Berita

Unsoed Perkuat Daya Saing Lulusan lewat Peluncuran Unsoed Training Center dan Center of Agility

[unsoed.ac.id, Kam, 25/6/2026] Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) resmi meluncurkan Unsoed Training Center (UTC) dan Center of Agility (CoA) sebagai upaya memperkuat kompetensi sumber daya manusia dalam menghadapi tantangan dunia kerja dan era transformasi global.

Peresmian dilakukan oleh Rektor Unsoed, Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc.Agr., IPU., ASEAN Eng., melalui pemukulan gong pada acara yang berlangsung di Auditorium Graha Widyatama Prof. Rubijanto Misman, Rabu (24/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri pimpinan universitas dan fakultas, lembaga di lingkungan Unsoed, perwakilan Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Banyumas, organisasi mahasiswa, serta sekitar 150 mahasiswa.

Ketua panitia peluncuran, Dr. Siti Zulaikha Wulandari, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa UTC hadir sebagai pusat pengembangan kompetensi yang melayani kebutuhan internal maupun eksternal melalui program pelatihan, coaching, dan konsultasi.

“Keberadaan UTC ditujukan tidak hanya untuk sivitas akademika Unsoed, tetapi juga masyarakat luas. Kami berharap pusat ini menjadi wadah kolaborasi dan sinergi dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia melalui berbagai kegiatan training, coaching, dan consulting,” ujarnya.

Menurutnya, UTC diharapkan mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat, termasuk pelaku UMKM dan sektor industri. Meski baru diluncurkan, UTC telah mulai menjalankan sejumlah program pelatihan, di antaranya pelatihan service excellence bagi Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta  dalam waktu dekat pelatihan editor untuk Unsoed Press.

Sementara itu, Rektor Unsoed Prof. Dr.Ir  Akhmad Sodiq M.Sc.,Agr.,IPU.,ASEAN Eng menegaskan bahwa pengembangan kompetensi mahasiswa menjadi salah satu prioritas universitas dalam menyiapkan lulusan yang siap menghadapi masa depan.

“Unsoed mendirikan pusat pelatihan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa demi kepentingan NKRI. Fokus utamanya adalah penguatan higher order thinking, meliputi kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, kreativitas, inovasi, kolaborasi, dan komunikasi,” katanya.

Selain kompetensi akademik, rektor juga menekankan pentingnya pembentukan karakter mahasiswa, seperti inisiatif, rasa ingin tahu yang tinggi, serta ketangguhan dan resiliensi dalam menghadapi berbagai tantangan.

Pada kesempatan yang sama, Founder dan CEO Word First AI Based Digital Learning, Daru Dewayanto, MCC., ICE-AC., memperkenalkan Center of Agility (CoA) sebagai mitra strategis dalam penguatan mental dan kemampuan adaptasi mahasiswa.

Menurut Daru, CoA yang berdiri sejak 2011 didukung oleh para profesional industri dan psikolog. Program yang dikembangkan berfokus pada pembangunan ketahanan mental mahasiswa agar mampu menghadapi tantangan dan tekanan di dunia kerja setelah lulus.

“Fokus utama CoA bukan pada kewirausahaan, tetapi pada penguatan mental dan kemampuan mahasiswa dalam menghadapi berbagai tantangan serta perubahan yang terjadi di dunia kerja,” ungkapnya.

Melalui kolaborasi ini, Unsoed dan CoA berharap dapat berkontribusi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas dengan mempersiapkan generasi muda yang kompeten, adaptif, dan memiliki ketahanan mental yang kuat sehingga bonus demografi Indonesia dapat menjadi modal pembangunan bangsa di masa depan.

Rektor Unsoed

Rektor Unsoed

Founder dan CEO Word First AI Based Digital Learning

Founder dan CEO Word First AI Based Digital Learning

 

 

 

 

 

 

 

 

Ketua panitia Dr. Siti Zulaikha Wulandari,

Ketua panitia Dr. Siti Zulaikha Wulandari,

Undangan Launcing UTC dan CoA

Undangan Launcing UTC dan CoA

 

 

 

 

 

 

 

 

Pemaparan oleh Founder dan CEO Word First AI Based Digital Learning

Pemaparan oleh Founder dan CEO Word First AI Based Digital Learning

Foto bersama setelah launcing UTC dan CoA

Foto bersama setelah launcing UTC dan CoA

 

 

 

 

 

 

 

 

 

#unsoed1963#merdekamajumendunia#berdampak#sdgs4#sdgs17