Publish: 3 September 2026 - 07.00 WIB - Views Count: 0 Tayangan
[unsoed.ac.id, Kam, 3/9/26] Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman (FIKes Unsoed) kembali melahirkan tenaga kesehatan profesional melalui Angkat Sumpah Profesi Ners Angkatan ke-36, Kamis (3/9/2026). Sebanyak 40 lulusan Program Profesi Ners secara resmi mengucapkan sumpah profesi sebagai penanda dimulainya tanggung jawab mereka sebagai perawat profesional.
Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pimpinan universitas, pimpinan fakultas, organisasi profesi, mitra rumah sakit dan puskesmas, institusi pelayanan sosial, pembimbing klinik, dosen, serta keluarga peserta.
Prosesi diawali dengan pembukaan sidang oleh Wakil Dekan Bidang Akademik FIKes Unsoed, Prof. Yunita Sari, S.Kep., Ns., MHS., Ph.D. Selanjutnya, Koordinator Program Studi Profesi Ners FIKes Unsoed, Dr. Arif Setyo Upoyo, S.Kp., Ners., M.Kep., menyampaikan laporan bahwa seluruh 40 peserta telah memenuhi persyaratan akademik dan praktik profesi sehingga berhak mengikuti pengambilan sumpah.
Di hadapan pimpinan universitas dan fakultas, organisasi profesi, mitra pelayanan kesehatan, dosen, serta pembimbing klinik, para Ners baru menyatakan komitmen menjalankan profesi dengan penuh tanggung jawab, menjunjung kode etik, menjaga martabat profesi, serta memberikan pelayanan yang aman, manusiawi, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan pasien, keluarga, dan masyarakat.
Perwakilan Ners Angkatan ke-36, Muhammad Zidan, S.Kep., Ns., menyampaikan rasa syukur atas terselesaikannya pendidikan profesi sekaligus apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendampingi proses pendidikan.
“Perjalanan pendidikan profesi tidak hanya memberikan pengalaman dalam mengembangkan kompetensi klinis, tetapi juga membentuk kedisiplinan, empati, kemampuan berkomunikasi, kerja sama, serta tanggung jawab dalam memberikan pelayanan keperawatan kepada pasien, keluarga, dan masyarakat,” kata Zidan.
Ketua DPD PPNI Kabupaten Banyumas, Ns. Asep Iskandar, M.Kep., S.Kep.Kom., yang mewakili DPW PPNI Jawa Tengah, berpesan agar para Ners baru senantiasa menjaga kehormatan profesi melalui penerapan kode etik dan standar profesi serta terus mengembangkan kompetensi.
“Perubahan dunia kesehatan yang semakin cepat juga menuntut perawat untuk adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai kemanusiaan dalam pelayanan,” ujarnya.
Dekan FIKes Unsoed, Prof. Dr.sc.hum. Budi Aji, S.KM., M.Sc., mengapresiasi keberhasilan para lulusan sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi dengan mitra pelayanan kesehatan dalam pendidikan profesi.
“Kelulusan dan pengambilan sumpah profesi tidak hanya menjadi pencapaian pribadi para lulusan, tetapi juga menjadi bagian dari tanggung jawab FIKes Unsoed dalam menghasilkan sumber daya manusia kesehatan yang kompeten, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan kesehatan,” kata Dekan.
Sementara itu, Plt Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Hubungan Masyarakat Unsoed, Prof. Dr. Sos. Waluyo Handoko, S.IP., M.Sc., mengucapkan selamat kepada para Ners baru. Ia berpesan agar lulusan terus belajar dan memperbarui kompetensi seiring perkembangan pelayanan kesehatan, teknologi digital, serta kebutuhan masyarakat.
“Kompetensi profesional juga perlu berjalan beriringan dengan integritas, empati, kemampuan berkolaborasi, dan semangat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Angkat Sumpah Profesi Ners Angkatan ke-36 menjadi tonggak bagi 40 Ners baru FIKes Unsoed untuk memasuki dunia profesi. Sumpah yang diucapkan bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan komitmen moral dan profesional yang akan melekat dalam perjalanan mereka sebagai perawat.
Melalui momentum tersebut, FIKes Unsoed menegaskan komitmennya untuk terus menghasilkan Ners yang kompeten, profesional, berintegritas, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memiliki kepedulian yang tinggi terhadap pasien, keluarga, dan masyarakat.
#unsoed1963#merdekamajumendunia#berdampak




