Publish: 16 Juli 2026 - 07.00 WIB - Views Count: 0 Tayangan
[unsoed.ac.id, Kam, 16/7/2026] Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Mardika Nur Wahid berhasil meraih Juara I pada cabang Vokal Keroncong Putra dalam Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Jawa Tengah 2026, Rabu (15/7/2026). Kemenangan tersebut mengantarkannya menjadi wakil Provinsi Jawa Tengah pada ajang Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas).
Rasa syukur diungkapkan Mardika usai namanya diumumkan sebagai juara. Ia mengaku pencapaian ini menjadi jawaban atas perjuangannya setelah pada Peksimida 2024 belum berhasil melaju ke tingkat nasional.
"Alhamdulillah saya sangat bersyukur telah diberikan amanah ini untuk bisa mewakili Jawa Tengah di tingkat nasional setelah sebelumnya belum berhasil melaju ke tingkat nasional pada tahun 2024," ungkapnya.
Perjalanan Mardika di dunia musik keroncong terbilang relatif singkat. Ia mulai menekuni genre musik tradisional tersebut sejak 2023. Ketertarikannya berawal dari keikutsertaannya dalam Soedirman Art Festival 2023, yang kemudian menjadi titik awal pengembangan bakatnya di bidang vokal keroncong.
Untuk menghadapi Peksimida, Mardika menjalani latihan secara intensif. Dalam sepekan, ia berlatih rutin tiga hingga empat kali bersama para pelatih keroncong yang berada di dua kabupaten berbeda. Komitmen tersebut membuatnya harus rutin menempuh perjalanan antardaerah demi mematangkan kemampuan vokalnya.
Pada babak perlombaan, Mardika membawakan dua lagu, yakni Keroncong Sepercik Nyala Api dan Keroncong Harapanku, yang berhasil memikat dewan juri dan mengantarkannya meraih posisi tertinggi.
Menurut Mardika, musik keroncong tetap memiliki tempat di hati generasi muda karena karakter musiknya yang khas serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
"Musik keroncong memiliki alunan yang unik dan mudah diterima kalangan muda. Selain itu, saat ini banyak musisi yang memadukan keroncong dengan lagu-lagu populer sehingga semakin menarik untuk dinikmati," jelasnya.
Menghadapi Peksiminas, Mardika menargetkan mampu mempersembahkan prestasi terbaik bagi kontingen Jawa Tengah. "Target saya bisa memberikan medali untuk Jawa Tengah dan semoga dapat masuk tiga besar di Peksiminas," katanya.
Sebagai persiapan menuju kompetisi nasional, ia akan melakukan evaluasi terhadap penampilannya di Peksimida, meningkatkan intensitas latihan, serta menjaga kondisi fisik agar tetap prima.
Mardika juga berharap musik keroncong semakin berkembang di lingkungan perguruan tinggi. Menurutnya, penyelenggaraan kompetisi seni secara rutin menjadi salah satu upaya penting dalam melestarikan musik keroncong sekaligus menumbuhkan minat generasi muda terhadap warisan budaya Indonesia.
Ia mengapresiasi komitmen Unsoed yang secara konsisten menghadirkan ajang seni, seperti perlombaan keroncong dalam rangka Dies Natalis Unsoed maupun Soedirman Sky Festival (Skyfest), sebagai ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan bakat sekaligus menjaga kelestarian musik tradisional.




