Publish: 28 September 2026 - 07.00 WIB - Views Count: 0 Tayangan
Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah penyelenggaraan ajang bergengsi Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo XVII Tahun 2026. Sebanyak 395 kelompok usaha mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia dijadwalkan akan memadati Kampus UNSOED Purwokerto pada 29 September hingga 1 Oktober 2026 untuk memamerkan produk, inovasi, dan perkembangan bisnis mereka.
Ajang nasional ini merupakan puncak dari rangkaian program pembinaan melalui Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Seluruh peserta terpilih telah melewati tahap Penilaian Kemajuan Pelaksanaan (PKP) dan seleksi ketat yang diumumkan pada 8 September 2026, menyisihkan total 518 kelompok usaha dari 267 perguruan tinggi yang mendaftar.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Jenderal Soedirman menyampaikan kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan kepada UNSOED untuk mengawal jalannya perhelatan akbar ini.
Mengusung tema “Wirata Berkarya Inovatif, Berakar Lokal, Berdampak Global”, KMI Expo XVII melandaskan kegiatannya pada tiga nilai utama, yakni mendorong penciptaan model bisnis inovatif dan adaptif di era digital, mengakar kuat pada kearifan lokal serta sumber daya daerah, serta mampu menghasilkan dampak luas berdaya saing global.
Rangkaian kegiatan utama yang berlangsung selama tiga hari mencakup berbagai agenda strategis, diawali dengan Opening Ceremony dan Talkshow Kewirausahaan pada Selasa, 29 September 2026. Selain Pameran Produk dan penilaian KMI Award, kegiatan ini juga menghadirkan Collaborative Matching, sebuah forum interaktif yang mempertemukan mahasiswa secara langsung dengan para praktisi, investor, dan pelaku industri untuk membuka peluang kemitraan serta komersialisasi produk secara lebih luas.
Kelompok usaha yang bertanding membawa beragam kategori bisnis, meliputi bidang makanan dan minuman, budidaya, industri kreatif, seni dan budaya, manufaktur dan teknologi terapan, bisnis digital, hingga jasa, pariwisata, dan perdagangan. Keragaman ini mencerminkan tingginya potensi kewirausahaan berbasis kearifan lokal dan solusi sosial yang lahir dari bangku kuliah.
Melalui penyelenggaraan KMI Expo XVII 2026 di UNSOED, diharapkan iklim dan budaya wirausaha di lingkungan perguruan tinggi semakin mengakar kuat, sekaligus menjadi titik awal bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan bisnisnya secara berkelanjutan demi memberi manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia.




