Publish: 21 Agustus 2026 - 07.00 WIB - Views Count: 0 Tayangan
[unsoed.ac.id, Jum, 21/8/26] Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) meraih predikat AA atau Istimewa dengan nilai 91 dalam Penilaian Kinerja Anggota Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) Tahun 2026.
Capaian tersebut diberikan berdasarkan penilaian terhadap kinerja pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Tahun 2025. Penetapan peringkat tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Hukum Republik Indonesia Nomor M.HH-2.HN.03.05 Tahun 2026 tentang Penetapan Peringkat Anggota JDIHN Tahun 2026 yang ditetapkan pada 26 Mei 2026.
Piagam penghargaan diserahkan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Tengah Heni Susila Wardoyo kepada Guru Besar Fakultas Hukum Unsoed Prof. Dr. Tedi Sudrajat dalam Upacara Peringatan Hari Pengayoman ke-81 Tingkat Provinsi Jawa Tengah di Lapangan Upacara Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Tengah, Rabu (19/8).
Dalam amanatnya, Heni menyampaikan pentingnya transformasi dalam tata kelola pelayanan publik melalui integrasi teknologi digital, pemanfaatan data dalam pengambilan keputusan, serta penguatan efisiensi dan akuntabilitas.
“Transformasi cara kerja perlu terus dilakukan melalui integrasi teknologi digital dan pemanfaatan data sebagai dasar dalam pengambilan keputusan. Hal ini penting untuk meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas sehingga pelayanan publik semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Predikat AA atau Istimewa dengan nilai 91 menjadi bentuk apresiasi atas kinerja Unsoed dalam mengelola dokumentasi dan informasi hukum. Pengelolaan JDIH yang tertib dan mudah diakses menjadi bagian penting dalam mendukung pemenuhan kebutuhan informasi hukum di lingkungan perguruan tinggi. Capaian tersebut sekaligus memperkuat komitmen Unsoed untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola dokumentasi dan informasi hukum melalui layanan yang profesional, transparan, dan akuntabel.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Unsoed untuk terus memperkuat pengelolaan dokumentasi dan informasi hukum agar semakin tertib, mudah diakses, dan memberikan manfaat bagi sivitas akademika maupun masyarakat,” ujar Prof. Tedi Sudrajat.
Melalui capaian tersebut, Unsoed berkomitmen menjadikan pengelolaan JDIH tidak hanya sebagai pemenuhan aspek administrasi, tetapi juga sebagai bagian dari penguatan tata kelola universitas dan penyediaan layanan informasi hukum yang berkualitas. #unsoedberdampak




