Publish: 16 Oktober 2026 - 07.00 WIB - Views Count: 0 Tayangan
[unsoed.ac.id, Jum, 16/10/26] Tim mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) yang tergabung dalam UKM Komunitas Debat Judex Revolutie (KODEJURE) berhasil meraih Juara II dalam kompetisi debat Asian Parliamentary Ranelhelcom tingkat nasional yang diselenggarakan di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ), Jakarta, pada Sabtu (3/10/2026).
Tim tersebut terdiri atas Muty Khairani Halis Harahap, Anggie Marsaulina Sidauruk, serta Putri Saqinah Maharani. Ketiganya berhasil menunjukkan kemampuan argumentasi dan berpikir kritis dalam kompetisi yang mengangkat isu kesehatan, mulai dari regulasi kesehatan hingga mitigasi bencana dan penanganan medis dalam situasi darurat.
Menghadapi tema di luar bidang keilmuan mereka, tim melakukan riset dan pendalaman materi selama beberapa pekan di bawah bimbingan dosen Wasis Singgih Sasono, S.H., M.H., dan Anandyta Nur Khoirunnisa, S.H., M.H. Kompetisi diawali dengan babak penyisihan secara daring, kemudian dilanjutkan dengan semifinal dan final secara luring di UPNVJ. Dukungan Fakultas Hukum turut diberikan melalui pendampingan dan fasilitasi biaya perjalanan menuju lokasi kompetisi. Ketua tim, Muty Khairani Halis Harahap, menyampaikan bahwa prestasi tersebut merupakan hasil kerja sama dan ketekunan seluruh anggota dalam mempersiapkan diri.
“Kemenangan yang kami dapatkan hari ini adalah buah dari ketekunan dan kesabaran, menyatukan berbagai macam cara pandang serta adaptasi dengan kesibukan masing-masing membuat kami belajar untuk mengenali waktu-waktu yang tepat untuk melakukan brainstorming atau sekadar latihan speech,” ungkap Muty.
Dosen pembimbing, Wasis Singgih Sasono, S.H., M.H., menilai kompetisi ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis lintas disiplin ilmu. “Prestasi ini menunjukkan kesungguhan mahasiswa dalam belajar, beradaptasi, dan bekerja sama. Semoga capaian ini memotivasi mereka untuk terus berkembang dan berprestasi di tingkat nasional.” Ujar Wasis.
Muty berharap prestasi tersebut dapat mendorong mahasiswa Unsoed lainnya untuk berani berkompetisi dan percaya pada kemampuan diri. “Deretan kemenangan yang diperoleh hari ini bukan garis akhir, melainkan estafet yang harus diteruskan. Semoga langkah kecil kami hari ini bisa memantik semangat kawan-kawan lain untuk terus belajar dengan tetap rendah hati dan tanpa ragu membawa serta membanggakan nama kampus merah kita di panggung mana pun,” tuturnya.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Unsoed mampu bersaing di tingkat nasional melalui ketekunan, kolaborasi, dan keberanian memperluas pengetahuan di luar bidang studinya. #unsoedberdampak




