Publish: 31 Agustus 2026 - 07.00 WIB - Views Count: 0 Tayangan
[unsoed.ac.id, Sen, 31/8/26] Konsentrasi menjadi salah satu kunci penting dalam proses belajar siswa. Untuk membantu siswa menjaga fokus di tengah padatnya aktivitas akademik, Tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman (FK Unsoed) mengenalkan Brain Gym atau senam otak kepada siswa SMP Negeri 1 Sokaraja, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 07.30–10.00 WIB ini tidak hanya memberikan pemahaman mengenai pentingnya konsentrasi, tetapi juga mengajak siswa melakukan aktivitas fisik sederhana yang dapat diterapkan sebelum belajar maupun saat membutuhkan penyegaran di sela aktivitas.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi dan pengisian pretest untuk mengetahui kondisi awal konsentrasi siswa. Selanjutnya, kegiatan dibuka dengan sambutan Ketua Tim Pengabdi, dr. Ika Murti Harini, M.Sc., dan Kepala SMP Negeri 1 Sokaraja, Heri Saptono, S.Pd., M.Pd.
Ada cerita istimewa di balik kehadiran Tim Pengabdi FK Unsoed di sekolah tersebut. dr. Ika Murti Harini merupakan alumnus SMP Negeri 1 Sokaraja. Kepulangannya ke almamater kali ini menjadi kesempatan untuk berbagi pengetahuan sekaligus memberikan manfaat kepada para siswa.
“Ada kebahagiaan tersendiri bisa kembali ke sekolah tempat saya dulu menuntut ilmu. Semoga kehadiran kami di sini bukan sekadar sebagai pengabdi, tetapi juga sebagai kakak alumni yang ingin berbagi manfaat untuk almamater tercinta,” ungkap dr. Ika.
Pada sesi materi, Rahmawati Wulansari, S.Psi., M.Si., Psi., menyampaikan materi mengenai pentingnya konsentrasi dalam belajar. Selanjutnya, Dr. dr. Susiana Candrawati, Sp.KO., menjelaskan manfaat aktivitas fisik terhadap fungsi kognitif.
Para siswa kemudian diajak mempraktikkan gerakan Brain Gym yang dipandu dr. Viva Ratih Bening Ati, M.Si. Dengan gerakan yang sederhana dan mudah diikuti, siswa mendapatkan pengalaman langsung mengenai aktivitas fisik yang dapat dilakukan sebagai bagian dari persiapan sebelum belajar.
Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa S1 Pendidikan Dokter dan dokter residen Neurologi FK Unsoed. Selain membantu pelaksanaan teknis pengambilan data penelitian, keterlibatan mahasiswa dan residen menjadi bagian dari pengalaman pembelajaran lapangan sekaligus implementasi tridarma perguruan tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat.
Di akhir kegiatan, siswa kembali mengisi posttest untuk mengetahui perubahan kondisi konsentrasi setelah mengikuti pelatihan. Antusiasme siswa tampak sepanjang kegiatan, mulai dari penyampaian materi hingga praktik gerakan Brain Gym.
Tim Pengabdi FK Unsoed berharap kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan dan kebiasaan positif yang dapat diterapkan siswa dalam keseharian. Brain Gym diharapkan dapat dipraktikkan secara rutin, khususnya sebelum pembelajaran atau ketika siswa memerlukan penyegaran, sebagai salah satu upaya mendukung konsentrasi dan proses belajar.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen FK Unsoed dalam mendekatkan pengetahuan dan praktik kesehatan kepada masyarakat serta menghadirkan manfaat keilmuan perguruan tinggi secara langsung di lingkungan sekolah.





