[unsoed.ac.id, Rab, 18/2/26] – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan hidup mewarnai peringatan Dies Natalis ke-60 (Lustrum XII) Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Sabtu (14/2/2026). Momentum bersejarah ini dirayakan melalui kegiatan jalan sehat dan penanaman pohon yang melibatkan ratusan peserta dari berbagai unsur.
Sivitas akademika, tenaga kependidikan, alumni, masyarakat sekitar kampus hingga mitra strategis tumpah ruah memadati halaman Gedung B Fapet Unsoed sejak pagi. Mereka bersama-sama menyusuri rute menuju Experimental Farm (Exp.Farm) baru, ikon transformasi fasilitas pendidikan peternakan modern di bawah naungan Unsoed.
Sejumlah mitra industri dan lembaga perbankan, instansi negeri, swasta turut mendukung kegiatan ini, di antaranya Bank BNI, Bank Syariah Indonesia, Bank Mandiri, Bank Jateng, BBPTU-HPT Baturraden, serta berbagai perusahaan dan pelaku usaha yang menjadi bagian dari ekosistem kolaborasi Fakultas Peternakan.
Momentum puncak peringatan ditandai dengan penanaman pohon Ketapang Kencana secara simbolis oleh Rektor Unsoed, Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc., Agr., IPU, ASEAN Eng., bersama Dekan Fapet Unsoed, Ir. Novie Andri Setianto, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPU, ASEAN Eng, di halaman Exp.Farm baru. Aksi ini menjadi representasi nyata komitmen kampus terhadap pembangunan berkelanjutan sekaligus penguatan ekosistem hijau di lingkungan pendidikan.
Dalam sambutannya sebelum pengibaran bendera start, dekan menyampaikan apresiasi atas dukungan para sponsor dan mitra. Ia juga mengumumkan kabar strategis terkait penguatan kolaborasi industri melalui peresmian kafe edukatif bertajuk Kandang Kopi, hasil kerja sama dengan Pringsewu Group.
“Kandang Kopi bukan hanya ruang usaha, tetapi juga ruang interaksi, diskusi akademik, praktikum, serta wadah pemberdayaan ekonomi kampus. Ini simbol sinergi antara dunia pendidikan dan industri,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor Unsoed Akhmad Sodiq menegaskan bahwa Dies Natalis ke-60 menjadi tonggak penting transformasi Fakultas Peternakan menuju fakultas unggul berbasis inovasi dan keberlanjutan.
“Pembangunan Exp.Farm baru, kolaborasi dengan mitra industri, serta kegiatan lingkungan hari ini menunjukkan bahwa Unsoed terus bergerak maju. Fakultas Peternakan harus menjadi pusat riset terapan yang berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.
Usai prosesi penanaman pohon, peserta melanjutkan perjalanan melewati Exp.Farm lama. Di lokasi tersebut, panitia membagikan produk hasil peternakan berupa susu sapi kemasan, telur ayam, dan telur asin sebagai bagian dari edukasi gizi serta hilirisasi produk ternak sebuah wujud konkret integrasi antara proses pembelajaran, produksi, dan pemberdayaan masyarakat.
Kemeriahan semakin terasa saat peserta kembali ke kawasan Gedung Fapet. Di Gazebo Fapet Unsoed, pengundian doorprize menjadi magnet antusiasme. Sebanyak 129 hadiah dibagikan, mulai dari peralatan rumah tangga hingga sepeda.
Hadiah super grand prize berupa dua unit kulkas dua pintu dan satu sepeda lipat produksi United Bike menjadi sorotan utama. Sementara grand prize meliputi tiga mesin cuci, tiga kulkas, satu unit televisi, dan tiga sepeda gunung (MTB). Adapun top prize berupa TV LED Aquos 32 inci dan dua Buket uang sebesar 760 dan 560 ribu rupiah semakin menyemarakkan suasana.
Pengundian berlangsung meriah dan transparan, dipandu Dr. Hermawan Setyo Widodo bersama Merryafinola Ifani, M.Pt disambut sorak sorai peserta yang memadati area gazebo.
Peringatan Dies Natalis ke-60 Fapet Unsoed menjadi refleksi perjalanan panjang institusi dalam membangun keunggulan akademik, memperkuat jejaring industri, serta meneguhkan komitmen terhadap kelestarian lingkungan. Sebuah perayaan yang tidak hanya merayakan usia, tetapi juga menegaskan arah masa depan menuju fakultas peternakan yang adaptif, inovatif, dan berdampak luas bagi masyarakat.

#unsoed1963#merdekamajumenduniaberdampak#sdgs4#sdgs12
