Publish: 13 Oktober 2026 - 07.00 WIB - Views Count: 0 Tayangan
[unsoed.ac.id, Sel, 13/10/26] Program Studi Magister Bioteknologi Pertanian, Pascasarjana Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), menyelenggarakan International Guest Lecture bertajuk “Exploiting Marine Bacteria for Renewable Marine Biomaterial Synthesis in Support of Circular Economy Principles” secara daring melalui Zoom, Senin (12/10/2026). Kegiatan ini menghadirkan Prof. Ts. Dr. Kesaven A/L Bhubalan dari Universiti Malaysia Terengganu (UMT), Malaysia, sebagai narasumber dan diikuti sekitar 150 peserta dari berbagai program studi dan latar belakang keilmuan.
Kegiatan dibuka oleh Direktur Pascasarjana Unsoed, Prof. Dr.rer.nat. Imam Widhiono M.z., M.S., serta dikoordinasikan oleh Koordinator Program Studi Magister Bioteknologi Pertanian, Prof.Dr. Maria Dyah Nur Meinita, S.Pi. M.Sc. Kuliah tamu ini menjadi sarana penguatan wawasan internasional sekaligus memperluas pemahaman sivitas akademika mengenai potensi bioteknologi kelautan dalam menghasilkan inovasi yang mendukung pembangunan berkelanjutan.
Dalam pemaparannya, Prof. Ts. Dr. Kesaven A/L Bhubalan menjelaskan potensi bakteri laut sebagai sumber daya biologis untuk menghasilkan biomaterial terbarukan. Melalui pendekatan bioteknologi, mikroorganisme laut dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan produk bernilai tambah, di antaranya polyhydroxyalkanoates (PHA), yaitu biopolimer yang berpotensi dikembangkan sebagai alternatif plastik konvensional berbasis bahan bakar fosil, serta rhamnolipids (RL), yaitu biosurfaktan yang memiliki potensi aplikasi di berbagai sektor industri.
Pengembangan biomaterial berbasis mikroorganisme tersebut sejalan dengan prinsip ekonomi sirkular (circular economy), yang menekankan efisiensi pemanfaatan sumber daya, pengurangan limbah, dan pengembangan produk yang lebih berkelanjutan. Eksplorasi sumber daya hayati laut melalui riset bioteknologi diharapkan dapat membuka peluang inovasi material yang mendukung pengembangan industri ramah lingkungan.
Selain membahas perkembangan bioteknologi kelautan, kegiatan ini juga menjadi ruang pertukaran pengetahuan dan gagasan penelitian antara akademisi. Diskusi yang berlangsung diharapkan dapat mendorong pengembangan riset baru, memperluas jejaring akademik internasional, serta membuka peluang kolaborasi antara Unsoed dan UMT.
Koordinator Program Studi Magister Bioteknologi Pertanian, Prof. Dr. Eng. Maria Dyah Nur Mienita, menyampaikan harapannya agar kegiatan tersebut dapat menjadi awal kerja sama akademik dan penelitian yang berkelanjutan antara kedua institusi.
“Kami berharap kegiatan International Guest Lecture ini dapat menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas antara kedua institusi, baik dalam bidang akademik maupun penelitian. Kami juga berharap potensi kerja sama dalam pengembangan biomaterial terbarukan, khususnya PHA dan rhamnolipid berbasis mikroorganisme, dapat ditindaklanjuti melalui penelitian bersama, pertukaran pengetahuan, publikasi ilmiah, serta berbagai kegiatan akademik lainnya,” ungkapnya.
Penyelenggaraan kuliah tamu internasional ini merupakan bagian dari upaya Program Studi Magister Bioteknologi Pertanian, Pascasarjana Unsoed, dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, memperluas wawasan global mahasiswa, dan memperkuat kemitraan internasional. Melalui kegiatan ini, Unsoed mendorong pengembangan bioteknologi yang inovatif dan kolaboratif, dengan mengoptimalkan potensi sumber daya hayati untuk mendukung ekonomi sirkular dan pembangunan berkelanjutan.
#unsoedberdampak




