[unsoed.ac.id, Jum, 10/4/26] Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) resmi membuka Griya Cendekia dalam sebuah acara peresmian yang digelar pada Jumat (10/4/2026). Kegiatan ini berlangsung di Griya Cendekia dan dihadiri oleh Rektor beserta jajaran Wakil Rektor Unsoed, para Dekan, Ketua Lembaga, serta civitas akademika Unsoed. Turut hadir pula CEO Pringsewu beserta jajaran karyawan Pringsewu.
Griya Cendekia Unsoed adalah pusat kolaborasi, kewirausahaan, dan kafe kampus yang belokasi di area kantor pusat tepatnya di sebelah barat gedung registrasi Unsoed. Fasilitas ini mengusung konsep rumah joglo dua lantai yang nyaman, modern, serta menjadi area terbuka untuk diskusi, belajar, dan penyelenggaraan acara, sekaligus laboratorium kewirausahaan bagi mahasiswa. Peresmian Griya Cendekia menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan dunia industri, khususnya dalam menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa.
Dalam sambutannya, CEO Pringsewu, Totok Sutrisno, SE., MM., QCRO menekankan pentingnya kesiapan generasi muda dalam menghadapi dunia kerja dan industri sejak dini. Ia menyampaikan bahwa kehadiran Pringsewu di lingkungan kampus merupakan bentuk komitmen untuk mendekatkan mahasiswa dengan praktik dunia usaha.
“Generasi Z harus mampu menyesuaikan diri dengan budaya kerja dan mulai mengenal dunia industri sejak dini. Kehadiran Pringsewu di Unsoed ini diharapkan menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia usaha,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Usaha (BPU) Unsoed, Dr. Adi Indrayanto, M.Sc., menyampaikan bahwa Griya Cendekia diharapkan menjadi pusat pengembangan potensi mahasiswa, khususnya dalam bidang kewirausahaan dan kolaborasi industri.
“Griya Cendekia ini kami hadirkan sebagai ruang belajar sekaligus praktik bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri,” ungkapnya.
Rektor Unsoed, Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc., Agr., IPU., ASEAN Eng., dalam sambutannya menegaskan pentingnya membangun mental kewirausahaan di kalangan mahasiswa sebagai bagian dari kesiapan menghadapi dinamika global.
“Mahasiswa tidak hanya dituntut menjadi pencari kerja, tetapi juga harus mampu menjadi pencipta lapangan kerja. Dunia usaha merupakan peluang besar yang harus mulai dikenalkan dan dikembangkan sejak di bangku kuliah,” tutur Rektor.
Selain itu, Tatto Suwarto Pamuji turut memberikan motivasi kepada mahasiswa agar memiliki komitmen kuat dalam menekuni dunia usaha.
“Untuk menjadi pengusaha, mahasiswa harus memiliki komitmen, konsisten, dan berani bertindak. Pengusaha harus ulet, pantang menyerah, tidak malu mengikuti perkembangan zaman, serta mampu membangun jaringan seluas-luasnya,” pesannya.
Dengan diresmikannya Griya Cendekia, diharapkan Unsoed dapat semakin memperkuat ekosistem kewirausahaan kampus serta mencetak generasi muda yang inovatif, adaptif, dan siap bersaing di dunia industri.
#unsoedberdampak #sdgs4 #sdgs8 #sdgs17

