Berita

Unsoed Membahas Kerja Sama Strategis dengan Institut Agro Montpellier Prancis

[unsoed.ac.id, Sel, 2/6/2026] Universitas Jenderal Soedirman menerima kunjungan dari Institut Agro Montpellier Prancis pada 20 – 23 Mei 2026, sebagai langkah awal memperkuat kolaborasi internasional di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Kunjungan ini membuka peluang konkret bagi pengembangan riset bersama, program doktoral dan pengembangan keahlian, serta mobilitas mahasiswa internasional pada jenjang magister dan doktor (Ph.D).

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Unsoed untuk meningkatkan reputasi internasional, memperluas jejaring akademik, serta mendukung pengembangan pertanian berkelanjutan di Indonesia. Institut Agro Montpellier dikenal sebagai salah satu institusi terkemuka di Eropa dalam bidang pertanian tropis dan agroekologi. Institusi ini aktif mengembangkan berbagai riset terkait sistem pertanian tropis melalui pendekatan metodologis yang adaptif dan berbasis inovasi.

Delegasi Institut Agro Montpellier diwakili oleh Dr. Christophe Lesueur. Pertemuan berlangsung di Gedung Rektorat Unsoed, Purwokerto, dengan agenda utama membahas peluang kerja sama strategis di antara kedua institusi. Poin utama yang dibahas meliputi:

  • Peluang kerja sama riset dan pengembangan keahlian 
  • Program pertukaran mahasiswa dan dosen
  • Pengembangan kurikulum berorientasi internasional
  • Program doktoral (Ph.D) berbasis riset bersama ‘Kolaborasi berbasis laboratorium’ pada bidang keilmuan spesifik.

Dalam diskusi terungkap bahwa Institut Agro Montpellier memiliki program mandatory study abroad, yaitu kewajiban bagi mahasiswa untuk mengikuti pembelajaran di luar negeri selama minimal enam bulan. Hal ini mencerminkan komitmen Institut Agro Montpellier dalam membangun perspektif global mahasiswa. Selain itu, Institut Agro Montpellier juga dikenal sebagai kampus multikultural dengan mahasiswa internasional dari berbagai negara serta sistem penelitian yang terintegrasi antarunit dalam satu laboratorium.

Pada kesempatan tersebut Rektor Unsoed menyampaikan : “Inisiatif ini akan membuka peluang besar bagi sivitas akademika Unsoed, khususnya mahasiswa S2 dan S3 Pertanian, untuk terlibat dalam riset internasional yang berdampak nyata. Kami mendorong mahasiswa yang memiliki potensi untuk memanfaatkan peluang di Institut Agro Montpellier.”

Perwakilan Institut Agro Montpellier menegaskan komitmen untuk mendukung pengembangan pertanian tropis melalui kolaborasi dengan Unsoed. Christophe Lesueur menyampaikan bahwa Institut Agro Montpellier terbuka untuk program pertukaran mahasiswa jenjang magister dan doktor. Ia juga menambahkan bahwa langkah awal dalam kolaborasi akademik adalah mengidentifikasi kesesuaian laboratorium, dosen pembimbing, serta skema pendanaan atau beasiswa yang relevan. 

Selain pertemuan formal, delegasi juga melakukan kunjungan lapangan ke UMKM Inagro, mitra binaan Fakultas Pertanian, untuk melihat pengolahan dan pengembangan produk gula aren organik. Selain itu dilaksanakan juga kegiatan guest lecturer oleh Dr. Christophe Lesueur bertajuk “Assessing Sustainable Agriculture Development” di Auditorium Fakultas Pertanian Unsoed.

Sebagai tindak lanjut, kedua institusi akan memulai dengan: 

  • Bertukar informasi mengenai profil institusi dan bidang riset
  • Menyampaikan informasi kepada tim internal Institut Agro Montpellier guna menjajaki peluang kerja sama yang lebih spesifik

Kegiatan kerjasama ini sejalan dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs) yang dicanangkan oleh United Nations khususnya mendukung SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan kualitas pendidikan tinggi dan SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui pengembangan jejaring akademik internasional antara UNSOED dan Institut Agro Montpellier, Perancis. Selain itu juga akan mendukung ketahanan pangan dan keseimbangan lingkungan serta pertanian berkelanjutan yang sesuai dengan tujuan SDG 2 (Zero Hunger).