Publish: 11 Oktober 2026 - 07.00 WIB - Views Count: 0 Tayangan
Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-63, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menyelenggarakan kegiatan ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Negara, Semaki, Yogyakarta, pada Sabtu (10/10/2026). Hadir dalam kegiatan tersebut, para Wakil Rektor, para Dekan, para Kepala Lembaga, Direktur Pascasarjana, Kepala UPA TIK, serta Kepala Biro Keuangan dan Umum.
Kegiatan ziarah ini menjadi momentum refleksi mendalam bagi jajaran pimpinan Unsoed. Tidak sekadar agenda rutin, perjalanan ini diharapkan dapat memberikan manfaat berharga dalam memupuk nilai-nilai kepemimpinan, spiritualitas, dan semangat pantang menyerah bagi jajaran pimpinan universitas.
Rombongan ziarah melaksanakan penghormatan dan tabur bunga di makam Panglima Besar Jenderal Soedirman, dan makam Brigjen R.A.J Soedjasmin yang merupakan pencipta lagu Himne Universitas Jenderal Soedirman. Plt. Rektor UNSOED, Prof. Dr. Ali Rokhman, M.Si., menegaskan bahwa manfaat utama dari ziarah ini adalah menyerap spirit dan amanat perjuangan yang diwariskan oleh pahlawan kemerdekaan tersebut.
"Kami segenap pimpinan Universitas Jenderal Soedirman berkesempatan untuk berziarah ke makam pahlawan besar kita, Jenderal Soedirman. Nama Jenderal Soedirman adalah nama yang digunakan oleh universitas kami, sehingga sepantasnya dalam acara Dies Natalis ke-63 ini kami berziarah dan mendoakan semoga kami dapat menjunjung tinggi amanat yang telah diberikan oleh Jenderal Soedirman, sekaligus mendoakan semoga jasa-jasa beliau mendapatkan pahala yang berlimpah dari Allah SWT," tutur Prof. Ali Rokhman.

“Bapak saat itu dalam kondisi sakit parah dan baru saja operasi diambil satu paru-parunya,” ungkapnya.
Meski demikian, imbuh teguh, mendengar kabar agresi Belanda yang melanggar perjanjian renvile, Jenderal Soedirman seperti memiliki kekuatan baru. Dalam kondisi sakit itu, ia menuju Gedung Agung (Istana negara Yogyakarta) untuk bertemu presiden Soekarno.
“Dengan tekad baja Jenderal Soedirman kemudian memimpin gerilya dan membuat RI tetap ada dan mngobarkan semangat pasukan RI di seluruh Tanah air. Semoga Unsoed dapat meneladani semangatnya. Rela berkorban berjuang sesuai tugas masing masing demi bangsa dan negara,” lanjutnya. Teguh Soedirman juga mengapresiasi serta memberikan doa dan motivasi bagi seluruh sivitas akademika Unsoed.
"Mudah-mudahan Unsoed di usia yang ke-63 tahun semakin jaya, semakin maju, dan mudah-mudahan mencetak para sarjana-sarjana yang sangat dibutuhkan oleh bangsa dan rakyat Indonesia, Amin," harapan Teguh Soedirman kepada jajaran pimpinan Unsoed.
Melalui Ziarah Dies Natalis ini, para pimpinan Unsoed tidak hanya membawa pulang kenangan berharga, tetapi juga dorongan moral dan komitmen baru untuk terus membawa Unsoed berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa Indonesia.




