Berita

Perkuat Penjaminan Mutu Akademik, Fakultas Pertanian Unsoed Gelar Pelatihan SI OBE

[unsoed.ac.id, Rab, 1/7/26] Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menyelenggarakan Pelatihan Pengisian Sistem Informasi Outcome-Based Education (SI OBE) di Ruang Rapat Besar Fakultas Pertanian, Selasa (30/6/2026). Kegiatan ini diikuti jajaran pimpinan fakultas serta tim Gugus Kendali Mutu (GKM) dari seluruh program studi jenjang D3 dan S1 sebagai upaya memperkuat penjaminan mutu akademik dan kesiapan menghadapi akreditasi nasional maupun internasional.

Ketua Panitia, Eka Oktaviani, S.Si., M.Biotech., mengatakan pelatihan tersebut menjadi langkah konkret fakultas dalam menyelaraskan pengelolaan administrasi akademik dengan standar pendidikan berbasis capaian pembelajaran yang kini menjadi acuan perguruan tinggi di tingkat global.

“Pelatihan ini kami selenggarakan untuk memastikan seluruh pengelola program studi memiliki pemahaman yang sama dalam mengimplementasikan Outcome-Based Education melalui SI OBE. Dengan sistem yang terintegrasi, proses dokumentasi dan evaluasi capaian pembelajaran akan menjadi lebih efektif serta mendukung peningkatan mutu pendidikan,” ujarnya.

Kegiatan dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Pertanian, Susanto Budi Sulistyo, S.TP., M.Si., Ph.D., dan dimoderatori oleh Woro Sri Suharti, Ph.D. Dalam sambutannya, Wakil Dekan Akademik  menegaskan bahwa implementasi OBE telah menjadi kebutuhan bagi perguruan tinggi untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

“Transformasi menuju Outcome-Based Education memerlukan dukungan sistem informasi yang andal salah satunya melalui digitalisasi data akademik yang terintegrasi secara sistematis dalam SI OBE Unsoed,” katanya.

Pelatihan menghadirkan Kepala Pusat Pengembangan Teknologi Pembelajaran, Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LPMPP) Unsoed, Ardiansyah, S.TP., M.Si., Ph.D., sebagai narasumber utama. Ia memaparkan konsep penting dalam Sistem Informasi Outcome-Based Education, mulai dari pemetaan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), hingga metode penilaian yang objektif.

Menurut Ardiansyah, keseragaman pemahaman dalam pengelolaan SI OBE menjadi faktor penting untuk menjamin kualitas data akademik yang tersaji.

“SI OBE tidak hanya mendukung pengelolaan kurikulum berbasis capaian pembelajaran, tetapi juga menjadi wujud akuntabilitas institusi. Sistem ini dapat diakses secara terbuka sehingga asesor maupun publik dapat melihat implementasi kurikulum dan proses pembelajaran di setiap program studi yang ada di Fakultas Pertanian Unsoed,” jelasnya.

Setelah sesi pemaparan materi, peserta mengikuti praktik penggunaan aplikasi dan praktik pengisian SI OBE secara mandiri. Tim GKM dari setiap program studi didampingi fasilitator untuk menginput data kurikulum serta mendiskusikan berbagai kendala teknis agar data yang dihasilkan akurat dan sesuai standar.

Melalui pelatihan ini, Fakultas Pertanian Unsoed berharap seluruh program studi semakin siap mengimplementasikan Outcome-Based Education secara optimal. Rekam jejak data yang terdokumentasi dalam SI OBE diharapkan menjadi bukti pendukung yang kuat dalam proses akreditasi, sekaligus memperkuat komitmen fakultas dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas dan berdaya saing global.

#unsoed1963#merdekamajumendunia#berdampak#sdgs4