Berita

Perluas Kolaborasi Global, Dosen FIB Unsoed Hadiri OSIP Forum 2026 di Osaka

[unsoed.ac.id, Jum, 13/02/26] Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) terus memperkuat implementasi program magang internasional melalui partisipasi dalam OSIP Forum 2026 (Overseas Student Internship Program Forum) yang digelar pada 7–9 Februari 2026 di Osaka, Jepang. Kegiatan ini merupakan undangan resmi dari Convi Co., Ltd. sebagai mitra strategis FIB Unsoed dalam penyelenggaraan program internship di Jepang

FIB Unsoed diwakili oleh Diana Puspitasari, S.S., M.A., dosen Program Studi Sastra Jepang, serta Anggita Stovia, S.Pd., M.Pd., dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang. Kehadiran keduanya menjadi bagian dari komitmen FIB Unsoed dalam memperluas jejaring internasional dan meningkatkan kualitas pelaksanaan program magang mahasiswa di luar negeri.

Diana Puspitasari menyampaikan bahwa partisipasi dalam forum ini membuka peluang kolaborasi yang lebih luas. “OSIP Forum menjadi ruang strategis untuk memperkuat jejaring dengan perguruan tinggi dan mitra industri di Jepang. Kami melihat peluang besar untuk meningkatkan kualitas program magang agar semakin relevan dengan kebutuhan global,” ujarnya.

Hari pertama forum diisi dengan sesi presentasi dan diskusi akademik yang menghadirkan pembicara dari Jepang dan Indonesia. Sebanyak 20 perwakilan perguruan tinggi dari Indonesia hadir sebagai mitra Convi. Dari pihak Jepang, forum menghadirkan Prof. Hara Mayuko dari Osaka University dan Prof. Kamiishi Keiko dari Hebrew University sebagai narasumber utama, serta diikuti oleh tim dari berbagai divisi mitra industri. Diskusi berlangsung dinamis dengan mengangkat topik fenomena budaya, pembelajaran bahasa Jepang, hingga pengembangan program magang internasional dan penguatan kompetensi mahasiswa di lingkungan global.

Anggita Stovia menambahkan bahwa forum ini memberikan perspektif baru dalam pengelolaan program internasional. “Melalui diskusi langsung dengan akademisi dan mitra industri di Jepang, kami memperoleh banyak masukan terkait peningkatan kesiapan mahasiswa, baik dari sisi bahasa, budaya, maupun etos kerja,” ungkapnya.

Pada hari kedua, peserta mengikuti kegiatan budaya di Kominka Tsukamoto Tei, Kyoto. Peserta berkesempatan mempelajari cara mengenakan kimono, menyaksikan pertunjukan Taiko, serta mendapatkan pengenalan budaya Jepang yang dipandu oleh Nabeshima, Direktur Convi Co., Ltd. Kegiatan ini memberikan pemahaman kontekstual mengenai nilai-nilai budaya dan etos kerja masyarakat Jepang yang relevan dengan pelaksanaan program internship bagi mahasiswa Indonesia.

Menurut Nabeshima, kolaborasi dengan perguruan tinggi di Indonesia menjadi bagian penting dari penguatan hubungan bilateral di bidang pendidikan. “Kami berharap kerja sama dengan FIB Unsoed dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa yang mengikuti program internship di Jepang,” tuturnya.

Partisipasi FIB Unsoed dalam OSIP Forum 2026 diharapkan semakin memperkuat implementasi program magang internasional, memperluas peluang kerja sama akademik, serta meningkatkan kompetensi global sivitas akademika. Keikutsertaan ini sekaligus menegaskan komitmen FIB Unsoed dalam mendorong internasionalisasi pendidikan dan mempersiapkan lulusan yang berdaya saing tinggi di tingkat internasional.

#unsoedberdampak #unsoedmerdekamajumendunia #sdgs4 #sdgs8 #sdgs17