

[unsoed.ac.id, Sel 31/03/2026] Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) kembali menyelenggarakan Wisuda Periode ke-160 pada Selasa (31/03/2026) di Auditorium Graha Widyatama Prof. Rubijanto Misman. Pada periode ini, Unsoed mewisuda sebanyak 1.116 wisudawan dari berbagai jenjang pendidikan, sebagai bagian dari komitmen institusi dalam mencetak lulusan unggul dan berdaya saing. Bahkan, tidak hanya itu, tercatat 557 lulusan diantaranya dinyatakan lulus dengan pujian atau cumlaude. Sehingga, sampai saat ini, Unsoed telah memiliki lulusan sebanyak 128.491 orang.
Prosesi wisuda dilaksanakan dalam Sidang Terbuka Senat Universitas, yang berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan. Momentum ini menjadi penanda keberhasilan para mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan tinggi sekaligus awal dari perjalanan baru di dunia profesional dan pengabdian kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Rektor Unsoed Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc., Agr., IPU., ASEAN Eng. menyampaikan pesan strategis kepada para wisudawan agar mampu menghadapi tantangan global dengan kesiapan kompetensi dan karakter yang kuat.
“Untuk itu, maka dalam kesempatan yang penuh kebahagiaan ini, setidaknya ada lima hal yang kami titipkan, kiranya dapat menjadi penguat bagi para wisudawan, sehingga semakin memantapkan diri dalam berkiprah di dunia kerja dan di masyarakat,” ujar Rektor.
Ia menambahkan, “Pertama, memiliki wawasan yang terbuka, fleksibel, dan berdampak sosial yang nyata; Kedua, memupuk kematangan sikap mental dan perilaku resiliens dalam menyikapi ragam dinamika kehidupan; Ketiga, mengasah kecakapan literasi digital yang dipadukan dengan kearifan insani; Keempat, meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara profesional, sosial, serta personal; dan kelima, memperkokoh batiniah dengan senantiasa berpegang pada nilai-nilai religiusitas, spiritualitas, serta moralitas.”
Sementara itu, perwakilan wisudawan, Yossi Khoerul Izata, dalam sambutannya menegaskan bahwa gelar akademik yang diraih bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar.
“Sebagai insan yang telah menempuh pendidikan tinggi, kita tidak hanya membawa gelar, tetapi juga tanggung jawab moral. Tanggung jawab untuk tidak berhenti pada pencapaian hari ini, melainkan melanjutkannya dalam bentuk kontribusi nyata,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya kebermanfaatan ilmu bagi masyarakat. “Ilmu yang kita peroleh tidak akan memiliki arti jika hanya berhenti pada diri kita sendiri. Ia akan menemukan maknanya ketika digunakan untuk menyelesaikan permasalahan, ketika dibagikan untuk membantu sesama, dan ketika diwujudkan dalam tindakan yang membawa perubahan,” tambahnya.
Prosesi wisuda turut menghadirkan sesi motivasi dari perwakilan alumni, yakni Sularto Aras Hamka yang menjabat sebagai Wakil Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan PNM. Dalam sambutannya, ia mengajak para wisudawan untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja serta mendorong mereka agar mampu berkontribusi secara nyata bagi masyarakat.
Melalui momentum wisuda ini, Unsoed kembali menegaskan komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, serta kesiapan untuk berkontribusi di tingkat nasional maupun global.
#unsoedberdampak #sdgs4 #sdgs8 #sdgs16
