Publish: 31 Juli 2026 - 07.00 WIB - Views Count: 0 Tayangan
[unsoed.ac.id, Jum, 31/7/26] Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) kembali membuka peluang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar dan bekerja di tingkat internasional. Sebanyak 10 mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan FIB Unsoed diberangkatkan sebagai peserta batch pertama Program International Internship di Palm Garden Hotel, Putrajaya, Malaysia.
Program magang internasional tersebut berlangsung selama enam bulan, mulai bulan Juli 2026 sampai dengan Januari 2027. Selama mengikuti program, para mahasiswa akan terlibat langsung dalam operasional industri perhotelan bertaraf internasional, sekaligus memperoleh pengalaman bekerja di lingkungan multikultural yang melibatkan tenaga profesional dan tamu dari berbagai negara.
Peserta berasal dari Program Studi Sastra Inggris, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa Jepang, D3 Bahasa Inggris, dan D3 Bahasa Mandarin. Program ini merupakan hasil kerja sama FIB Unsoed dengan World Skills Academy (WSA) yang telah memasuki tahun ketiga sebagai bagian dari upaya memperluas akses pengalaman kerja internasional bagi mahasiswa.
Selain memperoleh penempatan magang, para peserta juga mendapatkan pembekalan untuk mempersiapkan diri menghadapi budaya kerja global, mulai dari komunikasi profesional, standar pelayanan industri hospitality, hingga kemampuan beradaptasi dengan lingkungan sosial dan budaya yang berbeda.
Anggota Tim Kerja Sama Luar Negeri FIB Unsoed, Dr. Ririn Kurnia Trisnawati, M.A., mengatakan bahwa program magang internasional menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi sekaligus mengasah kesiapan menghadapi dunia kerja global.
"International Internship memiliki tantangan tersendiri. Mahasiswa perlu mempersiapkan kondisi mental, kemampuan finansial, kelengkapan administrasi, kemampuan berkomunikasi, serta kesiapan beradaptasi dengan budaya dan lingkungan kerja yang berbeda. Hal tersebut menjadi penting karena mereka akan menjalani magang internasional di Malaysia selama enam bulan," ujarnya.
Menurut Ririn, kesiapan mental menjadi faktor penting agar mahasiswa mampu menghadapi tuntutan pekerjaan, beradaptasi dengan lingkungan baru, serta menjalani kehidupan yang jauh dari keluarga. Di sisi lain, kesiapan administrasi dan finansial juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan program.
Program International Internship turut mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi melalui pengalaman belajar di luar kampus dan keterlibatan mahasiswa dalam dunia kerja internasional. Bagi mahasiswa FIB yang menekuni bidang bahasa, sastra, budaya, dan komunikasi, pengalaman tersebut menjadi sarana untuk mengaplikasikan kemampuan bahasa asing dalam situasi profesional sekaligus memperkuat kompetensi komunikasi lintas budaya.
Selama menjalani magang, mahasiswa diharapkan mampu menunjukkan profesionalisme, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan bekerja dalam tim multikultural. Pengalaman tersebut juga diharapkan membentuk lulusan yang lebih mandiri, percaya diri, dan memiliki daya saing di pasar kerja global.
Keberangkatan batch pertama ini akan diikuti oleh batch berikutnya yang dijadwalkan menjalani magang di sejumlah hotel internasional di Malaysia, antara lain Sofitel Kuala Lumpur, Shangri-La Kuala Lumpur, serta Nilai Springs Resort & Golf Country Club. Melalui perluasan kerja sama dengan WSA, FIB Unsoed berkomitmen untuk terus meningkatkan jumlah mahasiswa yang memperoleh kesempatan mengikuti program internasional sekaligus memperluas jejaring kemitraan dengan dunia industri global. #unsoed1963#merdekamajumendunia#berdampak




