Berita

OJK Gelar Kuliah Umum di UNSOED untuk Tingkatkan Literasi Pasar Modal

[unsoed.ac.id, Jum, 29/08/25] Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Self-Regulatory Organization (SRO) pasar modal menggelar Kuliah Umum Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu (SEPMT) 2025 di Auditorium Graha Widyatama, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto.

Acara ini dihadiri lebih dari 1.100 mahasiswa dan civitas akademika Unsoed dengan tujuan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, khususnya di sektor pasar modal. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional OJK untuk mendorong pemahaman masyarakat terhadap produk-produk pasar modal sekaligus mengantisipasi maraknya investasi ilegal.

Rektor Unsoed, Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc.agr, IPU., ASEAN Eng menyampaikan bahwa literasi keuangan yang baik menjadi bekal penting bagi generasi muda agar lebih bijak dalam berinvestasi. “Mahasiswa tidak hanya harus cerdas secara akademik, tetapi juga melek keuangan agar mampu mengelola risiko sekaligus menangkap peluang investasi yang sehat,” ujarnya.

Sementara itu, Inarno Djajadi, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, menekankan pentingnya peningkatan basis investor ritel.  “Pasar modal harus menjadi salah satu sumber pembiayaan yang inklusif, mulai dari perusahaan besar hingga UMKM yang ingin berkembang melalui skema Securities Crowdfunding (SCF) maupun IPO,” jelasnya. Pasar modal harus menjadi sarana pembiayaan yang inklusif, tidak hanya untuk perusahaan besar tetapi juga untuk UMKM dan startup.

Kuliah umum ini juga menghadirkan narasumber dari OJK dan SRO pasar modal, yaitu:

  • Halimatus Sa’diyah – Kepala Divisi Pelaksanaan Edukasi Keuangan OJK
  • Irvan Susandy – Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa PT Bursa Efek Indonesia (BEI)
  • Ranti Kusuma Arini – Kepala Divisi Pengawasan dan Pemeriksaan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI)
  • Fitritanto – Kepala Divisi Pengawasan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)
  • Selaku moderator acara : Fitri Amalinda Harahap, SE.,MM.,CFP.

Melalui kegiatan ini, OJK berharap tingkat literasi dan inklusi pasar modal di Indonesia dapat terus meningkat, sekaligus mendorong lahirnya emiten baru dari daerah serta membuka akses pembiayaan yang lebih luas bagi UMKM. Dengan Kegiatan kuliah umum literasi ini diharapkan semakin banyak investor muda lahir dari kampus, serta lebih banyak perusahaan daerah yang bisa memanfaatkan pasar modal sebagai sumber pembiayaan

 

#unsoed #unsoedberdampak