Publish: 15 Agustus 2026 - 07.00 WIB - Views Count: 0 Tayangan
[unsoed.ac.id, Sab, 15/8/26] Upaya merawat dan melestarikan seni budaya Kuntulan di Kabupaten Tegal, program pengabdian masyarakat LPPM Unsoed Purwokerto bekerjasama dengan Paguyuban Kuntulan Sangaji Tegal melakukan transmisi (penularan) latihan ke Sekolah Dasar.
Transmisi seni budaya Kuntulan ini melibatkan beberapa unsur, diantaranya Unsoed Purwokerto, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal, Paguyuban Kuntulan Sangaji Kabupaten Tegal, dan perwakilan kepala sekolah.
Dosen Unsoed, Musmuallim menyampaikan penularan budaya Kuntulan kepada murid SD dalam kegiatan ekstrakurikuler menjadi inisasi cara merawat warisan budaya daerah. Bentuk inisiasi ini juga melahirkan kolaborasi antara akademisi, stakeholder, pegiat budaya, dan kalangan pendidikan.
“Pasca diskusi terbatas ini akan dilanjutkan pendampingan selama tiga bulan ke SD Negeri Srengseng 02 Kecamatan Pagerbarang Kabupaten Tegal,” terangnya, Rabu, 12 Agustus 2026.
Pengurus Sangaji, Wahyu Adi Primanto menjelaskan memasukkan Kuntulan sebagai ekstrakurikuler di sekolah dasar menjadi hal baru dalam dunia pendidikan di Kabupaten Tegal. Inisiatif ini akan ditindaklanjuti oleh pegiat Kuntulan untuk menggelorakan budaya Kuntulan di sekolah.
“Kuntulan sebagai ekstrakurikuler di sekolah menjadi hal baru di Kabupaten Tegal sebagai upaya menanamkan kecintaan generasi muda terhadap identitas budaya daerahnya,” pungkasnya.
#unsoed1963#merdekamajumendunia#berdampak




