“Penyuntikan intraartikular bermanfaat pada pasien-pasien dengan keluhan persendian tertentu, terutama mereka yang mengalami nyeri dan keterbatasan gerak. Melalui tindakan ini, obat dapat diberikan langsung pada area persendian yang mengalami masalah sehingga diharapkan dapat membantu mengurangi keluhan dan meningkatkan kemampuan pasien dalam beraktivitas,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Dies Natalis ke-25 FK Unsoed, dr. Gema Citra Dwijayanti, M.Si.Med., Sp.JP., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas disiplin dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Kesehatan merupakan tanggung jawab bersama. Kolaborasi antara berbagai disiplin ilmu kedokteran, institusi pendidikan, dan organisasi masyarakat seperti ini menjadi langkah positif untuk memberikan pelayanan sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan,” ungkapnya.
Selain memberikan pelayanan kesehatan secara langsung, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi peserta didik FK Unsoed. Keterlibatan dokter muda dan residen memberikan kesempatan untuk memperoleh pengalaman dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat dengan tetap mengedepankan profesionalisme dan keselamatan pasien.
Menurut Gema, kegiatan bakti sosial tersebut sekaligus menjadi bagian dari refleksi perjalanan 25 tahun FK Unsoed dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi.
“Melalui pengabdian kepada masyarakat, FK Unsoed terus berupaya menghadirkan kontribusi nyata sekaligus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak,” ujarnya.
Memasuki usia ke-25, FK Unsoed berkomitmen untuk terus mengembangkan kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Upaya tersebut diharapkan semakin memperkuat kontribusi FK Unsoed bagi masyarakat serta mendukung peningkatan kualitas kesehatan di Banyumas dan sekitarnya.
#unsoed1963 #merdekamajumendunia #berdampak




