Publish: 15 Juli 2026 - 07.00 WIB - Views Count: 0 Tayangan
[unsoed.ac.id, Sel, 14/7/2026] Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dipercaya menjadi salah satu tuan rumah penyelenggaraan Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Jawa Tengah 2026. Dalam ajang seleksi menuju Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) tersebut, Unsoed menyelenggarakan dua tangkai lomba, yaitu Menyanyi Keroncong dan Monolog, yang berlangsung pada 14–15 Juli 2026.
Pembukaan kegiatan dilaksanakan di Aula Fakultas Biologi Unsoed pada Senin (13/7/2026). Ketua Panitia, Dr. Tri Wuryaningsih, menjelaskan bahwa Peksimida merupakan agenda dua tahunan yang menjadi wadah seleksi mahasiswa berbakat di bidang seni untuk mewakili Jawa Tengah pada Peksiminas 2026 yang akan digelar di Universitas Negeri Jember, Jawa Timur.
"Unsoed menjadi tuan rumah pelaksanaan lomba Monolog yang berlangsung di Aula Fakultas Ilmu Budaya serta lomba Menyanyi Keroncong di Auditorium Fakultas Biologi. Tangkai lomba Vokal Keroncong diikuti 39 perguruan tinggi dengan peserta terdiri atas 18 putri dan 13 putra, sedangkan lomba Monolog diikuti 34 perguruan tinggi. Untuk menjamin independensi dan profesionalisme, seluruh dewan juri berasal dari luar Universitas Jenderal Soedirman," jelasnya.
Ketua Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Bidang Kemahasiswaan (FORMAWA) Jawa Tengah, Prof. Dr. Ir. Kusni Ingsih, M.M., mengatakan bahwa Peksimida merupakan ajang strategis untuk menjaring talenta seni terbaik yang akan mengharumkan nama Jawa Tengah di tingkat nasional.
"Tujuan utama kompetisi ini adalah mempertahankan prestasi Jawa Tengah yang telah dua kali berturut-turut menjadi juara umum pada Peksiminas" ujarnya. Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas selama kompetisi. Menurutnya, kualitas peserta yang semakin merata menjadikan persaingan tahun ini berlangsung lebih kompetitif.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Unsoed, Dr. Kuat Puji Prayitno, S.H., M.Hum., menyampaikan bahwa Peksimida bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang untuk mengembangkan kreativitas, mempererat silaturahmi antarmahasiswa, serta melestarikan seni dan budaya Indonesia. "Peksimida bukan hanya kompetisi seni, tetapi juga wadah membangun kreativitas, silaturahmi, dan penguatan budaya. Kami juga memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang masih mencintai musik keroncong karena genre ini memiliki karakter dan tingkat kesulitan tersendiri. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan menghasilkan wakil-wakil terbaik yang mampu membawa Jawa Tengah meraih prestasi lebih baik di tingkat nasional," tuturnya.
Pembukaan Peksimida Jawa Tengah 2026 ditandai dengan pemetikan Ukulele oleh Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Unsoed didampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Ketua FORMAWA Jawa Tengah, serta Ketua Panitia.
Kepercayaan yang diberikan kepada Unsoed sebagai tuan rumah menjadi wujud komitmen universitas dalam mendukung pengembangan talenta seni mahasiswa sekaligus memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi di Jawa Tengah. Melalui penyelenggaraan Peksimida, Unsoed turut berkontribusi mencetak generasi muda yang unggul, kreatif, dan berkarakter, sejalan dengan upaya menghadirkan pendidikan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pada pengembangan seni, budaya, dan pelestarian warisan budaya bangsa.




