Berita

Unsoed Hadir di Serang Purbalingga, Pulihkan Kesehatan dan Mental Warga Pascabencana serta Kaji Risiko Bencana

[unsoed.ac.id, Sen, 2/2/26] — Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menunjukkan komitmen nyata dalam pengabdian kepada masyarakat dengan terjun langsung menangani dampak banjir bandang dan tanah longsor di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga. Melalui Tim Kesiagaan Bencana, Unsoed memberikan layanan kesehatan terpadu sekaligus melakukan kajian ilmiah penyebab dan risiko bencana lanjutan.

Pada Kamis (29/1/2026), Unsoed menyelenggarakan layanan medis bagi 310 warga terdampak. Layanan tersebut meliputi skrining kesehatan umum, pemeriksaan dan tindakan medis oleh dokter umum, dokter spesialis, dokter gigi, serta pemberian obat gratis sebagai tindak lanjut pengobatan.

Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin oleh dr. Muhammad Zaenuri Syamsu Hidayat, Sp.KF, M.Si.Med, yang menjelaskan bahwa layanan kesehatan difokuskan untuk memetakan kondisi kesehatan warga sekaligus mencegah risiko gangguan kesehatan lanjutan akibat kondisi pengungsian.

“Kondisi lingkungan yang terbatas dan aktivitas massal dalam waktu cukup lama di lokasi evakuasi berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, terutama pada anak-anak dan lansia, seperti penyakit kulit dan gangguan pernapasan. Karena itu, skrining dan layanan medis menjadi langkah penting,” ujarnya.

Selain aspek fisik, Unsoed juga melakukan asesmen psikologis bagi warga terdampak untuk mengidentifikasi tingkat trauma serta memberikan layanan trauma healing sesuai kebutuhan. Bantuan logistik turut disalurkan berupa 360 paket makanan bergizi, 300 paket perlengkapan kebersihan diri, obat-obatan, serta kebutuhan khusus bagi perempuan.

Antusiasme warga tampak selama kegiatan berlangsung. Tim medis yang terlibat terdiri atas dokter muda, dokter umum, psikolog, dokter gigi, serta dokter spesialis lintas bidang, yang dikoordinasikan oleh dr. Lily Kusumasita Burkon, M.K.K. dari Tim Kesiagaan Bencana Unsoed.
Adapun dokter spesialis yang terlibat antara lain Dr. dr. Ismiralda Okke Putranti, Sp.KK; Dr. dr. Thianti Sylviningrum, Sp.KK; Dr. dr. Setiawati, M.Sc.; Dr. dr. Dwi Utami Anjarwati, M.Kes., Sp.MK; dr. Tri Lestari, M.Med.Sc., Sp.PK; dr. Ariadne, Sp.A(K); Rahmawati Wulansari, M.Psi; serta drg. Ifan Arief Pradana beserta tim RS Gigi dan Mulut Unsoed.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari berbagai pihak, di antaranya Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Kedokteran Unsoed (IDAU), Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Undip, Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Purbalingga, serta mitra swasta dan UMKM lokal Purbalingga.

Selain layanan kesehatan, pada hari yang sama Tim Kesiagaan Bencana Unsoed melakukan survei lapangan di titik longsor dan banjir untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai penyebab bencana dan potensi risiko susulan. Hasil observasi awal dari tim multidisiplin yang melibatkan unsur ilmu tanah, geologi, dan geofisika kemudian dipaparkan dan didiskusikan bersama Komandan Kodim 0702/Purbalingga Letkol Inf Untung Iswahyudi, S.Sos., M.Hum., M.Han., unsur Forkopimda, Asisten II Sekda Kabupaten Purbalingga, serta Kepala BPBD Kabupaten Purbalingga.

Ketua Tim Kesiagaan Bencana Unsoed, Dr. Dyah Susanti, S.P., M.P., menyampaikan bahwa kajian kebencanaan akan terus dilanjutkan dalam satu bulan ke depan guna mendukung mitigasi dan pemulihan pascabencana berbasis ilmiah.

“Unsoed akan terus memberikan sumbangsih ilmu pengetahuan dan teknologi melalui riset kebencanaan, baik pada fase mitigasi, tanggap darurat, maupun pemulihan pascabencana melalui program pengabdian kepada masyarakat,” tegas Dr. Dyah.

Ia menambahkan, kolaborasi pentahelix antara akademisi, pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan media menjadi kunci dalam mempercepat dan meningkatkan ketepatan penanganan bencana, sekaligus meminimalkan risiko jika terjadi bencana susulan.

Kehadiran Unsoed di Serang Purbalingga tidak hanya menjadi wujud kepedulian kemanusiaan, tetapi juga komitmen nyata perguruan tinggi dalam mendukung SDGs Tujuan 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui pendekatan kesehatan, psikososial, dan mitigasi bencana berbasis riset.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

#Unsoed1963 #MerdekaMajuMendunia #SDGs3