Berita

PIB LPPM Unsoed Tampilkan Inovasi Tenant Unggulan pada KKS x Banyumas Digifest 2026

[unsoed.ac.id, Sen, 22/6/2026] Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) melalui Pusat Inkubator Bisnis (PIB) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) turut berpartisipasi dalam ajang KKS x Banyumas Digifest 2026 yang diselenggarakan pada 20–21 Juni 2026 di Menara Teratai Purwokerto. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari komitmen Unsoed dalam mendorong hilirisasi hasil riset dan penguatan ekosistem kewirausahaan berbasis inovasi.

Dalam kegiatan tersebut, PIB LPPM Unsoed menghadirkan berbagai produk inovatif hasil inkubasi tenant binaan yang berasal dari mahasiswa, alumni, maupun hasil riset dosen. Melalui stand edukasi yang disiapkan, pengunjung dapat melihat secara langsung beragam inovasi yang telah dikembangkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.

Salah satu inovasi yang menarik perhatian pengunjung adalah SoedMastiTest, alat deteksi dini mastitis pada ternak perah yang dirancang untuk membantu peternak memantau kesehatan ambing sapi secara lebih cepat dan praktis. Selain itu, ditampilkan pula Chicka, sistem digital monitoring kandang ayam yang memanfaatkan teknologi berbasis data guna meningkatkan efisiensi manajemen peternakan modern.

Di bidang pangan, PIB LPPM Unsoed memperkenalkan sejumlah produk hasil riset yang telah dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi. Produk tersebut antara lain Telur Elba+, telur dengan nilai tambah gizi, Pengawet Nira Alami “Tangkis” sebagai solusi pengawetan nira yang lebih aman dan alami, serta produk minuman herbal fungsional seperti Honjea Tea dan Wedang Rempah yang mengangkat potensi bahan baku lokal menjadi produk inovatif dan berdaya saing.

Ketua Pusat Inkubator Bisnis LPPM Unsoed, Nur Wijayanti, S.TP., M.P., menyampaikan bahwa partisipasi dalam KKS x Banyumas Digifest 2026 menjadi momentum penting untuk memperkenalkan hasil inkubasi bisnis Unsoed kepada masyarakat, pelaku usaha, dan calon mitra strategis.

“Melalui expo ini, kami ingin menunjukkan bahwa hasil riset kampus tidak berhenti pada publikasi ilmiah semata, tetapi dapat dihilirkan menjadi produk nyata yang bermanfaat bagi masyarakat dan memiliki potensi komersial,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara perguruan tinggi dengan dunia usaha, komunitas UMKM, pemerintah, maupun berbagai institusi pendukung pengembangan inovasi dan kewirausahaan.

Partisipasi PIB LPPM Unsoed dalam kegiatan ini dikelola di bawah koordinasi Ketua PIB LPPM Unsoed, Nur Wijayanti, S.TP., M.P., bersama perwakilan dosen Fakultas Peternakan, Dr. Hermawan Setyo Widodo, S.Pt., M.Si., dengan dukungan dan arahan dari Kepala LPPM Unsoed, Prof. Dr. Ir. Elly Tugiyanti, M.P., IPU., ASEAN Eng.

Melalui keterlibatan dalam KKS x Banyumas Digifest 2026, Unsoed kembali menegaskan peran strategis perguruan tinggi sebagai penghubung antara riset, inovasi, dan kebutuhan pasar. Berbagai produk yang ditampilkan menjadi bukti bahwa hasil penelitian kampus memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi solusi yang berdampak bagi masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

Dengan semangat inovasi dan kolaborasi, Unsoed terus mendorong lahirnya tenant-tenant unggulan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, memiliki daya saing tinggi, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi pembangunan berkelanjutan.

#unsoedberdampak #sdgs2 #sdgs8 #sdgs9 #sdgs12 #sdgs17