Publish: 7 September 2026 - 07.00 WIB - Views Count: 0 Tayangan
[unsoed.ac.id, Sen, 7/9/26] Tim Program Kreativitas Mahasiswa-Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Kalisalak Heritage Trail: Pemberdayaan Masyarakat Desa Adat Kalisalak melalui Digitalisasi Wisata Edukasi Berbasis Kearifan Lokal mendorong penguatan kapasitas masyarakat dalam mengelola dan mempromosikan potensi wisata Desa Kalisalak, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas. Kegiatan bersama mitra dilaksanakan pada Minggu (28/6/26).
Tim PKM-PM beranggotakan Zaky Rafif Wijaya, Fauzia Nur Nafsan Zakiah, Itsar Tsabit, Rachma Deanova, dan Pria Falah Adi Nugraha, dengan dosen pembimbing Dr. Mirda Prisma Wijayanto, M.Si.
Zaky Rafif Wijaya, mengatakan program tersebut dilatarbelakangi belum terpetakannya potensi wisata berbasis kearifan lokal secara terintegrasi sebagai jalur wisata tematik. Selain itu, sejarah, tradisi, dan kearifan lokal Kalisalak belum dikemas secara optimal dalam bentuk digital.
“Kondisi tersebut menjadi salah satu kendala dalam pengembangan wisata Desa Kalisalak. Oleh karena itu, peningkatan kemampuan masyarakat dalam menghasilkan dan mengelola konten digital menjadi bagian penting dalam pengembangan Kalisalak Heritage Trail,” ujarnya.
Sebelum pelatihan, tim mengembangkan Peta Wisata Kalisalak untuk memetakan dan menghubungkan berbagai titik heritage yang memiliki nilai sejarah, budaya, dan kearifan lokal. Setelah melalui proses identifikasi dan validasi bersama mitra, peta tersebut dipasang sebagai media informasi bagi wisatawan.
Tim juga mengembangkan QR-Based Heritage Storytelling System. Melalui sistem ini, pengunjung dapat mengakses informasi mengenai sejarah, tradisi, dan kearifan lokal pada setiap titik heritage melalui QR Code.
Pelatihan diikuti 25 peserta dengan materi desain poster, pembuatan dan penyuntingan video, pengelolaan konten digital, serta praktik pembuatan poster dan video. Peserta juga dibekali teknik tata letak, penggunaan template Canva, stabilisasi video menggunakan Google Photos, penyusunan storyboard, peningkatan kualitas audio menggunakan Adobe Podcast, serta pemanfaatan tren media sosial untuk meningkatkan engagement.
Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta pada seluruh materi. Pemahaman teknik tata letak poster, stabilisasi video, storyboard, dan penggunaan template Canva masing-masing meningkat hingga dipahami 25 peserta. Sementara pemahaman peningkatan kualitas audio menggunakan Adobe Podcast meningkat dari belum ada peserta yang memahami menjadi 25 peserta, sedangkan pemahaman tren media sosial meningkat dari enam menjadi 25 peserta.
Kegiatan dilanjutkan dengan pendampingan pada 29 Juni hingga 31 Agustus 2026 melalui pembentukan WhatsApp Group, lomba konten digital, dan pemantauan engagement media sosial mitra.
Ketua Pokdarwis, Embi, menyambut positif kegiatan tersebut. “Pelatihan ini sangat membantu kami dalam membuat konten untuk memperkenalkan dan memajukan Desa Wisata Kalisalak,” ungkapnya.
Melalui program ini, Kalisalak Heritage Trail diharapkan memperkuat partisipasi Karang Taruna dalam pengelolaan desa wisata sekaligus mendorong pemanfaatan media digital untuk memperkenalkan kekayaan heritage dan kearifan lokal Kalisalak secara kreatif, mudah diakses, dan berkelanjutan.





