Publish: 28 Agustus 2026 - 07.00 WIB - Views Count: 0 Tayangan
[unsoed.ac.id, Jum, 28/8/26] Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman (FISIP Unsoed) menerima kunjungan studi banding dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UIN Walisongo Semarang, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat II Gedung Baru FISIP Unsoed ini menjadi forum berbagi pengalaman terkait pengelolaan laboratorium, penguatan pembelajaran berbasis praktikum, serta pemenuhan evidence dalam proses akreditasi Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial, Politik, Administrasi dan Komunikasi (LAMSPAK).
Kegiatan dihadiri Dekan FISIP Unsoed Prof. Dr. Slamet Rosyadi, M.Si., Ketua Jurusan Ilmu Politik Dr. Indaru Setyo Nurprojo, S.IP., M.A., Ketua Laboratorium Ilmu Politik Ahmad Sabiq, S.IP., M.A., serta jajaran sivitas akademika FISIP Unsoed. Sementara itu, FISIP UIN Walisongo Semarang hadir dipimpin Dekan Prof. Dr. Moh. Fauzi, M.Ag.
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya berbagi praktik baik antarperguruan tinggi, khususnya dalam mengembangkan laboratorium sebagai pendukung mutu pembelajaran sekaligus bagian dari ekosistem akademik program studi.
Ketua Jurusan Ilmu Politik FISIP Unsoed, Dr. Indaru Setyo Nurprojo, S.IP., M.A., mengatakan kunjungan tersebut merupakan bentuk kepercayaan terhadap pengalaman yang telah dibangun Jurusan Ilmu Politik, khususnya setelah berhasil memperoleh akreditasi Unggul LAMSPAK. “Ini menjadi kesempatan bagi kita untuk berbagi pengalaman, sekaligus terus melakukan evaluasi dan pengembangan,” ujar Indaru.
Ia menjelaskan, Laboratorium Ilmu Politik FISIP Unsoed dikembangkan tidak hanya sebagai fasilitas pembelajaran, tetapi juga sebagai pusat riset terapan, pengabdian kepada masyarakat, dan kolaborasi strategis di bidang kebijakan publik dan demokrasi. Laboratorium tersebut mendukung pembelajaran berbasis dinamika sosial-politik terkini, pengembangan kemampuan analisis data politik, tata kelola pemerintahan, komunikasi publik, simulasi politik, debat akademis, hingga advokasi kebijakan publik.
Bagi FISIP Unsoed, studi banding ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat posisi fakultas sebagai ruang akademik yang terbuka terhadap pertukaran pengetahuan dan praktik baik. Kehadiran FISIP UIN Walisongo Semarang juga membuka peluang penguatan jejaring kelembagaan dan kolaborasi akademik pada masa mendatang.
Melalui kegiatan tersebut, FISIP Unsoed menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan laboratorium sebagai ruang pembelajaran, riset, inovasi, diskusi, produksi pengetahuan, serta pengembangan kebijakan publik.
#unsoed1963#merdekamajumendunia#berdampak




