Published: 30 October 2026 - 07:00 WIB - Views: 0 views
[unsoed.ac.id, Jum, 30/10/26] Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman (FEB Unsoed) melalui tim Center for Public Finance Research (CPFR) berkolaborasi dengan Balai Diklat Keuangan (BDK) Yogyakarta, Kementerian Keuangan RI, menyelenggarakan Kuliah Umum Kebijakan Fiskal, Rabu (28/10/2026). Mengusung tema “APBN untuk Negeri: Memahami Kebijakan Fiskal, Mengawal Akuntabilitas, dan Mendorong Pembangunan”, kegiatan ini diikuti oleh 180 mahasiswa FEB Unsoed.
Kuliah umum tersebut menjadi sarana edukasi bagi mahasiswa untuk memahami peran strategis Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai instrumen utama kebijakan fiskal. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak memahami bagaimana APBN berperan dalam menjaga stabilitas ekonomi, mendorong pertumbuhan nasional, serta memastikan pengelolaan keuangan negara berjalan secara transparan dan akuntabel.
Ketua Tim CPFR Unsoed, Dr. Ratna Setiyawati Gunawan, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kolaborasi dengan BDK Yogyakarta dan Kementerian Keuangan. Menurutnya, kemitraan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat keterhubungan antara dunia akademik dengan praktik kebijakan fiskal.
“Kami sangat bangga FEB Unsoed bisa terpilih dalam program CPFR dan menyelenggarakan kolaborasi kuliah umum bersama Balai Diklat Keuangan Yogyakarta dan Kementerian Keuangan. Kegiatan ini menjadi sarana penting agar mahasiswa tidak hanya menguasai teori di ruang kelas, tetapi juga mendapatkan pengalaman dan praktik nyata yang relevan dengan fenomena serta dinamika ekonomi yang sedang terjadi di Indonesia saat ini,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, para narasumber dari BDK Yogyakarta dan Kementerian Keuangan memberikan pemaparan mengenai proses perumusan kebijakan fiskal, tantangan perekonomian terkini, serta implementasi APBN dalam mendukung pembangunan nasional. Mahasiswa juga memperoleh wawasan mengenai pentingnya keterlibatan masyarakat, khususnya kalangan akademisi, dalam mengawal transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran negara.
Kolaborasi FEB Unsoed melalui CPFR bersama BDK Yogyakarta dan Kementerian Keuangan ini diharapkan dapat terus berlanjut. Sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas ruang pembelajaran praktis bagi mahasiswa sekaligus membangun generasi muda yang memiliki literasi fiskal, berpikir kritis, serta memiliki kepedulian terhadap pengelolaan keuangan negara dan pembangunan nasional.
#unsoed1963 #merdekamajumendunia #berdampak
