Publish: 22 September 2026 - 07.00 WIB - Views Count: 0 Tayangan
[unsoed.ac.id, Sel, 22/9/26] Dosen Program Studi Teknologi Pangan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Achmad Wildan, S.Pi., M.Si., menjadi salah satu pembicara dalam interactive talkshow pada Food Ingredients (FI) Asia 2026, pameran industri makanan dan minuman berskala Asia yang berlangsung pada 16–18 September 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta.
Wildan tampil pada hari kedua, 17 September 2026, di panggung Snack Bar yang diselenggarakan oleh Inaviga Indonesia. Ia mengisi Sesi 2 bertema “Functional Snacking” dengan materi “Food Design for Satiety and Weight Management”.
Dalam paparannya, Wildan membahas konsep perancangan camilan yang tidak hanya mempertimbangkan cita rasa, tetapi juga dapat memberikan rasa kenyang dan mendukung pengelolaan berat badan. Topik tersebut relevan dengan perkembangan pasar pangan yang semakin memperhatikan produk camilan sehat, khususnya yang mengandung serat.
Menurut Wildan, pengembangan produk camilan perlu dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek secara terpadu, mulai dari komposisi bahan, karakteristik produk, hingga respons konsumen.
“Pendekatan berbasis food design dapat menjadi salah satu strategi untuk menjembatani kebutuhan konsumen dengan inovasi industri pangan. Kolaborasi antara akademisi dan industri menjadi penting agar hasil kajian dan pengembangan teknologi pangan dapat diterapkan dalam produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar,” ujar Wildan.
Pada sesi tersebut, Wildan berbagi panggung dengan Maria Dewi P. T. Gunawan Puteri dari Swiss German University, Yonathan Susilo dari Lautan Natural Krimerindo, dan Polye Zhong dari New Trend.
Secara keseluruhan, hari kedua menghadirkan delapan pembicara dari kalangan akademisi dan industri. Para pembicara berasal dari sejumlah perguruan tinggi, di antaranya IPB University, Universitas Bakrie, Swiss German University, dan International University Liaison Indonesia (IULI), serta pelaku industri Lautan Natural Krimerindo, Robert Asia Pte Ltd, dan Crocklan Oils Sdn Bhd. Selama tiga hari penyelenggaraan, Snack Bar menghadirkan sekitar 15 topik yang beragam.
Sesi interactive talkshow tersebut diikuti pengunjung dari berbagai latar belakang, mulai dari akademisi dan mahasiswa, praktisi industri, exhibitor, hingga masyarakat umum. Format interaktif memberikan ruang bagi peserta untuk berdiskusi mengenai perkembangan dan peluang inovasi produk pangan sehat dan fungsional.
Keterlibatan dosen Unsoed dalam forum tersebut menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam mempertemukan pengetahuan akademik dengan kebutuhan industri, sekaligus memperkuat jejaring kolaborasi untuk mendorong inovasi di bidang pangan.





