[unsoed.ac.id, Kam, 25/6/26] Program Studi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) berkolaborasi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta Himpunan Mahasiswa Teknologi Pangan (HIMATETA) menyelenggarakan kegiatan edukatif bertajuk “Get To Know BPOM Goes to Campus”. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Fakultas Pertanian Unsoed pada Jumat (19/6/2026) tersebut diikuti sekitar 150 mahasiswa dan dosen Program Studi Teknologi Pangan.
Acara dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Pertanian Unsoed, Susanto Budi Sulistyo, Ph.D. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya pemahaman regulasi bagi mahasiswa sebagai bekal menghadapi dunia kerja dan industri.
“Pengetahuan mengenai regulasi yang berlaku di lapangan merupakan pelengkap yang sangat penting bagi teori-teori ilmiah yang diperoleh mahasiswa selama perkuliahan. Dengan memahami aspek regulasi, mahasiswa akan lebih siap menghadapi tantangan di dunia profesional,” ujarnya.
Turut hadir memberikan dukungan pada kegiatan tersebut Koordinator Program Studi Teknologi Pangan Dr. Pepita Haryanti, Ketua Alumni TETA Junedi, S.TP., serta Pembina HIMATETA David Rusliman, M.T.P.
Pada sesi materi, Ketua Tim Pengawasan Label dan Iklan Pangan BPOM, Erni Rahmawati, S.TP., M.K.M., menjelaskan pentingnya label pangan olahan sebagai sarana perlindungan konsumen. Menurutnya, label pangan tidak hanya berfungsi sebagai informasi produk, tetapi juga merupakan instrumen hukum yang menjamin hak konsumen untuk memperoleh informasi yang benar dan tidak menyesatkan.
Materi berikutnya disampaikan oleh Made Nita Sintari, S.KM., Pengawas Farmasi Ahli Pertama BPOM, yang mengulas pemanfaatan media sosial digital untuk pemasaran produk pangan. Ia menekankan bahwa kreativitas dalam promosi harus tetap memperhatikan ketentuan hukum dan etika periklanan.
Sementara itu, Vidya Hartiningrum, S.TP., Pengawas Farmasi Ahli Pertama BPOM, memberikan motivasi dan wawasan karier kepada mahasiswa melalui materi tentang strategi berkarier di BPOM. Ia menekankan pentingnya penguasaan aspek keamanan pangan dan rantai pasok pangan sebagai modal utama untuk berkontribusi dalam pengawasan pangan nasional.
Melalui sinergi antara perguruan tinggi, organisasi mahasiswa, dan regulator, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi lulusan Teknologi Pangan Unsoed. Selain memiliki kemampuan akademik dan inovasi yang baik, lulusan juga diharapkan memiliki pemahaman regulasi yang kuat guna mendukung terwujudnya industri pangan nasional yang aman, bermutu, dan berdaya saing.
#unsoed1963 #merdekamajumendunia #berdampak #sdgs4 #sdgs17
