Publish: 10 September 2026 - 07.00 WIB - Views Count: 0 Tayangan
[unsoed.ac.id, Kam, 10/9/26] Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) kembali meluluskan putra-putri terbaik bangsa pada gelaran Wisuda Periode ke-162 dan 163 yang berlangsung di Auditorium Graha Widyatama Prof. Rubijanto Misman pada 8-9 September 2026.
Di antara ribuan lulusan, sosok Norika Fajari Rahayu, mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) yang juga menjadi salah satu wisudawan terbaik dan berhasil mencuri perhatian atas kisah inspiratif dan deretan prestasinya.
Gadis kelahiran Mojokerto 22 tahun lalu ini membuktikan bahwa keterbatasan waktu dan ekonomi bukanlah halangan untuk mengukir prestasi. Terlahir dari keluarga sederhana, ayahnya bernama Soegiyono yang bekerja sebagai buruh harian lepas dan Iryanti yang bekerja sebagai penjahit, Norika tumbuh menjadi sosok yang mandiri dan pantang menyerah. Norika berhasil menjadi salah satu wisudawan terbaik dengan IPK 3,96, dan terpilih untuk menyampaikan pidato sambutan wisudawan.
Keberhasilan meraih predikat tertinggi ini menjadi bukti nyata kesungguhan dan ketangguhannya dalam menyeimbangkan antara tanggung jawab akademik dan aktivitas profesional. Di luar perkuliahan dan kegiatannya di kampus, Norika telah aktif berkarier sebagai presenter di media penyiaran lokal, Satelit TV dan juga menjadi Volunteer di Tim Humas Universitas Jenderal Soedirman.
Ia melakoni profesi sebagai presenter bukan sekadar untuk mengasah keterampilan komunikasi, melainkan juga untuk berjuang mandiri secara finansial untuk membiayai kebutuhan studi perguruan tingginya.
Melalui jam terbang yang tinggi di dunia penyiaran dan kehumasan kampus, Norika berhasil mentransformasikan ilmu akademis yang diperoleh di bangku kuliah menjadi keahlian praktis yang adaptif terhadap tantangan zaman.
"Sejak awal masuk kuliah, saya bertekad tidak ingin membebani orang tua. Saya menyadari betul perjuangan kedua orangtua saya untuk membayar UKT. Karena itu, saya bekerja keras agar memiliki pendapatan membiayai pengeluaran tambahan lainnya selama masa kuliah," ungkap Norika.
Pada 2022, Norika juga pernah menjadi penyiar di Radio Paduka FM, aktif mengajar sebagai tutor Bahasa Inggris bagi anak-anak hingga mahasiswa, hingga berhasil menjadi presenter program di Satelit TV pada tahun 2025 sampai dengan saat ini.
Meski memiliki jadwal yang padat antara bekerja dan berkuliah, Norika tetap mampu menyeimbangkan capaian akademiknya. Selama masa perkuliahan ia berhasil mencatatakan berbagai capaian dalam berbagai kejuaraan antara lain : Bronze Medal pada World Youth Invention and Innovation Award (WYIIA) 2024, Mahasiswa Berprestasi FIB Unsoed 2025 dan mewakili Unsoed dalam ajang LIDM 2024 dan 2025 pada bidang video pendidikan digital.
Ia juga berhasil mendaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) untuk "Kumpulan Materi Bahan Ajar Bahasa Inggris Berbasis Budaya Banyumasan" (No. Registrasi 000860062) karya garapan bersama tim dan dosen.
Kisah Norika Fajari Rahayu menjadi teladan nyata bagi civitas akademika Unsoed, bahwa semangat kejuangan, kerja keras, dan niat tulus membahagiakan orang tua mampu mengantarkan seseorang menuju puncak keberhasilan.
#unsoed1963#merdekamajumendunia#berdampak




