Berita

Tempa Fisik dan Mental Calon Anggota, UPL MPA Unsoed Gelar Pendidikan Dasar XLII

[unsoed.ac.id, Senin, 19/01/26] — Unit Pandu Lingkungan Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Jenderal Soedirman (UPL MPA Unsoed) kembali menggelar Pendidikan Dasar (Diksar) XLII sebagai agenda tahunan dalam rangka regenerasi anggota. Kegiatan ini bertujuan membentuk fisik, mental, serta karakter calon anggota UPL MPA Unsoed agar siap berkiprah sebagai mahasiswa pecinta alam yang tangguh dan berintegritas.

Ketua Pendidikan Dasar XLII, Choirul Anam, menjelaskan bahwa pelaksanaan Diksar telah melalui rangkaian proses yang panjang dan terstruktur. Tahapan tersebut meliputi open recruitment, stadium general, wawancara, pemberian materi ruang, praktik lapang tujuh divisi, tes kesehatan, hingga karantina.

“Pendidikan Dasar telah melalui proses yang cukup panjang, di mana kegiatan ini dibagi menjadi beberapa tahap, mulai dari rekrutmen hingga karantina peserta,” ujar Choirul Anam.

Pendidikan Dasar XLII diikuti oleh 19 peserta yang terdiri atas 13 peserta laki-laki dan enam peserta perempuan. Adapun tema yang diangkat pada kegiatan tahun ini adalah “Sekali Melangkah Jiwa Muda Taruhannya”, yang merefleksikan komitmen dan tanggung jawab calon anggota dalam menempuh proses pendidikan.

Rangkaian Pendidikan Dasar ke-42 telah dimulai sejak Juli 2025. Puncak kegiatan berupa longmarch dilaksanakan pada 19–25 Januari 2026, dengan rute dari wilayah Purwokerto, Kabupaten Banyumas, hingga Kabupaten Cilacap.

Upacara pembukaan kegiatan longmarch Pendidikan Dasar XLII UPL MPA Unsoed dilaksanakan di Halaman Kantor Pusat Administrasi Unsoed dan dibuka oleh Pembina UPL MPA Unsoed, Prof. Dr. Hibnu Nugroho, S.H., M.Hum.

Prof. Hibnu menyampaikan bahwa longmarch merupakan bagian penting dari rangkaian Pendidikan Dasar yang telah dirancang dan ditradisikan sesuai dengan kurikulum UPL MPA Unsoed.

“Kurikulum yang berkaitan dengan longmarch ini merupakan proses pembentukan insan, pribadi, watak, serta kedisiplinan anggota-anggota baru yang nantinya akan mengikuti berbagai kegiatan,” ungkap Prof. Hibnu.

Ia juga menyampaikan kebanggaannya terhadap antusiasme mahasiswa yang mengikuti seleksi. Dari sekitar 70 calon peserta yang mendaftar, hanya 19 orang yang dinyatakan lolos dan berhak mengikuti Pendidikan Dasar XLII.

“Ini menjadi suatu kebanggaan, karena dari puluhan pendaftar terseleksi menjadi 19 calon anggota baru. Diharapkan mereka menjadi Soedirman muda yang mampu mengikuti dinamika perkembangan, baik di dalam kampus, di luar kampus, maupun terhadap alam semesta,” tambahnya.

Prof. Hibnu berpesan agar seluruh peserta memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya sebagai bekal pembentukan diri.

“Gunakan kesempatan ini untuk mengibarkan bendera-bendera Soedirman. Longmarch akan memberikan bekal kesamaptaan fisik, mental, serta keterampilan dalam menghadapi berbagai situasi,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

#unsoed1963 #merdekamajumendunia