Published: 27 October 2026 - 07:00 WIB - Views: 0 views
[unsoed.ac.id, Sen, 26/10/26] Tim akademisi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) mendampingi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Provinsi Jawa Tengah dalam penyusunan Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi Berbasis Potensi Sumber Daya Lokal (RAD-PGBPSDL) Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026–2029. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari di Semarang ini melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) lintas sektor di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Penyusunan dokumen tersebut dilaksanakan melalui rangkaian Focus Group Discussion (FGD) yang mencakup empat agenda utama, yakni analisis situasi pangan dan gizi, penetapan prioritas strategi dan aksi, penyusunan rencana aksi, serta pembahasan dan penetapan dokumen RAD-PGBPSDL Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026–2029.
Tim tenaga ahli Unsoed yang terlibat dalam pendampingan ini terdiri atas Budi Dharmawan, S.P., M.Si., Ph.D.; Dr. Irene Kartika Eka Wijayanti, S.P., M.P.; Ratna Satriani, S.P., M.Sc.; dan Kunandar Prasetyo, S.P., M.Si. Kegiatan ini juga dihadiri David Colozza, Ph.D., Nutrition Specialist UNICEF Indonesia.
Kegiatan dibuka oleh Kepala BAPPEDA Provinsi Jawa Tengah, Yusmanto, S.Pi., M.Si. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya penyusunan RAD-PGBPSDL sebagai dokumen perencanaan pembangunan daerah, terutama dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat.
“Fenomena perubahan iklim yang kita rasakan saat ini sangat berdampak pada ketahanan pangan dan juga status gizi masyarakat, terlebih krisis energi juga ikut menjadi penyebab,” ujar Yusmanto.
Ia menambahkan, penguatan pangan lokal menjadi salah satu aspek yang perlu mendapat perhatian dalam dokumen tersebut. Hal ini sejalan dengan beragamnya potensi pangan lokal yang dimiliki Jawa Tengah dan dapat dikembangkan untuk mendukung ketahanan pangan serta perbaikan gizi masyarakat.
Rangkaian FGD ditutup oleh Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam BAPPEDA Provinsi Jawa Tengah, Dr. Erna Widijastuti, S.TP., M.Agribus. Ia menekankan bahwa penyusunan RAD-PGBPSDL merupakan wujud komitmen bersama lintas OPD dalam meningkatkan ketahanan pangan dan gizi masyarakat di Jawa Tengah.
Melalui pendampingan tim akademisi Unsoed dan koordinasi lintas sektor, dokumen RAD-PGBPSDL Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026–2029 diharapkan menjadi acuan operasional bagi setiap OPD dalam merencanakan dan melaksanakan program pangan dan gizi berbasis potensi sumber daya lokal. Dengan demikian, potensi pangan daerah dapat dioptimalkan untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas gizi masyarakat. #unsoedberdampak

