Berita

Dosen FIB Unsoed Wakili Indonesia Ikuti Program Pelatihan Metode Pengajaran Bahasa Jepang di Jepang

[unsoed.ac.id, Jum, 13/02/26] Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Eko Kurniawan, terpilih sebagai salah satu wakil dari Indonesia dalam program internasional “Japanese Teaching Methods Program for Japanese Teachers of Japanese Language (Winter)” yang diselenggarakan oleh The Japan Foundation Japanese Language Institute, Urawa, Jepang.

Program bergengsi ini berlangsung selama satu bulan, mulai 20 Januari hingga 16 Februari 2026, dan diikuti oleh 34 peserta dari 22 negara. Keterlibatan Eko Kurniawan dalam program ini menjadi bukti pengakuan internasional terhadap kualitas pengajar bahasa Jepang dari Indonesia sekaligus memperkuat posisi akademisi Indonesia dalam jejaring pendidikan global.

Partisipasi ini dinilai relevan dengan meningkatnya kebutuhan penguatan kompetensi pengajar bahasa Jepang di Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, minat generasi muda Indonesia untuk melanjutkan studi, magang, maupun bekerja di Jepang terus meningkat, sehingga kualitas pengajaran bahasa Jepang menjadi faktor penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang kompetitif.

Selama mengikuti pelatihan, peserta mendapatkan berbagai materi pengembangan profesional yang komprehensif, di antaranya perancangan pembelajaran (course design), penyusunan rencana pembelajaran, analisis bahan ajar, peningkatan kemampuan membaca dan penguasaan huruf Jepang, serta pemahaman strategi pengajaran berbasis praktik. Selain itu, peserta juga mengikuti kunjungan ke sekolah-sekolah di Jepang, proyek budaya, dan kegiatan peningkatan pemahaman lintas budaya.

Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan metodologis, tetapi juga pada penguatan perspektif global dalam pengajaran bahasa Jepang sebagai bahasa asing. Para peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan bertukar pengalaman dengan pengajar dari berbagai negara, sehingga tercipta ruang kolaborasi internasional dalam pengembangan pendidikan bahasa.

Eko Kurniawan menyampaikan bahwa pengalaman mengikuti program ini memberikan wawasan baru tentang pendekatan pengajaran bahasa Jepang yang lebih komunikatif, kontekstual, dan adaptif terhadap kebutuhan pembelajar di era global. Ia juga menekankan pentingnya integrasi budaya dalam proses pembelajaran bahasa agar mahasiswa tidak hanya memahami bahasa, tetapi juga nilai dan kebiasaan masyarakat Jepang.

Keikutsertaan dosen FIB Unsoed dalam program internasional ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Jepang di Indonesia, khususnya di lingkungan perguruan tinggi. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam proses pembelajaran, pengembangan kurikulum, serta peningkatan kompetensi mahasiswa.

Secara nasional, program ini juga mencerminkan semakin kuatnya hubungan kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Jepang, terutama dalam bidang pengembangan sumber daya manusia. Kehadiran pengajar Indonesia dalam forum internasional seperti ini menjadi bagian penting dalam memperkuat kualitas pendidikan bahasa asing dan mempersiapkan generasi muda yang siap berkiprah di tingkat global.

#unsoedmerdekamajumenduniaberdampak #sdgs4 #sdgs8 #sdgs17