Berita

Terima Kunjungan Senat Unsika, Unsoed Berbagi Strategi Tata Kelola Organisasi

Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menerima kunjungan kerja dari jajaran Senat Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) di Ruang Rapat Rektorat Lantai 3, Gedung Rektorat Unsoed, Rabu (8/4/2026). Pada kunjungan ini, Unsoed berbagi pengalaman terkait penguatan tata kelola kelembagaan dan transformasi perguruan tinggi.

Sekretaris Senat Unsika, Abdul Kosim, Lc., M.M.Pd.  menyatakan bahwa reputasi Senat Unsoed dalam mengelola organisasi menjadi alasan utama kunjungan ini. Ia menekankan bahwa Unsika membutuhkan pendampingan intelektual dalam menghadapi dinamika internal kampus.

“Kami dari Unsika berkunjung ke Unsoed untuk mendapatkan masukan dan saran karena saat ini kami tengah dalam masa transisi. Walaupun transisi ini sudah berlangsung lama, kami merasa masih perlu belajar banyak dari Unsoed, terutama soal bagaimana mengatur polarisasi dan perkembangan fungsi senat agar lebih optimal,” ujar Sekretaris Senat Unsika.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Senat Unsoed, Prof. Dr. Ir.  Mas Yedi Sumaryadi, M.S., memaparkan bahwa kekuatan Senat Unsoed terletak pada landasan hukum  Permendikbud Nomor 28 Tahun 2017 tentang Statuta Unsoed serta aturan turunan dalam Keputusan Rektor Nomor 1874/UN23/PK/2023.

“Struktur Senat Unsoed saat ini terdiri dari 80 anggota. Sebanyak 20 orang merupakan anggota ex-officio dari pimpinan universitas, dekan, hingga ketua lembaga. Sementara 60 orang lainnya adalah perwakilan dosen dari 12 fakultas, di mana setiap fakultas diwakili oleh 3 Guru Besar dan 2 non-Guru Besar,” jelas Prof. Yedi.

Unsoed juga memaparkan pembagian kerja yang spesifik melalui komisi-komisi. Prof. Ir.  Totok Agung Dwi Haryanto, M.P., Ph.D. selaku Ketua Komisi 1 menjelaskan peran 31 Profesor di komisinya yang fokus pada bidang akademik. Sementara itu, Komisi 2 saat ini tengah intensif menyiapkan berbagai regulasi untuk mendukung transisi Unsoed menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN BH), termasuk aturan mengenai program studi.

Di sisi lain, Sugiyono, S.Si.Ph.D. yang mewakili Komisi 3 memaparkan fungsi pengawasan yang dijalankan untuk menjaga stabilitas dan kualitas mutu universitas.

Pertemuan ini juga membahas membahas mengenai rencana pembentukan forum senat Universitas PTN BLU. Kegiatan ini ditutup dengan sesi diskusi dan pertukaran informasi. Melalui kunjungan ini, kedua belah pihak berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi demi kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia.