Publish: 4 November 2026 - 07.00 WIB - Views Count: 0 Tayangan
[unsoed.ac.id, Rab, 4/11/26] Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menggelar Job Fair 2026 di Auditorium Graha Widyatama Prof. Rubijanto Misman, Rabu–Kamis (4–5/11/2026). Kegiatan yang dibuka oleh Plt Rektor Unsoed Prof. Dr. Ali Rokhman, M.Si. ini menjadi ruang pertemuan antara pencari kerja dengan dunia industri sekaligus sarana pengembangan kompetensi dan kesiapan karir mahasiswa serta alumni.
Dalam sambutannya, Prof. Ali Rokhman menyampaikan bahwa Job Fair bukan sekadar bursa kerja, melainkan wadah untuk mempertemukan harapan dan kesempatan, kompetensi dan kebutuhan, serta generasi muda dengan dunia profesional.
“Bagi sebagian peserta, Job Fair ini mungkin menjadi langkah pertama memasuki dunia profesional. Bagi sebagian yang lain, mungkin menjadi kesempatan untuk menemukan arah baru, memperbaiki perjalanan karier, atau kembali menumbuhkan keyakinan setelah melewati masa-masa yang tidak mudah,” ungkapnya.
Ia menekankan bahwa perubahan dunia kerja akibat perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan, otomatisasi, dan dinamika ekonomi global menuntut pencari kerja memiliki kompetensi yang lebih beragam. Selain pendidikan formal, kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kerja sama tim, kreativitas, dan adaptasi menjadi bekal penting. Menurutnya, kompetensi perlu diimbangi dengan karakter yang kuat, seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kemauan untuk terus belajar.
“Kompetensi membuat seseorang mampu bekerja, tetapi karakter membuat seseorang layak dipercaya. Dan dalam dunia profesional, kepercayaan adalah salah satu modal paling berharga,” tegasnya.
Plt Rektor berharap Job Fair juga menjadi awal penguatan kolaborasi antara Unsoed dan dunia usaha serta dunia industri. Kerja sama tersebut perlu dikembangkan melalui program magang, pengembangan kurikulum, penelitian terapan, pelatihan kompetensi, hingga sertifikasi yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Kepala UPA Pengembangan Karir dan Kewirausahaan Unsoed, Dr. Ratna Stia Dewi, S.Si., M.Sc., dalam laporannya menyampaikan bahwa Job Fair tahun ini mengusung tema “Connecting Talent, Building Future”. Sejak UPA Pengembangan Karir dan Kewirausahaan berdiri pada November 2023, penyelenggaraan Job Fair terus meningkat, dari satu kali pada 2023 dan 2024, dua kali pada 2025, hingga tiga kali pada 2026.
“Pada penyelenggaraan kali ini, kami menghadirkan konsep yang lebih luas dan terintegrasi. Tidak hanya menjadi tempat bertemunya perusahaan dengan pencari kerja, tetapi juga menyediakan ruang pengembangan kompetensi, pengenalan dunia industri, serta penguatan jiwa kewirausahaan mahasiswa,” jelasnya.
Job Fair 2026 melibatkan 30 perusahaan dan mitra industri yang hadir secara langsung serta sekitar 70 perusahaan yang membuka lowongan melalui skema daring. Kegiatan juga dilengkapi Expo Kewirausahaan Mahasiswa yang menampilkan produk dan unit usaha mahasiswa penerima pendanaan program kewirausahaan.
Selain itu, tersedia berbagai program pendukung, seperti talkshow “Siap Kerja” bersama Kementerian Ketenagakerjaan RI, career coaching, bimbingan karir alumni, serta sesi inspirasi bersama praktisi dunia kerja.
Dalam sambutan Bupati Banyumas yang dibacakan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Banyumas, Drs. Wahyu Dewanto, M.Si., Pemerintah Kabupaten Banyumas menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan tersebut. Job Fair diharapkan dapat memperluas akses kesempatan kerja, mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan, serta meningkatkan penempatan tenaga kerja di Banyumas.
Pembukaan Job Fair ditandai dengan pemukulan gong oleh Plt Rektor Unsoed didampingi para Wakil Rektor, Kepala Dinnakerin Kabupaten Banyumas, dan Kepala UPA Pengembangan Karir dan Kewirausahaan Unsoed. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan stan perusahaan dan mitra industri.
#unsoed1963 #merdekamajumendunia #berdampak




